Maulidia Octavia atau lebih dikenal dengan nama Via Vallen, lahir di Surabaya, 30 September 1991adalah seorang penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia. Via telah memulai karier di dunia menyanyi sejak umur 15 tahun.
Penggemar setia Via menamakan diri mereka Vyanisty. Fanbase Vyanisty telah diresmikan pada tanggal 24 September 2010. Salah satu fakta unik lainnya yakni nama panggung Vallen juga diambil dari album pertama Evanescence yang berjudul Fallen.
Via juga terbilang sukses membawakan genre koplo dan mendapat julukan “Ratu Pop Koplo” karena lagu-lagu pop yang dibawakan dalam irama dangdut koplo bersama sejumlah grup musik dangdut terkenal seperti New Pallapa, SERA, Monata dan lainnya.
Talenta Via Vallen akhirnya tercium oleh Sera, salah satu orkes dangdut yang hits di tanah air dan ia bergabung sama Sera pada tahun 2008. Berkat gaya dan kualitas vokalnya, membuat nama Via Vallen semakin melambung. Via panggung dari kota ke kota. Bahkan tampil di layar kaca hingga ke luar negeri yakni konser Hongkong dan Tiongkok pada tahun 2016.
Via adalah asli Jawa, berdarah Bandung dan Aceh. Keturunan Bandung-Aceh berasal dari ibunya. Via memulai karier di dunia hiburan sejak duduk di kelas 2 SMP. Mulanya sejak kecil Via sudah hobi bernyanyi.
Sejak kelas 5 SD Via sudah mengikuti manggung bersama ayahnya yang seorang musisi dangdut, cuma masih dihitung sebagai penyanyi yang sedang belajar. Namun jauh sebelum terjun ke musik dangdut, Via sendiri lebih tertarik dengan musik-musik pop. Perlahan, ia pun mulai diarahkan ke jalur dangdut oleh kedua orang tuanya yang kebetulan ayahnya juga seorang musisi dangdut.
Di tahun 2018, Via berpartisipasi menyanyikan salah satu lagu resmi untuk Pesta Olahraga Asia 2018 (Asian Games 2018) berjudul "Meraih Bintang". Lagu tersebut merupakan ciptaan Parlin Burman Siburian yang memadukan lagu pop modern dengan dangdut, bernapaskan semangat meraih kemenangan dengan cara sportif di mana seorang atlet harus berusaha semaksimal mungkin untuk meraih prestasi terbaik.
Menjadi terkenal, tak sedikit orang yang penasaran dengan kediaman Via yang berada di daerah Tanggulangin, Sidoarjo. Sebelumnya, rumah Via berada di kampung sebelah dari rumah yang ditempatinya sekarang. Sayangnya, rumah lama Via sudah rata dengan tanah karena dampak lumpur Sidoarjo.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Via_Vallen
http://lampung.tribunnews.com/2018/06/07/jadi-korban-lumpur-di-sidoarjo-begini-penampakan-rumah-mewah-via-vallen-sekarang?page=all
Saturday, August 18, 2018
Sunday, April 22, 2018
Ikan Monster di Monstero Pond
Sensasi Memancing Ikan Monster di Monstero Pond
Memancing ikan mas, lele, dan gurame, bagi banyak orang mungkin sudah biasa. Namun di Monstero Pond, di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo, para penggila mancing ditawari sensasi memancing berbeda.
Di kolam pemancingan ini pemancing akan merasakan tarikan kuat ikan-ikan monster, seperti ikan genghis khan (hiu air tawar), spatula (aligator fish), redtail catfish (lele raksasa), dan lainnya.
"Strike!" teriak Arie Yunanto (33) saat kailnya berhasil menangkap ikan monster. Butuh 10 menit bagi karyawan swasta bagian IT di Sidoarjo ini mengangkat ikan red belly pacu (sejenis ikan bawal) seberat 5 kg.
Usai ikan tersebut dijaring, Arie pun tak melepaskan kesempatan berfoto, berpamer ria di akun medsosnya.
"Butuh tenaga ekstra kalau mancing di sini. Yang 5 kg saja sudah melelahkan, apalagi dapat yang 40 kg. Tapi ini sangat menyenangkan," kata Arie kepada Surya, Rabu (30/12/2015).
Bagi Arie, memancing ikan monster membutuhkan kekuatan fisik ekstra. Pun umpan yang digunakan juga berbeda dengan memancing ikan mujair.
"Kalau lagi stres kerjaan kantor, dapat strike ikan monster di sini bikin lega," sambungnya.
Di sudut lain, Andy Halim (40) pun mendapatkan strike. Pengusaha asal Surabaya ini berhasil mengangkat ikan genghis khan yang agresif. Tak tanggung-tanggung, beratnya mencapai 11 kg.
Sekitar 20 menit Andy yang datang bersama keluarganya ini baru bisa mengangkat si hiu air tawar.
"Ikannya lari-lari jadinya terlilit benang pancing orang lain. Tarikannya kuat, tapi sensasinya mantap," imbuh Andy.
Tadinya, Andy hanya memancing ikan-ikan ukuran standard, seperti bandeng, mujairdan lainnya. Namun, sekali mencoba tarikan ganas ikan monster, ia jadi ketagihan.
"Ini kali kedua saya datang dan sensasinya selalu mencengangkan. Datang sama keluarga sekalian berlibur," ucapnya.
Supervisor Monstero Pond, Imam Supandi, menerangkan kolam pemancingan khusus ikan monster ini dibangun atas gagasan pengusaha tambak Sidoarjo bernama Eddy pada 2013.
Kemudian, pengelolaan diambilalih menantunya, Hendri Andrianto, dan menjadi satu-satunya kolam pancing ikan monster di Jatim.
"Kolamnya didesain berbeda dan ada aturan-aturan khusus untuk memancing di sini," papar Imam.
Imam menerangkan pemiliknya, Hendri, mendesain kolam pancing ini seperti habitat danau di Vietnam. Pinggiran kolam seluas 8.000 meter persegi tersebut dibentengi batu-batu kali untuk habitat ikan-ikan kecil, sumber makan ikan-ikan predator ini.
