Showing posts with label Usaha Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Usaha Bisnis. Show all posts

Monday, June 12, 2023

Optimalkan Penjualan Produk Kupang Sidoarjo Lewat Medsos

Mahasiswa Untag Optimalkan Penjualan Produk Kupang Sidoarjo Lewat Medsos

13/06/2023061

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dari fakultas ilmu sosial dan ilmu politik 11 Juni 2023, Reta Is Aini melakukan Kuliah kerja nyata ( KKN) di Desa Balonggabus Kecamatan, Candi  Sidoarjo. Mahasiswa prodi Administrasi Niaga melakukan pendampingan KKN dengan bimbingan dari dosen pembimbing Fatkhurrohman, S.T.,M.Eng.

Desa Balonggabus dipilih sebagai lokasi KKN dengan tujuan untuk memberikan dukungan dan kontribusi kepada masyarakat desa dalam berbagai aspek pembangunan. “Salah satu fokus kegiatan KKN yang dilakukan oleh Reta melakukan kegiatan Pelatihan Pengoptimalan Daya Jual Produk Kupang Melalui Media Sosial,” jelas Reta, 11/6/2023.

Dengan kegiatan ini, Reta berusaha untuk memberikan pelatihan dan pemahaman tentang pengoptimalan daya jual produk melalui media sosial terutama instragram kepada para pelaku usaha desa, media sosial adalah sebuah media online yang banyak diketahui oleh kalangan masyarakat yang menjadi alat yang efektif dan dapat menarik minat calon konsumen melalui promosi dan meningkatkan bisnis semakin berkembang.

Selama kegiatan KKN berlangsung, Reta melakukan berbagai kegiatan seperti memberikan berbagai penyelenggaraan media sosial dan memberikan konsultasi serta pembinaan pada pelaku usaha serta membantu dalam pemasaran yang tepat bagi produk mereka. “Dalam pelaksanaan kegiatan ini mendapat tanggapan dari masyarakat setempat dan mendapat dukungan yang antusias dari warga, sebagaimana yang dilakukan oleh desa bahwa kegiatan KKN mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini sangat bermanfaat bagi warga,” pungkas Reta.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya adalah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan KKN diharapkan dapat memberikan sebuah pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa serta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kesadaran hidup bermasyarakat.

Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan motivasi dan inovasi dalam pembangunan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKN mendorong pemberdayaan sumber daya manusia dalam proses pembangunan, yaitu melibatkan mahasiswa dan masyarakat dalam sebuah interaksi dan komunikasi, sehingga mahasiswa dapat menghubungkan antara konsep akademis dengan realitas kehidupan di masyarakat.


Sumber :

https://nawacita.co/index.php/2023/06/13/mahasiswa-untag-optimalkan-penjualan-produk-kupang-sidoarjo-lewat-medsos/

Friday, May 19, 2023

Membuat Baju Adat Boneka Barbie

Membuat Baju Adat Boneka Barbie, IRT di Sidoarjo Raup Jutaan Cuan

Kamis, 18 Mei 2023 20:30 WIB

Berawal dari hobi mendandani boneka barbie dan memanfaatkan aneka kain sisa dan baju bekas, seorang ibu rumah tangga bersama dua rekannya di Sidoarjo mampu ciptakan boneka barbie khas nusantara. Berkat kreativitasnya, mereka mampu memperoleh cuan jutaan rupiah perbulannya.

Setiap hari, kesibukan 3 orang ibu rumah tangga, yakni Eva Sanjaya dan kedua rekannya di desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Sidoarjo, menjahit aneka kain sisa dan pakaian tak terpakai untuk membuat berbagai macam kostum baju adat nusantara.

Uniknya, mereka tidak menjahit kostum baju adat nusantara sembarangan, namun dibuat dalam ukuran mini untuk dipakaikan ke boneka barbie, sehingga terciptalah boneka barbie dengan kostum khas baju adat nusantara.

