Tuesday, February 23, 2016

Aplikasi M-Bonk

Pemkab Sidoarjo Pakai Aplikasi M-Bonk Buatan Mahasiswa Universitas Kanjuruhan


Ide kreatif terkadang muncul dari hal yang tak terduga. Gara-gara bemper mobilnya penyok saat terjerembab jalan berlubang, empat mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) membuat aplikasi Road Report (ROAR).Aplikasi itu untuk melaporkan kondisi jalanan rusak ke pemerintah daerah. Gayung bersambut, aplikasi tersebut dibeli Pemkab Sidoarjo dan menjadi aplikasi M-Bonk yang pada Selasa (23/2/2016) diluncurkan.

Adalah Yoga Pratama, Fathur Rohim, Nurul Hakiki, dan Rico Santoso, mahasiswa jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Unikama, yang menggagas aplikasi tersebut.

Pengalaman buruk menimpa mereka ketika sedang menuju Surabaya awal 2015. Mengendarai Honda Jazz yang dimodifikasi ceper, keempatnya melintasi Jalan Raya Porong.

Nahas, Yoga yang menjadi pengemudi tak melihat ada lubang cukup dalam hingga mobilnya terjerembab.
"Lubangnya tertutup genangan air. Setelah terjerembab, saya lihat kondisi ternyata bempernya penyok. Gara-gara pengalaman ini tercetus ide membuat aplikasi pelaporan jalan rusak," kenang Yoga saat ditemui SURYA.co.id di acara launching aplikasi M-Bonk di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

Agustus 2015, keempat mahasiswa ini melihat pengumuman lomba CityApp Apathon yang digelar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BN) Sidoarjo. Merasa punya 'dendam' terhadap kondisi jalan di Kota Delta, mereka sepakat mengikuti lomba tersebut.

Tak butuh waktu lama, tiga minggu pengembangan, aplikasi yang diberi nama ROAR itu selesai.
"Akhirnya kami yang menang. 'Dendam' kami seperti terbalaskan. Hehehehe," tandas Rico.
Aplikasi ini bisa diinstal di smartphone berbasis Android, IOS, dan Windows. Cara kerjanya cukup memotret jalan yang rusak.

Secara otomatis, ketika memotret jalan rusak dan mengirim ke admin aplikasi, foto tersebut sudah terkoneksi dengan GPS.
"Jadi langsung bisa dilihat admin hasil foto itu ada di wilayah mana. Tidak akan mbleset karena langsung GPS. Jadi tidak mungkin memberi laporan palsu," jelas Rohim.

Keempatnya menerima hadiah uang Rp 10 juta. Hadiah tersebut mereka gunakan untuk mengembangkan aplikasi lain yang saat ini sedang dikerjakan.

"Kami sedang melalukan proyek memetakan seluruh wilayah Jatim, baik kondisi jalan, potensi bencana alam, dan lainnya. Kami sedang mengembangkan aplikasi pelaporan namun skalanya lebih luas," beber Hakiki yang diamini ketiga temannya.


Ada Jalan Rusak, Laporkan Lewat Aplikasi M-bonk

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur meluncurkan aplikasi bernama "m-bonk" untuk memudahkan masyarakat melaporkan kerusakan jalan. Nama aplikasi ini dari istilah Embong, sebutan jalan dlaam bahasa Jawa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Sidoarjo, Sigit Setyawan, mengatakan dengan adanya aplikasi tersebut maka warga masyarakat bisa langsung mengadukan permasalahan kerusakan jalan yang ada di Sidoarjo.

"Aplikasi ini memudahkan kami untuk menerima laporan dari warga masyarakat terkait dengan kerusakan jalan, karena apilkasi ini bisa diakses dengan menggunakan telepon pintar atau dengan perangkat lainnya," kata dia di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, seperti dilansir Antara, Selasa (23/2/2016).

Ia mengemukakan, saat ini sekitar 65 persen dari total 1.001 kilometer jalan yang ada di Sidoarjo berada dalam kondisi rusak. Jalan rusak itu diperparah dengan banjir yang sering melanda Kabupaten Sidoarjo.