"Pemilik kami memang ingin menawarkan sensai mancing yang berbeda. Ketimbang mancing ikan monster di laut, butuh biaya besar dan waktu lama, orang bisa merasakan menarik ikan monster cukup di kolam kami," jelasnya.
Manajer Umum Monstero Pond, M Komari, menambahkan untuk memancing ikan monster harus menggunakan joran spesifikasi standar ikan laut, dengan senar PE 2,5 dan reel 3.000. Di bawah itu, kemungkinan besar joran akan patah atau senar putus.
Komari membeberkan ada 18 jenis ikan monster yang ada di kolam ini. Yang paling besar adalah redtail catfish seberat 40 kg yang diimpor langsung dari Amerika.
Untuk memancing di sini, pengunjung membayar paket 4 jam atau fullday, Rp 150.000 atau Rp 200.000. Jika berhasil mengangkat ikan, ikan tersebut kembali dilepas ke kolam.
"Ada aturan khusus, kailnya tidak boleh ada kait dan umpannya tidak boleh pakai essence (penguat bau)," tukas Komari.
Rata-rata dalam seminggu ada 200 pemancing dari berbagai daerah yang mencoba peruntungan melawan ikan-ikan monster ini. Ada yang berhasil, banyak juga yang tidak.
Untuk meluapkan tidak mendapat ikan monster, pihaknya juga menyediakan kolam pemancingan standar berisi ikan nila, gurame, dan lainnya.
"Ada teknik tersendiri untuk bisa menarik perhatian ikan monster. Harus pemancing yang sudah punya jam terbang tinggi," ujarnya.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/12/30/sensasi-memancing-ikan-monster-di-monstero-pond?page=all.
Memancing ikan mas, lele, dan gurame, bagi banyak orang mungkin sudah biasa. Namun di Monstero Pond, di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo, para penggila mancing ditawari sensasi memancing berbeda.
Di kolam pemancingan ini pemancing akan merasakan tarikan kuat ikan-ikan monster, seperti ikan genghis khan (hiu air tawar), spatula (aligator fish), redtail catfish (lele raksasa), dan lainnya.
"Strike!" teriak Arie Yunanto (33) saat kailnya berhasil menangkap ikan monster. Butuh 10 menit bagi karyawan swasta bagian IT di Sidoarjo ini mengangkat ikan red belly pacu (sejenis ikan bawal) seberat 5 kg.
Usai ikan tersebut dijaring, Arie pun tak melepaskan kesempatan berfoto, berpamer ria di akun medsosnya.
"Butuh tenaga ekstra kalau mancing di sini. Yang 5 kg saja sudah melelahkan, apalagi dapat yang 40 kg. Tapi ini sangat menyenangkan," kata Arie kepada Surya, Rabu (30/12/2015).
Bagi Arie, memancing ikan monster membutuhkan kekuatan fisik ekstra. Pun umpan yang digunakan juga berbeda dengan memancing ikan mujair.
"Kalau lagi stres kerjaan kantor, dapat strike ikan monster di sini bikin lega," sambungnya.
Di sudut lain, Andy Halim (40) pun mendapatkan strike. Pengusaha asal Surabaya ini berhasil mengangkat ikan genghis khan yang agresif. Tak tanggung-tanggung, beratnya mencapai 11 kg.
Sekitar 20 menit Andy yang datang bersama keluarganya ini baru bisa mengangkat si hiu air tawar.
"Ikannya lari-lari jadinya terlilit benang pancing orang lain. Tarikannya kuat, tapi sensasinya mantap," imbuh Andy.
Tadinya, Andy hanya memancing ikan-ikan ukuran standard, seperti bandeng, mujairdan lainnya. Namun, sekali mencoba tarikan ganas ikan monster, ia jadi ketagihan.
"Ini kali kedua saya datang dan sensasinya selalu mencengangkan. Datang sama keluarga sekalian berlibur," ucapnya.
Supervisor Monstero Pond, Imam Supandi, menerangkan kolam pemancingan khusus ikan monster ini dibangun atas gagasan pengusaha tambak Sidoarjo bernama Eddy pada 2013.
Kemudian, pengelolaan diambilalih menantunya, Hendri Andrianto, dan menjadi satu-satunya kolam pancing ikan monster di Jatim.
"Kolamnya didesain berbeda dan ada aturan-aturan khusus untuk memancing di sini," papar Imam.
Imam menerangkan pemiliknya, Hendri, mendesain kolam pancing ini seperti habitat danau di Vietnam. Pinggiran kolam seluas 8.000 meter persegi tersebut dibentengi batu-batu kali untuk habitat ikan-ikan kecil, sumber makan ikan-ikan predator ini.
"Pemilik kami memang ingin menawarkan sensai mancing yang berbeda. Ketimbang mancing ikan monster di laut, butuh biaya besar dan waktu lama, orang bisa merasakan menarik ikan monster cukup di kolam kami," jelasnya.
Manajer Umum Monstero Pond, M Komari, menambahkan untuk memancing ikan monster harus menggunakan joran spesifikasi standar ikan laut, dengan senar PE 2,5 dan reel 3.000. Di bawah itu, kemungkinan besar joran akan patah atau senar putus.
Komari membeberkan ada 18 jenis ikan monster yang ada di kolam ini. Yang paling besar adalah redtail catfish seberat 40 kg yang diimpor langsung dari Amerika.
Untuk memancing di sini, pengunjung membayar paket 4 jam atau fullday, Rp 150.000 atau Rp 200.000. Jika berhasil mengangkat ikan, ikan tersebut kembali dilepas ke kolam.
"Ada aturan khusus, kailnya tidak boleh ada kait dan umpannya tidak boleh pakai essence (penguat bau)," tukas Komari.
Rata-rata dalam seminggu ada 200 pemancing dari berbagai daerah yang mencoba peruntungan melawan ikan-ikan monster ini. Ada yang berhasil, banyak juga yang tidak.
Untuk meluapkan tidak mendapat ikan monster, pihaknya juga menyediakan kolam pemancingan standar berisi ikan nila, gurame, dan lainnya.
"Ada teknik tersendiri untuk bisa menarik perhatian ikan monster. Harus pemancing yang sudah punya jam terbang tinggi," ujarnya.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/12/30/sensasi-memancing-ikan-monster-di-monstero-pond?page=all.