"Awalnya memang saya hobi mendandani boneka barbie. Mengganti bajunya, menata rambutnya, tiba-tiba muncul ide untuk membuat baju adat nusantara untuk barbie," ucap Eva, Kamis, 18 Mei 2023.

Tak sampai disitu, Eva bersama rekannya juga mendandani boneka barbie ini persis dengan riasan dan aksesoris yang sesuai dengan kostum baju adat tersebut.

Dengan detail riasan dan kostum inilah, boneka barbie baju adat nusantara buatan Eva dan rekannya yang dibanderol mulai dari harga Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah, sesuai permintaan pemesan.

"Banyak dipesan khususnya di bulan bulan musim pernikahan seperti bulan mei kali ini untuk menjadi hantaran dan souvenir," ucap Eva, Kamis, 18 Mei 2023.

Selain boneka barbie dengan pakaian adat nusantara, Eva juga menerima pesanan boneka barbie dengan kostum profesi. Hasil kreativitas Eva bersama kedua rekannya di posting ke media sosial. Dari situ, Eva mendapat respon dan pesanan dari berbagai daerah.

"Saya bikin boneka jogja basahan dan solo basahan kemudian saya posting kok banyak yang suka, akhirnya banyak yang pesan juga. Kalau pas musim nikah itu ramai kalau pas puasa kemarin ya sepi, kalau lagi rame bisa lebih dari 5 juta" kata Eva.

Membuat baju adat nusantara menjadi tantangan tersendiri bagi Eva dan kedua rekannya. Sebelum membuat baju adat, Eva mempelajari banyak hal tentang filosofi ada tersebut.

"Dari situ saya mulai pelajari dari beberapa adat saya belajar filosofi pakaian adat daerah. Setiap adat berbeda dan filosofinya berbeda dan harus semirip mungkin," imbuhnya.

Eva berharap kedepannya boneka barbie baju adat nusantara ini dapat diproduksi secara masal hingga dapat juga dimainkan untuk anak anak saat ini, guna tetap melestarikan budaya yang dimiliki Indonesia. "Kita membuat boneka barbie baju adat nusantara lengkap hingga 38 provinsi," tutupnya.


Sumber :

https://www.ngopibareng.id/read/membuat-baju-adat-boneka-barbie-irt-di-sidoarjo-raup-jutaan-cuan?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Sunday, March 26, 2023

Australia Serap Rumput Laut asal Sidoarjo

Komoditas unggulannya berjenis Gracilaria sp. atau rumput laut merah yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk keperluan industri modern, baik itu di bidang pangan maupun nonpangan.

Mar 26, 2023 - 1:44 PM

Budidaya rumput laut itu minim biaya produksi, yakni hanya sekitar 20% untuk bibit dan tenaga kerja. Seorang petani bisa menghasilkan 2 ton untuk sekali panen. - Foto Pemkab Sidoarjo

Jabon adalah kecamatan di Sidoarjo, Jawa Timur. Salah satu yang terkenal dari Jabon adalah Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Pembeli dari Australia mulai menyerap hasil budidaya mereka.

Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut di Jabon secara resmi dicanangkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Rabu (20/4/2022). Ada tiga desa pembudidaya rumput laut di Jabon, yakni Desa Kupang, Desa Kedungpandan, Desa Permisan.

Komoditas unggulannya berjenis Gracilaria sp. atau rumput laut merah yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk keperluan industri modern, baik itu di bidang pangan maupun nonpangan. 

Kampung rumput laut di Jabon memiliki luasan areal polikultur sekitar 750 hektar yang dijalankan oleh 167 pelaku utama Rumah Tangga Pembudidaya (RTP), termasuk kegiatan budidaya bandeng dan udang.


Sumber :

https://bisnisindonesia.id/article/uluu-australia-serap-rumput-laut-asal-sidoarjo?

