Sunday, November 20, 2022

Pengasapan Ikan Tradisional di Sidoarjo

Pengasapan Ikan Tradisional di Sidoarjo Sejak 1970

Senin, 07 November 2022 22:10 WIB

 

Hampir seluruh rumah warga di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, mengepulkan asap setiap harinya. Ini asap bukan sembarang asap, melainkan dari proses pengasapan ikan yang telah menjadi mata pencaharian warga sejak setengah abad lalu.

Desa Penatarsewu telah menjadi kampung ikan asap sejak tahun 1970. Saat ini, terdapat 80 tempat pengasapan ikan, di mana pemilik serta para pegawainya adalah warga desa setempat. Mereka mempertahankan pengasapan secara tradisional dengan menggunakan batok kelapa.

Cholik, Kepala Desa Penatarsewu mengatakan, kampung ikan asap ini sudah ada sejak tahun 1970. Dahulu, hanya ada beberapa warga saja namun sekarang ada 80 pembakar ikan di kampung tersebut.

"Satu hingga dua kuintal tidak sampai satu hari sudah habis. Di sini per harinya warga habis pengasapan itu 11 hingga 13 ton. Ada 80 an perajin. Anak sekolah kuliah sekarang sudah buka pengasapan sendiri," ucap Cholik, Senin, 7 November 2022.

Dengan mempertahankan proses pengasapan yang masih secara tradisional dan menggunakan ikan segar, tak salah bila desa ini selalu menjadi jujukan warga dari berbagai daerah, untuk membeli ikan asap khas desa ini untuk dikonsumsi sendiri hingga menjadi oleh-oleh.

"Harga ikan asap sendiri para perajin menawarkan 50 ribu rupiah per kilogram ikan asap," imbuhnya.

Ikan mujair dan nila merupakan andalan mereka. Dalam sehari mampu memproduksi hingga lebih dari 11 ton ikan asap, yang dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional di kawasan Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto hingga Surabaya.

"Maka tak heran, kampung ini selalu menjadi jujukan warga dari luar daerah untuk membeli ikan asap," jelas Cholik.

Namun sayangnya, para perajin ikan asap ini kesulitan untuk memasarkan ke daerah yang lebih jauh, karena ikan asap buatan mereka hanya bertahan tiga hari saja.

Seperti yang dikatakan Nia Ainur, ia sengaja datang dari Surabaya ke Sidoarjo hanya untuk membeli ikan asap. Menurutnya, ikan asap di sini sudah terkenal kesegarannya.

"Terbukti enak fresh. Kemarin sudah beli dan enak sekarang beli lagi sudah 3 kali. Untuk di makan sama keluarga dan oleh-oleh tetangga. Pokoknya enak banget ditambah sambal kecap atau sambal terasi," kata Nia.

Hal serupa juga dikatakan Sinta. Ia sering kali pergi ke kampung ini untuk membeli ikan asap sebagai oleh-oleh keluarga di desanya.

"Ibu dan saudara saya senang sekali jika saya datang membawa oleh-oleh ikan asap ini. Tiap kali saya pulang kampung, mereka pasti nitip oleh-oleh ikan asap," ujar perempuan asal Trenggalek ini.


Sumber :

https://www.ngopibareng.id/read/pengasapan-ikan-tradisional-di-sidoarjo-sejak-1970

Thursday, October 27, 2022

Sepeda Kayu Kikajeng Sidoarjo

Uniknya Sepeda Kayu Kikajeng Buatan Pengrajin Lokal Sidoarjo 

27/10/2022

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia, banyak masyarakat yang mencari kegiatan bermanfaat untuk membunuh rasa bosan. Salah satu kegiatan asyik untuk membunuh rasa bosan adalah berolahraga. 

Namun, tidak semua orang suka berolahraga di taman atau tempat-tempat umum dengan suasana yang keramaian. Jika Anda merasa demikian, mungkin olahraga yang cocok dicoba adalah bersepeda. Dengan bersepeda, Anda tidak perlu khawatir berkerumun dengan banyak orang karena olahraga ini bisa dilakukan sendiri secara fleksibel. 

Mengutip Kompas.com, Senin (14/3/2022), ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan bersepeda, di antaranya menjaga berat badan, meningkatkan kesehatan mental, mengurangi emisi karbon, hingga meminimalisasi risiko terkena penyakit diabetes. 

