Sunday, October 19, 2014

PT KAI Kembali Aktifkan Jalur Mojokerto-Tarik-Tulangan-Sidoarjo



Jalur perintis itu dibuka kembali setelah sempat tidak digunakan lebih dari 40 tahun.

"Jalur itu sudah tak aktif lagi sejak tahun 70 an," ujar Humas PT KAI Daops 8 Surabaya Sumarsono saat dihubungi detikcom, Jumat (17/10/2014).

Sumarsono menambahkan, saran prasarana baik rel maupun stasiun sudah disiapkan. Rangkaian kereta pun juga sudah datang. Jalur ini," kata Sumarsono, akan menggunakan Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI).

"KRDI ini buatan Inka yang melaju dengan kecepatan maksimum 70 km/jam," lanjut Sumarsono.

KRDI ini, ujar Sumarsono, mempunyai 4 rangkaian kereta yang masing-masing kereta bisa memuat sekitar 70 penumpang. Dan jika penuh, maka 280 penumpang bisa diangkut sekali jalan.

Diperkirakan jalur ini akan diaktifkan sekitar minggu depan. Untuk harga tiket, pihak PT KAI Daops 8 Surabaya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Ditjen Perkeretaapian.

"Jalur ini kami buka karena permintaan masyarakat dan untuk mengurangi kemacetan di jalan," tandas Sumarsono.


Sumber :
http://news.detik.com

Saturday, October 18, 2014

Hariono


Hariono lahir di Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 2 Oktober 1985 merupakan pemain sepak bola Indonesia asal Sidoarjo dan saat ini bermain untuk Persib Bandung di Liga Super Indonesia. Ia berposisi sebagai gelandang bertahan. Hariono memulai karier sepakbolanya bersama Persida Sidoarjo pada tahun 2003 ketika ia masih berumur 18 tahun. Pada tahun 2004, Deltras mengontrak nya hingga tahun 2008.

Pada awal musim 2008/2009, Jaya Hartono merekrut Hariono sebagai pemain Persib. Ia memulai debut nya di Liga Super sebagai pengganti Suwita Pata di pertandingan pertama Persib di Liga Super ketika mereka menang 5-2 atas Persela dan hingga kini Hariono belum mencetak gol di pertandingan resmi.

Loyalitas, totalitas dan kecintaannya terhadap PERSIB Bandung tak perlu diragukan lagi. Bobotoh dan pemerhati sepak bola Bandung pun sudah mengakuinya. Loyalitas dan totalitas Hariono dalam empat musim berbaju PERSIB menjadi bukti yang diberikan pemain kelahiran Sidoarjo, 2 Oktober 1985 ini. Sejak diboyong Jaya Hartono ke Bandung, Liga Super Indonesia (LSI) 2013 adalah musim kelimanya membela tim kebanggaan bobotoh ini.

Soal betahnya tinggal di Bandung, Hariono selalu menjawabnya dengan senyum dan sebatas anggukan kepala. Maklum, semua orang tahu, meski tergolong garang di lapangan, Hariono adalah sosok pemain yang tidak banyak bicara di luar lapangan, termasuk kepada media.

Hariono, gelandang Persib Bandung dikenal sebagai pemain garang dan petarung di lapangan. Ia juga disebut-sebut seperti gelandang AC Milan, Gattuso. Untuk itu ia sering disebut Gattuso-nya Indonesia karena kualitasnya di lapangn hijau, kerap menghancurkan upaya serangan lawan.

Publik tidak akan lupa dengan gol spektakuler Sergio van Dijk dari luar kotak penalti ketika Persib melawan Persija di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung musim lalu.

Gol itu, yang pasti tidak akan terjadi jika Hariono tidak menghancurkan upaya serangan Persija di lini tengah Persib. Saat itu, Hariono bisa merebut bola dari kaki pemain Macan Kemayoran ini tengah melakukan penetrasi di lini tengah Persib. Setelah berhasil meraih bola, saat itu, ia langsung memberi uampan jauh ke arah Sergio.

Di kaki Sergio dengan sedikit drible, bola dari Hariono kemudian ia tendang dengan keras dan lahirlah gol spektakuler tersebut.

Sepak terjang Hariono selama di Persib, membuat jersey-nya paling dicari selama 3 tahun terakhir.

"Jersey Persib nomor 24, Hariono ini paling dicari selama 3 tahun sejak 2011 sampai sekarang. Penjualannya selalu stabil," kata Nays Muntahar, official merchandise jersey Persib di PT Persib Bandung Bermartabat kepada Tribun di Graha Persib, Jalan Sulanjana Bandung, Rabu (19/3).

Menurutnya, selama 3 tahun berturut-turut itu, jersey nomor 24 ini selalu dicari karena para pembeli menilai pemakai jersey nomor 24 ini sangat spesial.
"Kebanyakan yang membeli menilai jersey nomor 24 ini memiliki karakter yang khas, tipe petarung. Jadi, setiap tahun penjualannya selalu stabil," katanya.

Skuat PERSIB menghadiri acara resepsi pernikahan gelandang bertahan Hariono dengan istrinya, Fianita Kusuma Wati di Gedung Serbaguna, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (12/10).

Rombongan yang berangkat dari hotel di Surabaya sekitar pukul 10:00 WIB ini tiba di acara resepsi tersebut pukul 11.30 WIB. Pelatih Djadjang Nurdjaman, pemain dan ofisial PERSIB pun langsung menyampaikan selamat sambil menyalami kedua mempelai.

Di acara bahagia tersebut, Hariono dan sang istri tampak ceria dengan serasi mereka mengenakan pakaian berwarna emas. Acara yang dikemas secara sederhana namun cukup elegan dengan hadirnya foto-foto pre weeding hingga hiasan lampu-lampu dan iringan musik modern.

Pada kesempatan itu, rekan-rekan Hariono di PERSIB pun memberikan sebuah jersey khusus yang bertuliskan Hariono-Fianita, nomor punggung 24 dan tanggal akad pernikahan yaitu 09-10-2014 dengan bumbu lambang love.

Selain tim, terlihat pelatih yang membawa Hariono ke PERSIB Jaya Hartono, kemudian istri dari Cristian Gonzales, Eva. Tidak hanya itu, ucapan selama melalui karangan bunga pun datang dari berbagai pihak, termasuk Presiden Direkrut PT Arema Cronus Indonesia, Iwan Budianto atas nama pribadi maupun tim.


Sumber :
http://id.wikipedia.org
http://www.persib.co.id
http://jabar.tribunnews.com

Related Posts