Tuesday, November 22, 2022

Suvenir Resmi G20 dari Sidoarjo

Produk kerajinan kayu asal Sidoarjo jadi suvenir resmi G20

Senin, 7 November 2022 23:23 WIB

ANTARA - Pemerintah mengkurasi berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk dijadikan suvenir resmi Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok 20 atau KTT G20 yang dijadwalkan berlangsung di Bali, 15 - 16 November 2022. Beberapa produk UMKM yang terpilih adalah kerajinan kayu asal Sidoarjo, Jawa Timur.(Hanif Nasrullah/Yovita Amalia/Sizuka)


Sumber :

https://www.antaranews.com/video/3228509/produk-kerajinan-kayu-asal-sidoarjo-jadi-suvenir-resmi-g20

Thursday, October 27, 2022

Sepeda Kayu Kikajeng Sidoarjo

Uniknya Sepeda Kayu Kikajeng Buatan Pengrajin Lokal Sidoarjo 

27/10/2022

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia, banyak masyarakat yang mencari kegiatan bermanfaat untuk membunuh rasa bosan. Salah satu kegiatan asyik untuk membunuh rasa bosan adalah berolahraga. 

Namun, tidak semua orang suka berolahraga di taman atau tempat-tempat umum dengan suasana yang keramaian. Jika Anda merasa demikian, mungkin olahraga yang cocok dicoba adalah bersepeda. Dengan bersepeda, Anda tidak perlu khawatir berkerumun dengan banyak orang karena olahraga ini bisa dilakukan sendiri secara fleksibel. 

Mengutip Kompas.com, Senin (14/3/2022), ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan bersepeda, di antaranya menjaga berat badan, meningkatkan kesehatan mental, mengurangi emisi karbon, hingga meminimalisasi risiko terkena penyakit diabetes. 

Pilihan sepeda yang bisa digunakan pun beragam, mulai dari sepeda lipat, sepeda ontel, mountain bike (MTB), sepeda fixie, hingga sepeda kayu. Sepeda kayu bisa menjadi pilihan bagi Anda yang suka jenis sepeda unik atau anti-mainstream. Salah satu produksi sepeda kayu yang populer adalah sepeda kayu Kikajeng yang dibuat oleh Sukijan, pengrajin asal Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). 

Tidak seperti pada umumnya yang terbuat dari material baja, sepeda kayu Kikajeng terbuat dari bahan utama kayu. Hal paling menarik dari sepeda buatan salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jatim ini adalah pembeli dapat langsung memesan sepeda sesuai dengan desain dan model yang disukai. 

Hal itu menjadi salah satu nilai tambah bagi pengrajin untuk bisa memaksimalkan kreativitas yang dimiliki. Selain itu, pembeli juga memiliki model sepeda yang tampak beda seperti pada umumnya. Bagi Anda para kolektor sepeda, tak ada salahnya untuk memiliki salah satu sepeda kayu Kikajeng ini untuk berolahraga atau sekedar menjadi pajangan di rumah. 

Dengan membeli sepeda kayu Kikajeng, Anda sekaligus membantu pengrajin lokal dan pelaku UMKM di Indonesia. Tak hanya menampilkan sepeda kayu buatannya, Sukijan juga menerima berbagai macam jasa pembuatan mebel interior berbahan utama kayu, mulai dari kitchen set hingga perabotan rumah tangga. 

Anda bisa datang langsung mengunjungi workshop milik Sukijan, :Sepeda Kayu Kikajeng” di Jalan Merpati Nomor 37, RT07, RW04, Desa Betro, Kabupaten Sidoarjo, Sedati, Jatim. 

Pemesanan juga bisa dilakukan melalui nomor telepon dengan menghubungi Sukijan di 081332821610 atau Ivu Fajar di 088235891808. Dengan membeli sepeda kayu Kikajeng, Anda memberi dukungan bagi UMKM lokal Sidoarjo yang masih terus bergeliat demi berputarnya roda perekonomian.