"Sehingga, perbaikan harus cepat dilakukan supaya tidak membahayakan masyarakat," ucapnya.

Dengan adanya aplikasi tersebut, maka petugas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo bisa bergerak cepat wilayah mana saja yang jalannya mengalami kerusakan dan jalan mana saja yang diprioritaskan perbaikannya.

"Kami juga akan menyesuaikan dengan program perbaikan kami wilayah mana saja yang harus diutamakan dan penting untuk segera dilakukan perbaikan jalan," kata Sigit.

Dia menjelaskan program ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang didukung CityNet Asia Pasific dan Microsoft Indonesia.

"Ini dilakukan bersama dengan masyarakat untuk mencapai infrastruktur jalan yang lebih baik dengan bantuan teknologi yang ada dalam aplikasi ini," katanya.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sangat mendukung kegiatan yang dilakukan ini karena akan membantu pemerintah untuk mengetahui jalan mana saja yang mengalami kerusakan.

"Bahkan pada pemerintahan saya sebelumnya sudah berencana untuk membangun sistem seperti ini. Nantinya akan ada kendaraan berisi aspal dan perlengkapan lainnya yang bergerak cepat begitu mengetahui adanya laporan kerusakan jalan dari masyarakat," tuturnya.

Dia berharap, jalan-jalan yang kerap kali mengalami kerusakan di Sidoarjo ini diganti dengan jalan dari beton supaya setiap tahun tidak keluar anggaran untuk melakukan perbaikan jalan.

"Nantinya anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalan tersebut dialihkan ke alokasi lainnya yang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat di Kabupaten Sidoarjo," katanya.


Peduli Jalan, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Aplikasi M-Bonk

Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo melaunching aplikasi M-BONK Sidoarjo. Aplikasi peduli jalan ini hasil kerjasama dengan Microsof dan Citynet.

Launching yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (23/1/2016) dihadiri oleh perwakilan Microsoft Asia Mr steven C, perwakilan Microsoft Indonesia Rubent Catari, Forkopimda serta seluruh kepala SKPD Kabupaten Sidoarjo.

"Ada beberapa hal yang melandasi dibuatnya aplikasi M-BONK kerja sama dengan Microsoft ini, diantaranya keterlambatan penanganan kerusakan jalan, berdampak pada rasa kepuasan di masyarakat," Kata Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Sigit Setyawa, dalam sambutannya.

Keluhan masyarakat soal kerusakan jalan menurut Sigit, kerap kali dilontarkan di media massa, media sosial, bahkan kadang langsung di infokan kepada kepala daerah. Dari seluruh laporan itu, memang respon masih belum cepat. Untuk itu, dengan memanfaatkan teknologi, maka respon perbaikan jalan akan bisa maksimal.

Selain itu, Sigit menegaskan tujuan launching aplikasi ini untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan kodisi jalan melalui media yang murah dan cepat, dan juga harus mendapatkan dukungan sepenuhnya dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kegiatan  acara Launching ini, juga digelar MoU antara Bupati Sidoarjo dengan Microsoft, untuk program aplikasi M-BONK.Sidoarjo peduli jalan.

"Dengan MoU ini, kita akan bekerja keras membenahi masalah yang ada khususnya pembenahan infrastruktur jalan atau Embong, perbaikan infrastruktur itu kalau bisa mutunya yang lebih bagus atau lebih baik dengan sistem dicor, kalau jalan itu dicor akan lebih tahan lama, untuk menghemat anggaran dari pemerintah," Kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah selepas penandatanganan.


Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2016/02/23/pemkab-sidoarjo-pakai-aplikasi-m-bonk-buatan-mahasiswa-universitas-kanjuruhan
http://regional.liputan6.com/read/2443485/ada-jalan-rusak-laporkan-lewat-aplikasi-m-bonk
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/3149093/peduli-jalan-pemkab-sidoarjo-luncurkan-aplikasi-m-bonk
http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2016/167717-Sidoarjo-Punya-Aplikasi-Pantau-Jalan-Rusak

No comments:

Post a Comment

Related Posts