Pilihan sepeda yang bisa digunakan pun beragam, mulai dari sepeda lipat, sepeda ontel, mountain bike (MTB), sepeda fixie, hingga sepeda kayu. Sepeda kayu bisa menjadi pilihan bagi Anda yang suka jenis sepeda unik atau anti-mainstream. Salah satu produksi sepeda kayu yang populer adalah sepeda kayu Kikajeng yang dibuat oleh Sukijan, pengrajin asal Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). 

Tidak seperti pada umumnya yang terbuat dari material baja, sepeda kayu Kikajeng terbuat dari bahan utama kayu. Hal paling menarik dari sepeda buatan salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jatim ini adalah pembeli dapat langsung memesan sepeda sesuai dengan desain dan model yang disukai. 

Hal itu menjadi salah satu nilai tambah bagi pengrajin untuk bisa memaksimalkan kreativitas yang dimiliki. Selain itu, pembeli juga memiliki model sepeda yang tampak beda seperti pada umumnya. Bagi Anda para kolektor sepeda, tak ada salahnya untuk memiliki salah satu sepeda kayu Kikajeng ini untuk berolahraga atau sekedar menjadi pajangan di rumah. 

Dengan membeli sepeda kayu Kikajeng, Anda sekaligus membantu pengrajin lokal dan pelaku UMKM di Indonesia. Tak hanya menampilkan sepeda kayu buatannya, Sukijan juga menerima berbagai macam jasa pembuatan mebel interior berbahan utama kayu, mulai dari kitchen set hingga perabotan rumah tangga. 

Anda bisa datang langsung mengunjungi workshop milik Sukijan, :Sepeda Kayu Kikajeng” di Jalan Merpati Nomor 37, RT07, RW04, Desa Betro, Kabupaten Sidoarjo, Sedati, Jatim. 

Pemesanan juga bisa dilakukan melalui nomor telepon dengan menghubungi Sukijan di 081332821610 atau Ivu Fajar di 088235891808. Dengan membeli sepeda kayu Kikajeng, Anda memberi dukungan bagi UMKM lokal Sidoarjo yang masih terus bergeliat demi berputarnya roda perekonomian.


Sumber :

https://umkm.kompas.com/read/2022/10/27/100000583/uniknya-sepeda-kayu-kikajeng-buatan-pengrajin-lokal-sidoarjo?page=all#page2.

Tuesday, September 6, 2022

Buang Biji Buah di Lahan Kosong

Pemkab Sidoarjo Bakal Imbau Warga Buang Biji Buah di Lahan Kosong

7 September 2022

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana mengeluarkan Surat Edaran/SE himbauan untuk membuang biji buah dilahan kosong. Hal ini dilakukan sebagai bentuk urgensi terhadap Global Warming atau pemanasan global .

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP atau yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan, fenomena pemanasan global dan perubahan iklim menjadi isu yang perlu dicarikan jalan keluarnya bersama-sama. Rencana itu ia sampaikan saat melakukan penanaman secara simbolis 9.903 bibit pohon program CSR “BRI Menanam” bersama Regional CEO Office BRI Surabaya Bustomi di Desa Telasih Kecamatan Tulangan, Selasa (6/9/2022).

“Upaya-upaya pencegahan harus terus dilakukan. Salah satunya dengan getol melakukan penanaman pohon. Butuh dukungan semua pihak agar gerakan penghijauan dapat berjalan,” ujarnya.

Gus Muhdlor juga berharap apa yang dilakukannya didukung oleh desa-desa yang ada. Gerakan penanaman ribuan pohon oleh Bank BRI harus diapresiasi juga oleh pihak desa. Salah satunya dengan merawat pohon yang diberikan. Dengan begitu kerusakan lingkungan dari efek rumah kaca bisa diminimalisir.

“Saya mengajak seluruh Kades agar nanti benar-benar bisa merawat apa yang sudah diberikan ini,”pintanya.

Gus Muhdlor mengatakan gerakan penanaman pohon akan menjawab isu global warming. Gerakan itu akan ia perkuat dengan himbauan pemanfaatan lahan kosong untuk penghijauan. Salah satunya dengan mengeluarkan SE yang menghimbau masyarakat agar membuang biji buah di lahan kosong. Jika konsep itu bisa terelisasikan, ia yakin 5 sampai 6 tahun mendatang akan tercipta lahan tropis hijau yang banyak pohon buah-buahan.

“Konsep ini masih kami bahas dan siapkan untuk Sidoarjo ke depan,” pungkasnya.