Sumber :

https://umkm.kompas.com/read/2022/10/27/100000583/uniknya-sepeda-kayu-kikajeng-buatan-pengrajin-lokal-sidoarjo?page=all#page2.

Thursday, May 12, 2022

Lontong Kupang Petis Khas Sidoarjo

Lontong Kupang Petis Khas Sidoarjo Diserbu Pecinta Kuliner Jalanan

Kamis, 12 Mei 2022 | 18:29 WIB

Warung legendaris lontong kupang bumbu petis khas Sidoarjo Jawa Timur selalu ramai diserbu pembeli. Per harinya, 500 porsi yang disediakan pun habis terjual hanya dalam waktu 4 jam. Bahkan kuliner itu menjadi langganan artis dan pejabat.

Warung makanan legendaris itu berada di kawasan Jalan Raya Mojopahit Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Berada di sepanjang jalan raya membuat warung itu selalu diserbu oleh pengguna jalan.

Warung itu menyajikan makanan khas Sidoarjo, yakni lontong kupang. Kuliner itu terdiri dari lontong dengan kuah kerang berukuran kecil. Disajikan dengan bumbu, seperti gula, bawang putih, cabe rawit dan petis khas Sidoarjo.

Lontong kupang semakin enak dinikmati dengan tambahan sate kerang dengan rasa manis pedas. Pembeli rela mengantri, karena rasa lontong kupang Sidoarjo bikin ketagihan.

Pemilik kedai kupang lontong, Misari menyiapkan 500 porsi setiap harinya. Pada musim liburan, kupang lontongnya selalu ludes terjual hanya dalam waktu 4 jam.

Harga satu porsi kupang lontong 13 ribu rupiah, sedangkan satu porsi sate kerang 7 ribu rupiah.


Sumber :

https://www.kompas.tv/article/288104/lontong-kupang-petis-khas-sidoarjo-diserbu-pecinta-kuliner-jalanan?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Friday, January 21, 2022

Potensi Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo

Temuan Potensi Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo, ESDM Ungkap Perkembangannya

Jumat, 21 Januari 2022 16:37 WIB

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Data Mineral Eko Budi Lelono mengatakan pihaknya telah melakukan kajian yang lebih rinci dan sistematis mengenai potensi logam tanah jarang di lumpur Lapindo, Sidoarjo.

Kajian itu melanjutkan temuan pada survei umum pada tahun 2020. "Hasilnya masih dalam proses karena ini baru selesai akhir 2021. Jadi kalau sudah selesai menyeluruh akan kami sampaikan," ujar Eko dalam konferensi pers, Jumat, 21 Januari 2022.

Eko mengatakan kajian kali ini dilakukan dengan menggandeng institusi lain, sehingga perlu waktu untuk mengintegrasikan hasil temuannya. Dari sana, akan diketahui berapa besar potensi logam tanah jarang di Sidoarjo.

Logam tanah jarang merupakan salah satu mineral yang menjadi perhatian lantaran dibutuhkan dalam pengembangan kendaraan listrik.

Eko mengatakan pada 2020, Badan Geologi melakukan penyelidikan di sana. Secara umum, ada indikasi keberadaan logam tanah jarang di lokasi tersebut.

Selain logam tanah jarang, ia menyebut ada potensi dari logam lain, termasuk logam vritical raw materials. "Jumlahnya lebih besar dari logam tanah jarang di Lapindo," ujar Eko.

Karena itu, tahun lalu Badan Geologi melakukan kajian bekerja sama dengan Ditjen Minerba serta Pusat Teknologi Mineral di Balitbang ESDM terkait potensi logam tanah jarang tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan data Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM, telah diidentifikasi sebanyak 28 lokasi yang memiliki potensi logam tanah jarang, termasuk lumpur Lapindo Sidoarjo.

Secara rinci, potensi tersebut tersebar di 16 lokasi di Sumatera, tujuh lokasi di Kalimantan, tiga lokasi di Sulawesi dan dua lokasi di Jawa.