Monday, February 26, 2018
Frontage Road Sidoarjo tahun 2021
Rabu 02 Agustus 2017, 12:50 WIB
Pemkab Janji Prioritaskan Pembangunan Frontage Road Sidoarjo
Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menepis anggapan rencana pembangunan gedung terpadu 17 lantai senilai Rp 800 miliar akan menelantarkan pembangunan infrastruktur lain. Pemkab Sidoarjo tetap akan memprioritaskan pembangun infrastruktur lain, salah satunya adalah pembangunan jalan frontage.
Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, saat ini pemkab juga sedang memprioritaskan pembangunan jalan frontage dari Surabaya hingga Kecamatan Buduran, sepanjang 9,2 Km dengan lebar 10 meter.
Jalan Frontage ini akan melewati tiga kecamatan, yakni Waru, Gedaangan dan Buduran. Ini menjadi prioritas karena sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016 dan target selesai tahun 2021.
"Pembangunan jalan frontage ini tetap prioritas Pemkab Sidoarjo, karena sudah tercantum dalam RPJMD tahun 2016 dan ditargetkan selesai tahun 2021," kata Sigit Setyawan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Rabu (2/8/2017).
Hingga kini, jelas Sigit, pembangunan jalan frontage yang juga melalui delapan desa ini masih terkendala pembebasan lahan. Jalan Frontage tersebut akan melalui 31 tanah milik perusahaan.
Rencana pambangunan frontage di Sidoarjo/Rencana pambangunan frontage di Sidoarjo/ Foto: Suparno
"11 Perusahaan sudah menghibahkan tanahnya ke Pemkab Sidoarjo, sementara sisanya 20 perusahan lainnya belum menghibahkan. Sementara tanah milik instansi seperti tanah milik TNI AL sudah hampir final," tambahnya.
Sigit berharap masyarakat Sidoarjo dan pengguna jalan menuju yang ke Sidoarjo untuk bersabar. Karena saat ini kondisi jalan masih mengalami kemacetan. Untuk saat ini secara bertahap pembangunan jalan frontage terus dilakukan.
"Jalan frontage itu sepanjang 9,2 Km. Yang sudah selesai dan beraspal sepanjang 4,750 Km, yang masih sifatnya jalan lingkungan 2,200 Km, sementara yang masih berupa tanah sawah sepanjang 2,250 Km," ujarnya.
Sigit Setyawan menambahkan, selain jalan frontage, Pemkab Sidoarjo juga memprioritaskan pembangunan jalan lingkar barat dan pelebaran lingkar Timur.
"Untuk semua pembangunan infatruktur adalah prioritas, seperti jalan lingkar barat, serta pelebaran jalan lingkar timur yang awalnya dua lajur di tambah menjadi empat lajur, serta lebih prioritas jalan frontage. Namun apabila ada masyarakat Sidoarjo yang beranggapan setelah adanya wacana pembangunan gedung terpadu 17 lantai kemudian infrastruktur diabaikan, itu tidak benar," jelasnya.
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3583191/pemkab-janji-prioritaskan-pembangunan-frontage-road-sidoarjo
Frontage Road Ditarget Selesai Tahun 2021
SELASA, 12 SEP 2017 08:50 | EDITOR : LAMBERTUS HUREK
KOTA-Pembangunan Frontage Road (FR) ditarget untuk selesai pada 2021 mendatang. Hal tersebut merupakan target yang diberikan oleh Komisi C DPRD Sidoarjo dalam rapat pembahasan Perubahan APBD 2017. Pemkab Sidoarjo pun diminta untuk mempercepat pembangunan jalan pendamping tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Abdillah Nasik menilai perkembangan pembangunan FR belum signifikan. Menurutnya tahun ini hanya pembebasan lahan di Desa Sruni serta pembangunan saluran, sedangkan untuk pembangunan fisik jalan hanya sedikit. “Mulai tahun depan harus dilakukan percepatan," kata Nasik.
Menurut politisi PKB ini, ada beberapa hal yang menyebabkan lambatnya pembangunan FR. Pertama, dari total 31 perusahaan, baru 11 yang sudah menghibahkan lahannya ke Pemkab Sidoarjo. Kedua, minimnya anggaran untuk pembebasan lahan warga. Dari 8 desa yang terdampak pembangunan, baru satu desa yang pembebasannya tuntas, yakni Desa Sawotratap.
Dari kondisi tersebut, Komisi C sepakat memasang target 2021 pembangunan FR harus tuntas. Rincian detilnya, ruas jalan Buduran hingga bundaran Aloha tuntas pada 2019. Setelah itu dilanjutkan ruas jalan bundaran Aloha sampai Waru tuntas pada 2021.
“Sehingga tahun 2021 sudah bisa digunakan," imbuhnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan FR ini, Sekretaris DPC PKB tersebut mengaku siap mencukupi kebutuhan anggarannya, mulai pembebasan lahan hingga pembangunan fisik. Dalam hal ini pihaknya mengutamakan pembebasan lahan dulu, baru dianggarkan untuk pembangunan fisiknya. "Selain itu juga meminta dukungan perusahaan, TNI AL, dan PT KAI untuk menghibahkan lahan," pungkasnya. (nis/jee)
https://www.jawapos.com/radarsurabaya/read/2017/09/12/13103/frontage-road-ditarget-selesai-tahun-2021
https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20180201/282733407304762
Pemkab Janji Prioritaskan Pembangunan Frontage Road Sidoarjo
Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menepis anggapan rencana pembangunan gedung terpadu 17 lantai senilai Rp 800 miliar akan menelantarkan pembangunan infrastruktur lain. Pemkab Sidoarjo tetap akan memprioritaskan pembangun infrastruktur lain, salah satunya adalah pembangunan jalan frontage.
Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo, saat ini pemkab juga sedang memprioritaskan pembangunan jalan frontage dari Surabaya hingga Kecamatan Buduran, sepanjang 9,2 Km dengan lebar 10 meter.
Jalan Frontage ini akan melewati tiga kecamatan, yakni Waru, Gedaangan dan Buduran. Ini menjadi prioritas karena sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016 dan target selesai tahun 2021.
"Pembangunan jalan frontage ini tetap prioritas Pemkab Sidoarjo, karena sudah tercantum dalam RPJMD tahun 2016 dan ditargetkan selesai tahun 2021," kata Sigit Setyawan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Rabu (2/8/2017).