Sumber :

https://www.optika.id/pemkab-sidoarjo-bakal-imbau-warga-buang-biji-buah-di-lahan-kosong/2/



Kurangi Global Warming, Bupati Gus Muhdlor Siapkan Kebijakan Buang Biji Buah di Lahan Kosong 
Rabu, 7 Sep 2022


Global Warming atau pemanasan global menjadi isu yang banyak dibahas saat ini. Fenomena perubahan iklim itu terus dicari solusi mengatasinya. Kabupaten Sidoarjo melihat fenomena itu sebagai hal urgent yang perlu segera mendapatkan perhatian. Upaya saat ini yang dilakukan ialah gerakan penanaman pohon yang terus digencarkan Pemkab Sidoarjo.

Rencananya, program itu diperkuat Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP atau yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu dengan mengeluarkan Surat Edaran/SE himbauan untuk membuang biji buah dilahan kosong. Rencana itu ia sampaikan saat melakukan penanaman secara simbolis 9.903 bibit pohon program CSR “BRI Menanam” bersama Regional CEO Office BRI Surabaya Bustomi di Desa Telasih Kecamatan Tulangan, Selasa 06/09/2022.

Gus Muhdlor mengatakan fenomena perubahan iklim harus ditanggapi dengan serius. Upaya-upaya pencegahan harus terus dilakukan. Salah satunya dengan getol melakukan penanaman pohon. Butuh dukungan semua pihak supaya gerakan penghijauan dapat berjalan. Ia berterimakasih dukungan itu telah ditunjukkan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia/BRI.

Gus Muhdlor juga berharap apa yang dilakukannya didukung oleh desa-desa yang ada. Gerakan penanaman ribuan pohon oleh Bank BRI harus diapresiasi juga oleh pihak desa. Salah satunya dengan merawat pohon yang diberikan. Dengan begitu kerusakan lingkungan dari efek rumah kaca dapat diminimalisir.

“Saya mengajak seluruh Kades supaya nanti benar-benar dapat merawat apa yang sudah diberikan ini,”pintanya.

Gus Muhdlor mengatakan gerakan penanaman pohon akan menjawab isu global warming. Gerakan itu akan ia perkuat dengan himbauan pemanfaatan lahan kosong untuk penghijauan. Salah satunya dengan mengeluarkan SE yang menghimbau masyarakat supaya membuang biji buah di lahan kosong. Jika konsep itu dapat terelisasikan, ia yakin 5 sampai 6 tahun mendatang akan tercipta lahan tropis hijau yang banyak pohon buah-buahan.

“Konsep ini masih kami bahas serta siapkan untuk Sidoarjo Kedepan,”pungkasnya.

Sementara itu Regional CEO Office BRI Surabaya Bustomi mengatakan program “BRI Menanam” merupakan


Sumber :
https://portalsidoarjo.com/2022/09/07/kurangi-global-warming-bupati-gus-muhdlor-siapkan-kebijakan-buang-biji-buah-di-lahan-kosongk.html

Sunday, September 4, 2022

Drone untuk Pemupukan Padi

Komunitas Milenial di Sidoarjo, Turut Kembangkan Drone untuk Pemupukan Padi

2 September 2022 18:54 PM

Kaum milenial Sidoarjo turut peduli dengan keberlangsungan pertanian di Kota Delta. Seperti yang dilakukan Komunitas Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sidoarjo. Mereka mengembangkan teknologi drone untuk membantu petani.

Drone dengan ukuran yang tidak kecil itu dimanfaatkan untuk membantu sejumlah proses pertanian. Seperti pemupukan maupun penyemprotan padi.

Cara kerjanya, drone akan mengangkut cairan pupuk ataupun pestisida dengan volume tertentu. Kemudian drone diterbangkan di lahan pertanian dan menyemprotkan pupuk atau pestisida secara merata ke tanaman. Pemanfaatan teknologi itu tentu akan semakin mengefisienkan dan memudahkan kerja petani.

Sekretaris Umum Tidar Sidoarjo Achmad Ki Sabdo menerangkan, pengembangan drone itu bermula dari keresahan para pemuda di komunitasnya terkait kondisi pertanian di Sidoarjo. Banyak lahan pertanian yang beralih fungsi. Petani banyak yang memilih untuk menjual sawahnya. “Dijual untuk beli motor,” tuturnya.

Padahal, lanjut Ki Sabdo, lahan pertanian cukup potensial untuk terus dikembangkan. “Indonesia dulu juga jaya karena produksi pangannya,” terangnya.