Sumber :

https://bisnis.tempo.co/read/1552478/temuan-potensi-logam-tanah-jarang-di-lumpur-lapindo-esdm-ungkap-perkembangannya?page_num=2

Thursday, October 28, 2021

Mengolah Limbah Bulu Bebek

Warga Kebonsari Sidoarjo dilatih mengolah limbah bulu bebek

Senin, 11 Oktober 2021 19:39 WIB

Saat ini, masih sedikit yang memanfaatkan limbah bulu bebek yang diolah menjadi produk bernilai jual, padahal jika diolah dengan baik dapat menghasilkan tambahan penghasilan,

Warga Desa Kebonsari, Sidoarjo, Jawa Timur, dilatih untuk mengolah limbah bulu bebek menjadi produk kerajinan bernilai jual mengingat desa tersebut dikenal sebagai kampung bebek dan penghasil telur asin berkualitas.

Pelatihan itu dilakukan oleh Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melalui program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D).

"Saat ini, masih sedikit yang memanfaatkan limbah bulu bebek yang diolah menjadi produk bernilai jual, padahal jika diolah dengan baik dapat menghasilkan tambahan penghasilan," kata Rini Puji Astuti, salah satu tutor yang juga berprofesi sebagai pebisnis kerajinan, Senin. 

Ia mengatakan, limbah bulu bebek yang dihasilkan dari kandang-kandang peternak bisa dijadikan kerajinan yang bernilai jual, seperti kerajinan makrame bulu bebek, bandana, dan pensil.

"Limbah bulu bebek ini bisa dijadikan produk kerajinan dengan nilai jual yang cukup tinggi, makanya ini harus dimanfaatkan dengan baik dan dapat dijadikan sebelum tambahan perekonomian warga disini," katanya. 

Sementara itu, Dosen Pendamping Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Ferry Adhi Dharma berharap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang sempat anjlok karena dampak pandemi COVID-19. 

Setelah masyarakat bisa membuat kerajinan dari bulu bebek,  program selanjutnya adalah memberi pelatihan pada masyarakat untuk memasarkan produk kerajinan secara daring, seperti pelatihan foto produk, packaging, desain grafis, dan digital marketing.

"Kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa tempat penjualan merchandise di Sidoarjo, seperti IKKILUR dan Sartika Ratu yang berada di Tanggulangin," ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini disambut baik oleh pemerintah desa setempat, bahkan Desa Kebonsari menjadi desa binaan Univeristas Muhammadiyah Sidoarjo.

 Dalam hal ini, Umsida Sidoarjo memiliki program untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di masyarakat Desa Kebonsari seperti anak kecanduan gawai, masalah perekonomian, dan masalah sosial.


Sumber :

https://www.antaranews.com/berita/2451577/warga-kebonsari-sidoarjo-dilatih-mengolah-limbah-bulu-bebek

Sunday, October 3, 2021

Pembangunan Akses Jalan ke Tambak

Pembangunan Akses Jalan ke Tambak untuk Tingkatkan Ekonomi

24 September 2021 06:34 AM

Komisi C DPRD Sidoarjo mendukung adanya pembangunan akses jalan ke tambak warga. Hal itu juga untuk mendukung roda perekonomian warga khususnya di bidang perikanan.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Hamzah Purwandoyo mengungkapkan, dia sempat menerima keluhan terkait rusaknya jalan menuju akses tambak warga di Kecamatan Tanggulangin. Menurutnya jika memang perlu diperbaiki, maka dukungan anggaran juga akan diperjuangkan Komisi C. “Kalau memang memenuhi akan kami setujui pengadaan pembangunannya melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK),” katanya.

Saat ini PAK memang masih dalam pembahasan antara DPRD bersama eksekutif. Program pembangunan jalan ke akses tambak itu bisa mendapat alokasi anggaran jika memang diperlukan mendadak.