Hingga kini, jelas Sigit, pembangunan jalan frontage yang juga melalui delapan desa ini masih terkendala pembebasan lahan. Jalan Frontage tersebut akan melalui 31 tanah milik perusahaan.
Rencana pambangunan frontage di Sidoarjo/Rencana pambangunan frontage di Sidoarjo/ Foto: Suparno
"11 Perusahaan sudah menghibahkan tanahnya ke Pemkab Sidoarjo, sementara sisanya 20 perusahan lainnya belum menghibahkan. Sementara tanah milik instansi seperti tanah milik TNI AL sudah hampir final," tambahnya.
Sigit berharap masyarakat Sidoarjo dan pengguna jalan menuju yang ke Sidoarjo untuk bersabar. Karena saat ini kondisi jalan masih mengalami kemacetan. Untuk saat ini secara bertahap pembangunan jalan frontage terus dilakukan.
"Jalan frontage itu sepanjang 9,2 Km. Yang sudah selesai dan beraspal sepanjang 4,750 Km, yang masih sifatnya jalan lingkungan 2,200 Km, sementara yang masih berupa tanah sawah sepanjang 2,250 Km," ujarnya.
Sigit Setyawan menambahkan, selain jalan frontage, Pemkab Sidoarjo juga memprioritaskan pembangunan jalan lingkar barat dan pelebaran lingkar Timur.
"Untuk semua pembangunan infatruktur adalah prioritas, seperti jalan lingkar barat, serta pelebaran jalan lingkar timur yang awalnya dua lajur di tambah menjadi empat lajur, serta lebih prioritas jalan frontage. Namun apabila ada masyarakat Sidoarjo yang beranggapan setelah adanya wacana pembangunan gedung terpadu 17 lantai kemudian infrastruktur diabaikan, itu tidak benar," jelasnya.
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3583191/pemkab-janji-prioritaskan-pembangunan-frontage-road-sidoarjo
Frontage Road Ditarget Selesai Tahun 2021
SELASA, 12 SEP 2017 08:50 | EDITOR : LAMBERTUS HUREK
KOTA-Pembangunan Frontage Road (FR) ditarget untuk selesai pada 2021 mendatang. Hal tersebut merupakan target yang diberikan oleh Komisi C DPRD Sidoarjo dalam rapat pembahasan Perubahan APBD 2017. Pemkab Sidoarjo pun diminta untuk mempercepat pembangunan jalan pendamping tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Abdillah Nasik menilai perkembangan pembangunan FR belum signifikan. Menurutnya tahun ini hanya pembebasan lahan di Desa Sruni serta pembangunan saluran, sedangkan untuk pembangunan fisik jalan hanya sedikit. “Mulai tahun depan harus dilakukan percepatan," kata Nasik.
Menurut politisi PKB ini, ada beberapa hal yang menyebabkan lambatnya pembangunan FR. Pertama, dari total 31 perusahaan, baru 11 yang sudah menghibahkan lahannya ke Pemkab Sidoarjo. Kedua, minimnya anggaran untuk pembebasan lahan warga. Dari 8 desa yang terdampak pembangunan, baru satu desa yang pembebasannya tuntas, yakni Desa Sawotratap.
Dari kondisi tersebut, Komisi C sepakat memasang target 2021 pembangunan FR harus tuntas. Rincian detilnya, ruas jalan Buduran hingga bundaran Aloha tuntas pada 2019. Setelah itu dilanjutkan ruas jalan bundaran Aloha sampai Waru tuntas pada 2021.
“Sehingga tahun 2021 sudah bisa digunakan," imbuhnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan FR ini, Sekretaris DPC PKB tersebut mengaku siap mencukupi kebutuhan anggarannya, mulai pembebasan lahan hingga pembangunan fisik. Dalam hal ini pihaknya mengutamakan pembebasan lahan dulu, baru dianggarkan untuk pembangunan fisiknya. "Selain itu juga meminta dukungan perusahaan, TNI AL, dan PT KAI untuk menghibahkan lahan," pungkasnya. (nis/jee)
https://www.jawapos.com/radarsurabaya/read/2017/09/12/13103/frontage-road-ditarget-selesai-tahun-2021
https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20180201/282733407304762
Friday, February 2, 2018
Proyek Long Storage Sidoarjo
Proyek Long Storage Sidoarjo Ditargetkan Selesai 2019
Senin 29 Jan 2018, 6 : 09 pm46
Pemerintah terus menggenjot pembangunan Long Storage Sungai Kalimati yang berfungsi sebagai tampungan air guna penyediaan air baku sebesar 1.500 liter/detik. Proyek ini terbagi dua, yakni untuk masyarakat Kabupaten Sidoarjo sebesar 1.000 liter/detik dan 500 liter/detik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Kalimati merupakan ex Kali Porong dimana merupakan asset Pemerintah Pusat yang perlu diamankan,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Fauzi Idris dalam siaran persnya di Sidoarjo, Senin (29/1/2018).
Fauzi menambahkan terkait lahan Pemerintah Daerah Sidoarjo telah membantu dengan mengganti sejumlah tambak yang digunakan oleh masyarakat sekitar, dan ditargetkan selesai akhir 2019. Memasuki wilayah Kabupaten Jombang rombongan meninjau pengendali banjir Kali Gunting yang digunakan untuk menangani pengendalian banjir di sistem Kali Gunting secara terpadu pada daerah-daerah kritis yang berhubungan dengan area permukiman penduduk dimana teridentifikasi daerah terdampak yang tersebar di 12 Desa diantaranya, Kedung Lumpang, Grobogan, Karangwinongan, Miagan, Wringinpitu, Gambiran, Karobelah, Kedungpapar, Losari, Joho Clumprit, dan Talun Kidul.
Dimana pekerjaan normalisasi sungai meliputi pembuatan parapet, bronjong, revetment, dan pemasangan CCSP. Progress pekerjaan fisik sudah mencapai 77% dan ditergetkan selesai pada September 2018.
Menurut Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Amir Hamzah, identifikasi daerah terdampak banjir yang dilakukan di wilayah DAS Kali Gunting yaitu berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Jombang (BPBD dan Dinas PUPR), “ Ke depan terpasang early warning system yang mengirimkan pesan tanggap bencana yang mengharuskan evakuasi atau situasi aman terkendali,” ujarnya.