Karena itulah para kaum milenial yang tergabung dalam Komunitas Tidar memiliki semangat tersendiri untuk memajukan dan mengembangkan pertanian. Drone itu juga jadi terobosan untuk menjadi solusi semakin minimnya buruh tani.

“Sekarang anak muda juga tidak banyak yang mau jadi buruh tani, lebih pilih kerja kantoran. Dengan drone bisa membantu kerja petani,” paparnya.

Selain pemanfaatan teknologi digital itu, komunitasnya juga tengah mengembangkan produksi pupuk. Termasuk budi daya bibit padi yang unggul.

Ketua Umum Tidar Sidoarjo, Aulia Giovanie Kadarsan menambahkan, pengembangan teknologi semacam itu juga diharapkan mampu merangsang muda-mudi di Sidoarjo agar lebih aktif dan peduli dalam kegiatan yang positif. Utamanya dalam turut mendongkrak perekonomian.

“Ini juga sejalan mendukung Indonesian yang bakal jadi tuan rumah Youth 20,” ucapnya.


Sumber :

https://radarsidoarjo.jawapos.com/features/02/09/2022/komunitas-milenial-di-sidoarjo-turut-kembangkan-drone-untuk-pemupukan-padi/

Monday, August 8, 2022

Mila Raih Trophy Gold di Asia Arts Festival 2022

Mila Dari Sidoarjo Meraih Trophy Gold di Asia Arts Festival 2022

AUGUST 5, 2022

Kabar terbaru yang menggembirakan untuk Sidoarjo, Jawa Timur. Mila Hayati, seorang penari, koreografer, sekaligus pembina sanggar tari Spectra Dance Studio berhasil meraih trophy Gold di Asia Arts Festival ke 9 tahun 2022 pada 28 Juli 2022 dalam kategori Solo Dance (Folk) membawakan tari khas Sidoarjo yaitu tari Banjar Kemuning.

Prestasi ini tentunya patut diapresiasi karena selain membawa nama negara Indonesia tetapi juga turut mengenalkan tarian dari Sidoarjo sehingga diharapkan bisa membawa nama kota Sidoarjo dikenal di kancah seni Internasional, tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia seperti Jawa Barat, Banyuwangi, Aceh, Kalimantan, Sumbar, dsb.

Asia Arts Festival (AAF) merupakan sebuah festival yang sudah berlangsung sejak tahun 2013 dan selalu menyediakan platform yang layak bagi musisi dan penari dari semua genre untuk menampilkan bakat,

Mila mengatakan bahwa even ini cukup berat meskipun peserta kategori Folk Dance tidak terlalu banyak. Hal ini karena semua peserta memiliki keahlian dan koreografi yang sangat bagus dalam membawakan tarian daerah. Tetapi tentu tidak boleh menyurutkan semangatnya untuk menampilkan yang terbaik dan harus dapat menari serta memukau penonton serta juri.

Alasan Mila memilih tari Banjar Kemuning untuk dibawakan di even ini adalah karena Mila ingin mengenalkan Sidoarjo sebagai ibukota di Jawa Timur yang juga memilik tarian khasnya. Meskipun Mila bukan lahir dan dibesarkan di Sidoarjo, namun Mila memiliki latar belakang keluarga yang lekat dengan kota Sidoarjo, sehingga akhirnya Mila menetap di Sidoarjo dan membuka sanggar tari di Sidoarjo. 

Sebelum memutuskan membawakan tari Banjar Kemuning, Mila mengatakan telah meminta ijin terlebih dahulu kepada pencipta tarinya yaitu Abah Agustinus, S.Sn. Sehingga beliau mengetahui dan turut bangga karya karyanya dipentaskan di even Internasional.

Pada even ini, Mila berangkat bersama tim dari Indonesia yang terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan, profesi dan asal daerah namun menurut Mila, mayoritas berasal dari Jabodetabek. Adapun sedikit dari luar Jabodetabek seperti NTB, Bandung, Pemalang, dan dirinya sendiri yang berasal dari Sidoarjo.

Hingga pada akhirnya nama Mila Hayati dari Indonesia disebut meraih trophy Gold dan menerima trophy serta sertifikat di atas panggung bersama para juri.

Selamat dan sukses selalu untuk Mila Hayati. Semoga prestasi ini akan terus bertumbuh dan melahirkan prestasi-prestasi lebih besar di Internasional. Adapun impiannya yang terdekat dan sangat diidamkannya adalah membawa tarian karyanya sendiri yaitu Tari Batik’e Jetis di kancah Internasional yang dibawakan oleh murid sanggar Spectra Dance Studio.