Dengan adanya jalan yang bagus maka akan memudahkan masyarakat untuk ke tambak. Tidak hanya orang, tetapi tambak bisa diakses dengan kendaraan sampai roda empat. Tentunya hal itu akan memudahkan proses distribusi hasil perikanan.

Misalnya saja untuk mengangkut hasil ikan dari tambak untuk dibawa ke pasar. Atau mengangkut pakan ikan dari pasar ke tambak.

Diketahui sektor perikanan di Sidoarjo masih patut untuk dipertahankan. Karena masih menjadi andalan perekonomian masyarakat yang cukup potensial.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2017, luas area pemiharaan ikan darat dalam bentuk tambak Kabupaten Sidoarjo masih di angka 15.220 hektare. Angka itu menjadi lahan tambak terluas ke dua se-Jatim setelah Gresik. Area tambak untuk Kabupaten Gresik berada di angka 15.601 hektare.

Kemudian data BPS Sidoarjo terkait Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sidoarjo tahun 2016-2020, sektor perikanan juga menunjukkan angka positif. Sub kategori perikanan merupakan penyumbang terbesar terhadap PDRB lapangan usaha kategori pertanian, kehutanan dan perikanan. Yaitu mencapai Rp 3,07 triliun atau 69,24 persen. 


Sumber :

https://radarsidoarjo.jawapos.com/kota-delta/24/09/2021/pembangunan-akses-jalan-ke-tambak-untuk-tingkatkan-ekonomi/

Thursday, August 26, 2021

Perajin Ecoprint Sidoarjo

Perajin Ecoprint Sidoarjo, Orderan Luar Pulau, Aktif di Medsos

27 August 2021 05:39 AM

Pantang menyerah menjadi modal Nazida Majid untuk bertahan menjadi pengusaha. Ketika usahanya bangkrut, dia berani banting setir untuk menjalani usaha baru.

Pengusaha asal Sidoarjo itu dulunya menggeluti bisnis sepatu bordir warisan orang tua. Terbilang cukup lama, Nazida sudah berkutat di bisnis itu sejak tahun 1983.

Nahasnya, pandemi Covid-19 semakin menenggelamkan usaha warisannya itu. Hingga pada awal 2020, Nazida terpaksa menutup usahanya karena bangkrut.

Namun, dia tidak diam begitu saja. Ia berusaha bangkit dan mencoba mencari peluang baru. Kini, iapun sukes menggeluti usaha kerajinan beragam produk ecoprint. Ecoprint adalah teknik memberi warna dan corak pada kain, kulit atau bahan lainnya dengan menggunakan bahan alami.

Bahan alami yang umum digunakan ecoprint berasal dari tanaman. Meliputi beragam jenis daun, bunga, kayu, atau bagian tanaman lainnya yang memiliki corak dan warna yang khas.

Produk pewarnaan ecoprint itu diolah dalam berbagai kerajinan yang berguna. Seperti tas, sepatu, dan kain ecoprint dari beragam bahan dasar kain.

Berkat keunikan usaha dan ketekunannya, usaha itupun berangsur membuahkan hasil memuaskan.

“Dalam satu bulan rata-rata datang orderan sepatu ecoprint ini antara 10-20 pasang sepatu. Dan yang mengorder ini ada yang dari Kalimantan, Bali, Makasar, Aceh, dan Bandung,” tutur Nazida.

Dia menceritakan, harga setiap produk ecoprint dibanderol antara Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah. Misalnya, untuk harga sepatu kulit ecoprint bisa mencapai Rp 500 ribu per pasang.

Selain produksi kerajinan baru, dia juga aktif memasarkan produknya secara online. Yakni, melalui Instagram ataupun Facebook.


Sumber :

https://radarsidoarjo.jawapos.com/features/27/08/2021/perajin-ecoprint-sidoarjo-orderan-luar-pulau-aktif-di-medsos/

Related Posts