Peninjauan dilanjutkan menuju Bendungan Plesungan di Kabupaten Ngawi yang mengalami rusak berat dan harus segera diantisipasi untuk menghadapi Musim Tanam kuartal II dan III yang dikhawatirkan masyarakat sekitar karena bendungan tersebut merupakan salah satu sumber air yang penting pada saat cuaca tidak lagi hujan.
Bendung Plesungan ini mengalami ambrol sayap bagian hulu dan rusak berat bangunan intake dan bangunan penguras pada 2 Januari 2018. Untuk penanganan darurat sendiri Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo akan membuat bendung sementara untuk menaikan muka air dengan lebar 24 m dan tinggi 2,5 m serta membuat saluran pengarah sepanjang 39 m lebar 1,5 m.
“Tim nya sudah menyiapkan beberapa langkah untuk antisipasi darurat yang ditargetkan 2 minggu dengan dibantu masyarakat sekitar pelaksanaan tersebut dapat selesai, sambil berjalan pula rehabilitasi,” ujar Kepala BBWS Bengawan Solo Charisal Akdian Manu.
Bendungan dengan perbaikan struktural yang akan didesain bisa kokoh hingga umur 40 tahun, untuk itu butuh waktu dan pengamatan yang cermat dan tepat.” Tandasnya.
Sumber :
http://www.beritamoneter.com/proyek-long-storage-sidoarjo-ditargetkan-selesai-2019/
Senin 29 Jan 2018, 6 : 09 pm46
Pemerintah terus menggenjot pembangunan Long Storage Sungai Kalimati yang berfungsi sebagai tampungan air guna penyediaan air baku sebesar 1.500 liter/detik. Proyek ini terbagi dua, yakni untuk masyarakat Kabupaten Sidoarjo sebesar 1.000 liter/detik dan 500 liter/detik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto. “Kalimati merupakan ex Kali Porong dimana merupakan asset Pemerintah Pusat yang perlu diamankan,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Fauzi Idris dalam siaran persnya di Sidoarjo, Senin (29/1/2018).
Fauzi menambahkan terkait lahan Pemerintah Daerah Sidoarjo telah membantu dengan mengganti sejumlah tambak yang digunakan oleh masyarakat sekitar, dan ditargetkan selesai akhir 2019. Memasuki wilayah Kabupaten Jombang rombongan meninjau pengendali banjir Kali Gunting yang digunakan untuk menangani pengendalian banjir di sistem Kali Gunting secara terpadu pada daerah-daerah kritis yang berhubungan dengan area permukiman penduduk dimana teridentifikasi daerah terdampak yang tersebar di 12 Desa diantaranya, Kedung Lumpang, Grobogan, Karangwinongan, Miagan, Wringinpitu, Gambiran, Karobelah, Kedungpapar, Losari, Joho Clumprit, dan Talun Kidul.
Dimana pekerjaan normalisasi sungai meliputi pembuatan parapet, bronjong, revetment, dan pemasangan CCSP. Progress pekerjaan fisik sudah mencapai 77% dan ditergetkan selesai pada September 2018.
Menurut Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Amir Hamzah, identifikasi daerah terdampak banjir yang dilakukan di wilayah DAS Kali Gunting yaitu berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Jombang (BPBD dan Dinas PUPR), “ Ke depan terpasang early warning system yang mengirimkan pesan tanggap bencana yang mengharuskan evakuasi atau situasi aman terkendali,” ujarnya.
Peninjauan dilanjutkan menuju Bendungan Plesungan di Kabupaten Ngawi yang mengalami rusak berat dan harus segera diantisipasi untuk menghadapi Musim Tanam kuartal II dan III yang dikhawatirkan masyarakat sekitar karena bendungan tersebut merupakan salah satu sumber air yang penting pada saat cuaca tidak lagi hujan.
Bendung Plesungan ini mengalami ambrol sayap bagian hulu dan rusak berat bangunan intake dan bangunan penguras pada 2 Januari 2018. Untuk penanganan darurat sendiri Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo akan membuat bendung sementara untuk menaikan muka air dengan lebar 24 m dan tinggi 2,5 m serta membuat saluran pengarah sepanjang 39 m lebar 1,5 m.
“Tim nya sudah menyiapkan beberapa langkah untuk antisipasi darurat yang ditargetkan 2 minggu dengan dibantu masyarakat sekitar pelaksanaan tersebut dapat selesai, sambil berjalan pula rehabilitasi,” ujar Kepala BBWS Bengawan Solo Charisal Akdian Manu.
Bendungan dengan perbaikan struktural yang akan didesain bisa kokoh hingga umur 40 tahun, untuk itu butuh waktu dan pengamatan yang cermat dan tepat.” Tandasnya.
Sumber :
http://www.beritamoneter.com/proyek-long-storage-sidoarjo-ditargetkan-selesai-2019/
Tuesday, December 5, 2017
Transmart Carrefour Sidoarjo
Pusat Wisata Transmart Carrefour Dibangun di Pagerwojo Sidoarjo
Satu lagi pusat wisata perbelanjaan, kuliner, bisnis dan hiburan dengan konsep city walk dari Transmart Carrefour Chalidana Group hadir di Jalan KH Mas'ud (Mbah Ud) Pagerwojo Buduran Sidoarjo.
Owner Chalidana Group H. Muhammad Ilyas mengatakan konsep untuk Transmart Carrefour yang dibangun berlantai lima, akan lengkap dalam kebutuhan sesuai selera minat masyarakat
"Di sini nanti kelengkapan belanja apapun bisa diperoleh. Ada tempat hiburan anak sampai orang dewasa, studio mini, dan lain sebagainya," katanya di sela-sela Groundbreaking Proyek Transmart Chalidana Group Jumat (13/1/2017).
Dia memaparkan, selain pembagungan gedung perbelanjaan, hiburan, dan kebutuhan lainnya, di area seluas 9 hektar ini juga akan dibangun tempat bisnis, universitas dan lainnya.
"Di sini nanti akan seperti kawasan Sidoarjo baru yang bagus. Saya yakin, tidak hanya warga Sidoarjo yang akan datang ke sini, warga luar kota Sidoarjo juga akan berdatangan," terangnya.