Semoga impian dan harapan besar ini segera terwujud dan menjadikan dunia seni tari tradisional Indonesia khususnya Sidoarjo, Jawa Timur terus bertumbuh, berkembang dan makin terkenal di dunia.


Sumber :

https://spectradancestudio.wordpress.com/2022/08/05/mila-dari-sidoarjo-meraih-trophy-gold-di-asia-arts-festival-2022/

Sunday, June 5, 2022

Ikon Baru Sidoarjo Bernama Hikayat Kota Delta

Bakal Dibangun Ikon Baru Sidoarjo Bernama Hikayat Kota Delta

4 Juni 2022, 23:27:58 WIB


Pemkab Sidoarjo akan membangun ikon baru di Tugu Babalayar dengan judul Hikayat Kota Delta. (Dok Jawa Pos)


Akhirnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo memutuskan desain dengan nama Hikayat sang Delta menjadi pemenang sayembara desain Tugu Babalayar. Artinya, desain tersebut yang akan dipakai pada tugu yang berada di perempatan Babalayar di Jalan Pahlawan itu.

Kepala DLHK M. Bahrul Amig menyatakan, desain itu paling tepat untuk diaplikasikan. Pertama, ada kesan modern. Ada permainan lampu pada tugu tersebut. Kedua, tugu itu bisa dilihat dari banyak sudut. Ketiga, desain tugu tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas. ”Desainnya tidak memakan tempat karena tugunya nanti maksimal selebar 5 meter,” jelasnya. Tingginya sekitar 6 meter.

Amig mengungkapkan, ada gambaran Kota Delta dalam tugu tersebut. Jika tugu dilihat dari atas, ada siluet huruf S yang berarti Sidoarjo. Huruf S itu terbentuk dari gambar udang dan bandeng yang menjadi ikon Sidoarjo.

Tampak depan dan belakang tugu, ada siluet bentuk candi. Maknanya, Sidoarjo memiliki jejak sejarah berupa Kerajaan Jenggolo. Di sisi kanan dan kiri tugu, terlihat haluan perahu. Siluet haluan perahu tersebut merupakan representasi budaya rutin ”nyadran” yang menggunakan perahu di Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menegaskan, harus ada kultur Sidoarjo yang diselipkan. ”Kriterianya, kami menyelipkan budaya Sidoarjo dan estetis,” kata Muhdlor. 


Sumber :
https://www.jawapos.com/surabaya/04/06/2022/bakal-dibangun-ikon-baru-sidoarjo-bernama-hikayat-kota-delta/

Thursday, May 12, 2022

Lontong Kupang Petis Khas Sidoarjo

Lontong Kupang Petis Khas Sidoarjo Diserbu Pecinta Kuliner Jalanan

Kamis, 12 Mei 2022 | 18:29 WIB

Warung legendaris lontong kupang bumbu petis khas Sidoarjo Jawa Timur selalu ramai diserbu pembeli. Per harinya, 500 porsi yang disediakan pun habis terjual hanya dalam waktu 4 jam. Bahkan kuliner itu menjadi langganan artis dan pejabat.

Warung makanan legendaris itu berada di kawasan Jalan Raya Mojopahit Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Berada di sepanjang jalan raya membuat warung itu selalu diserbu oleh pengguna jalan.

Warung itu menyajikan makanan khas Sidoarjo, yakni lontong kupang. Kuliner itu terdiri dari lontong dengan kuah kerang berukuran kecil. Disajikan dengan bumbu, seperti gula, bawang putih, cabe rawit dan petis khas Sidoarjo.

Lontong kupang semakin enak dinikmati dengan tambahan sate kerang dengan rasa manis pedas. Pembeli rela mengantri, karena rasa lontong kupang Sidoarjo bikin ketagihan.

Pemilik kedai kupang lontong, Misari menyiapkan 500 porsi setiap harinya. Pada musim liburan, kupang lontongnya selalu ludes terjual hanya dalam waktu 4 jam.

Harga satu porsi kupang lontong 13 ribu rupiah, sedangkan satu porsi sate kerang 7 ribu rupiah.


Sumber :

https://www.kompas.tv/article/288104/lontong-kupang-petis-khas-sidoarjo-diserbu-pecinta-kuliner-jalanan?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Related Posts