Masih kata Ilyas, Sidoarjo menjadi pilihannya dalam menanamkan investasi karena Sidoarjo kota maju, masyarakat yang komsuntif dan tingkat perkembangan perekonomiannya bagus.
"Jadi tidak salah jika kami berinvestasi di Sidoarjo," pungkasnya dengan senyum.
Sumber :
http://m.beritajatim.com/ekonomi/287432/pusat_wisata_transmart_carrefour_dibangun__di_pagerwojo_sidoarjo.html
Satu lagi pusat wisata perbelanjaan, kuliner, bisnis dan hiburan dengan konsep city walk dari Transmart Carrefour Chalidana Group hadir di Jalan KH Mas'ud (Mbah Ud) Pagerwojo Buduran Sidoarjo.
Owner Chalidana Group H. Muhammad Ilyas mengatakan konsep untuk Transmart Carrefour yang dibangun berlantai lima, akan lengkap dalam kebutuhan sesuai selera minat masyarakat
"Di sini nanti kelengkapan belanja apapun bisa diperoleh. Ada tempat hiburan anak sampai orang dewasa, studio mini, dan lain sebagainya," katanya di sela-sela Groundbreaking Proyek Transmart Chalidana Group Jumat (13/1/2017).
Dia memaparkan, selain pembagungan gedung perbelanjaan, hiburan, dan kebutuhan lainnya, di area seluas 9 hektar ini juga akan dibangun tempat bisnis, universitas dan lainnya.
"Di sini nanti akan seperti kawasan Sidoarjo baru yang bagus. Saya yakin, tidak hanya warga Sidoarjo yang akan datang ke sini, warga luar kota Sidoarjo juga akan berdatangan," terangnya.
Masih kata Ilyas, Sidoarjo menjadi pilihannya dalam menanamkan investasi karena Sidoarjo kota maju, masyarakat yang komsuntif dan tingkat perkembangan perekonomiannya bagus.
"Jadi tidak salah jika kami berinvestasi di Sidoarjo," pungkasnya dengan senyum.
Sumber :
http://m.beritajatim.com/ekonomi/287432/pusat_wisata_transmart_carrefour_dibangun__di_pagerwojo_sidoarjo.html
Sunday, November 5, 2017
Tempat Wisata di Sidoarjo
10 Tempat Wisata Sidoarjo Yang Paling Ramai Dikunjungi
Sidoarjo adalah sebuah daerah yang berada di Provinsi Jawa Timur. Sidoarjo terkenal akan lumpur lapindonya. Selain itu, Sidoarjo juga mempunyai banyak sekali potensi kawasan daerah tempat wisata yang sudah di kelola dengan sangat baik dan juga memiliki keindahan yang sangat indah, sehingga banyak Tempat Wisata Sidoarjo yang bisa kita kunjungi untuk mengisi waktu liburan. Lalu, seperti apa ya keindahan yang dimiliki Tempat Wisata Sidoarjo? Untuk tahu lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan berikut ini.
1. Lumpur Lapindo Sidoarjo
Objek wisata Lumpur Lapindo ini sebenarnya merupakan bencana alam yang dimulai dengan adanya semburan lumpur panas yang berasal dari bawah tanah, tepatnya berada di lokasi pengeboran perusahaan Lapindo Brantas pada tahun 2006 silam. Semburan lumpur ini sudah menenggelamkan beberapa kawasan perindustrian serta pemukiman warga yang ada di tiga kecamatan. Akan tetapi, saat ini Lumpur Lapindo ini justru malah menjadi tempat wisata Sidoarjo yang banyak mengunjunginya untuk melihat langsung semburan asap yang beradal dari lumpur yang menyembur di bagian tengahnya. Akan tetapi, untuk kamu yang akan berkunjung ke sini, harus berhati-hati karena lumpur yang ada di sini sewaktu-waktu bisa menyembur.
2. Pulau Sarinah dan Tlocor Sidoarjo
Objek wisata yang satu ini berada di Kampung Tlocor, tepatnya terletak di Desa Kedungpandan, Kec. Jabon, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Pulau Sarinah ini merupakan sebuh pulau yang terbentuk karena sedimentasi Lumpur Lapindo. Namun, pulau ini justru bisa menarik banyak pengunjung untuk datang ke pulau yang satu ini.
3. Museum Mpu Tantular Sidoarjo
Tempat Wisata di Sidoarjo selanjutnya adalah Museum Mpu Tantular, bagi kamu yang suka dengan wisata sejarah, tempat ini cocok bangt untuk kamu kunjungi. Museum ini menyimpan beragam peninggalan sejarah. Diantaranya adalah emas dan juga lukisan yang katanya sudah di buat sejak abad ke-14. Koleksi benda peninggalan sejarah yang ada di museum ini antara lain adalah etnografi, numimastil, geologi, dan biologi.
4. Candi Pari Sidoarjo
Candi yang satu ini memiliki bentuk segi empat yang terbuat dari batu bata. Candi ini konon katanya adalah sebuah candi peninggalan sejarah dari masa kepemimpiman Hayam Wuruk di zaman Kerajaan Majapahit. Disini kamu akan merasakan nuansa religi agama Hindu yang kental. Untuk lokasinya, Candi Pari ini berada di Desa Candi Pari, Kec. Porong, Sidoarjo. Dan hanya butuh beberapa kilometers dari pusat smburan lumpur kamu sudah sampai ke candi ini.
5. Makam Putri Ayu Sekar Dadu Sidoarjo
Makam yang satu ini terletak di Dusun Sawoan, Kec. Buduran, Sidoarjo. Makam ini adalah sebuah lokasi wisata sejarah ang sakral. Putri Ayu Sekar Dadu ini sendiri yaitu Putri Raja Blambangan dan dipercaya bahwa beliau merupakan Ibu dari Sunan Giri.
6. Sungai Porong Sidoarjo
Sungai Porong ini berada di Desa Tlocor, Kec. Jabon, Sidoarjo selatan. Disini kamu bisa menyusuri dan mengeksplor sepanjang Sungai Sorong hingga sampai ke bagian muara dimana kamu akan melihat Pulau Sarinah yang merupakan sebuah pulau yang merupakan hasil sedimentasi Lumpur Lapindo. Di sini juga banyak warga sekitar yang biasanya menikmati pemandangan sunset sambil memancing di sore hari.
7. Kampung Batik Jetis Sidoarjo
Tempat wisata Sidoarjo yang satu ini adalah wisata budaya sekaligus wisata belanja yang sudah cukup terkenal. Disini banyak para pengrajin yang membuat batik khas daerah Sidoarjo yaitu batik dengan motif burung. Disini kamu bisa melihat langsung proses pembuatan batik, dan sekaligus membeli kain batik untuk dijadikan oleh-oleh.
8. Monumen Sidoarjo
Monumen ini bisa kamu temukan di Alun-alun Sidoarjo.Monumen ini mempunyai logo udang dab juga bandeng raksasa. Alasan para pengunjung datang ke sini adalah terutama karena banyak pusat jajanan yang ada di sekitar alun-alun, dan juga sangat cocok untuk nongkrong dan menikmati suasana sekitar alun-alun yang indah.
9. Sun City Waterpark Sidoarjo
Tempat ini merupakan taman bermain air yang sudah ada sejak tahun 2004, yang berlokasi di Jl. Pahlawan Sidoarjo. Sama seperti wahana taman bermain pada umumnya yaitu seperti waterboom, outbond, flying fox dan masih banyak lagi. Tempat wisata ini cocok sekali untuk anak-anak dan keluarga.
10. Sentra Tas Tanggulangin Sidoarjo
Objek wisata yang satu ini merupakan pusat penjualan tas wanita yang diproduksi di Sentra Tas Tanggulangin yang sudah dipasarkan didalam negeri dan juga diekspor ke luar negeri. Kamu bisa membeli oleh-oleh tas disini untuk keluarga yang ada di rumah. Untuk harga, kamu tidak perlu khawatir, karena harga tas untuk wisatawan lokal sangat terjangkau kok.
Sumber :
http://cektravel.info/tempat-wisata-sidoarjo.html
Sidoarjo adalah sebuah daerah yang berada di Provinsi Jawa Timur. Sidoarjo terkenal akan lumpur lapindonya. Selain itu, Sidoarjo juga mempunyai banyak sekali potensi kawasan daerah tempat wisata yang sudah di kelola dengan sangat baik dan juga memiliki keindahan yang sangat indah, sehingga banyak Tempat Wisata Sidoarjo yang bisa kita kunjungi untuk mengisi waktu liburan. Lalu, seperti apa ya keindahan yang dimiliki Tempat Wisata Sidoarjo? Untuk tahu lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan berikut ini.
1. Lumpur Lapindo Sidoarjo
Objek wisata Lumpur Lapindo ini sebenarnya merupakan bencana alam yang dimulai dengan adanya semburan lumpur panas yang berasal dari bawah tanah, tepatnya berada di lokasi pengeboran perusahaan Lapindo Brantas pada tahun 2006 silam. Semburan lumpur ini sudah menenggelamkan beberapa kawasan perindustrian serta pemukiman warga yang ada di tiga kecamatan. Akan tetapi, saat ini Lumpur Lapindo ini justru malah menjadi tempat wisata Sidoarjo yang banyak mengunjunginya untuk melihat langsung semburan asap yang beradal dari lumpur yang menyembur di bagian tengahnya. Akan tetapi, untuk kamu yang akan berkunjung ke sini, harus berhati-hati karena lumpur yang ada di sini sewaktu-waktu bisa menyembur.
2. Pulau Sarinah dan Tlocor Sidoarjo
Objek wisata yang satu ini berada di Kampung Tlocor, tepatnya terletak di Desa Kedungpandan, Kec. Jabon, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Pulau Sarinah ini merupakan sebuh pulau yang terbentuk karena sedimentasi Lumpur Lapindo. Namun, pulau ini justru bisa menarik banyak pengunjung untuk datang ke pulau yang satu ini.
3. Museum Mpu Tantular Sidoarjo
Tempat Wisata di Sidoarjo selanjutnya adalah Museum Mpu Tantular, bagi kamu yang suka dengan wisata sejarah, tempat ini cocok bangt untuk kamu kunjungi. Museum ini menyimpan beragam peninggalan sejarah. Diantaranya adalah emas dan juga lukisan yang katanya sudah di buat sejak abad ke-14. Koleksi benda peninggalan sejarah yang ada di museum ini antara lain adalah etnografi, numimastil, geologi, dan biologi.
4. Candi Pari Sidoarjo
Candi yang satu ini memiliki bentuk segi empat yang terbuat dari batu bata. Candi ini konon katanya adalah sebuah candi peninggalan sejarah dari masa kepemimpiman Hayam Wuruk di zaman Kerajaan Majapahit. Disini kamu akan merasakan nuansa religi agama Hindu yang kental. Untuk lokasinya, Candi Pari ini berada di Desa Candi Pari, Kec. Porong, Sidoarjo. Dan hanya butuh beberapa kilometers dari pusat smburan lumpur kamu sudah sampai ke candi ini.
5. Makam Putri Ayu Sekar Dadu Sidoarjo
Makam yang satu ini terletak di Dusun Sawoan, Kec. Buduran, Sidoarjo. Makam ini adalah sebuah lokasi wisata sejarah ang sakral. Putri Ayu Sekar Dadu ini sendiri yaitu Putri Raja Blambangan dan dipercaya bahwa beliau merupakan Ibu dari Sunan Giri.
6. Sungai Porong Sidoarjo
Sungai Porong ini berada di Desa Tlocor, Kec. Jabon, Sidoarjo selatan. Disini kamu bisa menyusuri dan mengeksplor sepanjang Sungai Sorong hingga sampai ke bagian muara dimana kamu akan melihat Pulau Sarinah yang merupakan sebuah pulau yang merupakan hasil sedimentasi Lumpur Lapindo. Di sini juga banyak warga sekitar yang biasanya menikmati pemandangan sunset sambil memancing di sore hari.
7. Kampung Batik Jetis Sidoarjo
Tempat wisata Sidoarjo yang satu ini adalah wisata budaya sekaligus wisata belanja yang sudah cukup terkenal. Disini banyak para pengrajin yang membuat batik khas daerah Sidoarjo yaitu batik dengan motif burung. Disini kamu bisa melihat langsung proses pembuatan batik, dan sekaligus membeli kain batik untuk dijadikan oleh-oleh.
8. Monumen Sidoarjo
Monumen ini bisa kamu temukan di Alun-alun Sidoarjo.Monumen ini mempunyai logo udang dab juga bandeng raksasa. Alasan para pengunjung datang ke sini adalah terutama karena banyak pusat jajanan yang ada di sekitar alun-alun, dan juga sangat cocok untuk nongkrong dan menikmati suasana sekitar alun-alun yang indah.
9. Sun City Waterpark Sidoarjo
Tempat ini merupakan taman bermain air yang sudah ada sejak tahun 2004, yang berlokasi di Jl. Pahlawan Sidoarjo. Sama seperti wahana taman bermain pada umumnya yaitu seperti waterboom, outbond, flying fox dan masih banyak lagi. Tempat wisata ini cocok sekali untuk anak-anak dan keluarga.
10. Sentra Tas Tanggulangin Sidoarjo
Objek wisata yang satu ini merupakan pusat penjualan tas wanita yang diproduksi di Sentra Tas Tanggulangin yang sudah dipasarkan didalam negeri dan juga diekspor ke luar negeri. Kamu bisa membeli oleh-oleh tas disini untuk keluarga yang ada di rumah. Untuk harga, kamu tidak perlu khawatir, karena harga tas untuk wisatawan lokal sangat terjangkau kok.
Sumber :
http://cektravel.info/tempat-wisata-sidoarjo.html
Thursday, July 20, 2017
Sidoarjo Community Center
Gedung serbaguna Sidoarjo Community Center di Jalan Lingkar Timur
Sidoarjo terus mengebut pekerjaan gedung Sidoarjo Community Center (SCC). Targetnya, gedung berbiaya Rp 61 miliar ini rampung akhir 2016. Namun meleset. Pembangunan SCC yang sudah dilakukan sejak 2014 lalu sudah 63 persen rampung.
Pada pembangunan tahap satu, pihaknya membangun lantai 1 yang nantinya berfungsi sebagai gedung serbaguna. Untuk tahap dua ini, pembangunan dilanjut dua lantai lagi, yaitu sport hall dan perkantoran.
Pada pembangunan tahap satu, gedung yang berada di Jalan Lingkar Timur ini telah menghabiskan dana Rp 25 miliar. Untuk tahap dua, lanjutnya, PU CKT mendapat tambahan dana Rp 36 miliar dari APBD 2016.
Landmark Baru Sidoarjo, Desain Lekukan Air
Jika terealisasi, Gedung Sidoarjo Community Center (SCC) menjadi gedung termegah dan tercanggih sekaligus landmark baru Kota Delta. Lokasinya di kawasan Jalan Lingkar Timur, persis sebelah Taman Tanjung Puri. Sebelumnya, bangunan itu bernama Gedung Serbaguna (GSG). Seiring perkembangan waktu, pemkab ingin mengembangkan area sekitar gedung. Alhasil, gedung berganti nama menjadi Sidoarjo Community Center (SCC).
Bentuk fisik bangunan sudah rampung lebih dari 90 persen. Gedung berdiri menjulang tinggi. Berkesan kukuh. Bagian tembok yang terbuat dari beton masih terlihat berwarna asli.
Fasad warna hijau tua melingkar di bagian tengah gedung. Mirip sabuk yang melingkar. Warna tersebut memberikan kesan segar. Selain kukuh, tampilan SCC sangat unik. Tidak seperti bangunan modern yang bentuknya cenderung simetris, kotak-kotak atau kubus. Dinding gedung itu meliuk-liuk seperti angka delapan dengan posisi telentang.
Gedung SCC terdiri atas empat lantai. Bagian dasar adalah tempat parkir, acara pernikahan, seminar dalam skala kecil, serta kantor pengelola gedung. Di lantai itu juga akan dibangun sebuah ruang terbuka dengan luas sekitar 3 ribu meter persegi. Rencananya, tempat tersebut digunakan untuk pertunjukan musik, olahraga, serta acara pernikahan. Ruangan itu bisa menampung sekitar 2 ribu orang.
Lantai 2 adalah tempat VIP. Kapasitas ruangan 1.500 meter persegi tersebut mencapai 750–1.000 orang. Yang paling atas merupakan ruang privat untuk ruang artis yang akan menggelar konser.
Selain ruang tunggu artis, lantai 3 berfungsi sebagai tempat menginap bagi keluarga yang menggelar acara pernikahan. Luasnya 1.500 meter persegi.
Konsep baru gedung bertema dan terkait dengan delta, yaitu dimana Sidoarjo merupakan daerah delta yang berhubungan dengan lekukan air, atau daerah pertemuan air.
Keunggulan SCC yang lain adalah teknologi. Lantai 1 menggunakan moveable tribune. Yakni, tempat duduk bisa digeser saat tidak digunakan.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/12/03/pu-kebut-pembangunan-gedung-scc
http://www.jawapos.com/read/2017/01/30/105944/gedung-scc-landmark-baru-sidoarjo-desain-lekukan-air-di-kawasan-delta
Subscribe to:
Posts (Atom)
Related Posts
-
Dalang cilik Mulki Aiman ramaikan "Ma'arif Fair 2023" Sidoarjo Kamis, 21 September 2023 17:33 WIB Dalang cilik Mulki Aiman Dh...
-
Jumat, 21 Nov 2025 15:30 WIB Sungai di Sidoarjo dipenuhi sampah eceng gondok. Sidoarjo - Hujan deras yang mengguyur Sidoarjo sejak Selasa (1...
-
Frontage Road Sidoarjo dan RS Barat jadi Ganjalan Berat 19 Juni 2019 JawaPos.com – Tanda-tanda semakin kuat. Prediksi bahwa sisa lebih perhi...
-
1.Wader kriuk Salah satu yang menjadi produk andalan oleh-oleh khas Sidoarjo adalah Wader kriuks karena wader ini adalah wader pili...
-
Gegap gempita Lomba Rukun Tetangga (RT) Se-Kabupaten Sidoarjo mencapai puncaknya pada Sabtu malam (29/6). Sejak diluncurkan (kick-off) Janua...




