Nama dan singkatan kota di Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) Indonesia dalam SNI 7657:2010 yang mengacu pada ISO 3166-2.
Sumber:
https://www.kodesingkatan.com/singkatan-kota-sidoarjo-sda/
Nama dan singkatan kota di Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) Indonesia dalam SNI 7657:2010 yang mengacu pada ISO 3166-2.
Sumber:
https://www.kodesingkatan.com/singkatan-kota-sidoarjo-sda/
Temukan Penetral Bau Sampah, Mahasiswi Sidoarjo Ini Raih Trash Control Heroes
Selasa, 01 Feb 2022 11:20 WIB
Seorang mahasiswi asal Sidoarjo berhasil menemukan eco lindi cairan penetral bau sampah. Atas temuannya ini, mahasiswa itu diganjar penghargaan Trash Control Heroes dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Mahasiswi tersebut yakni Rania Nura Andindhita warga Desa Prasung, Kecamatan Buduran. Perempuan 20 tahun ini adalah mahasiswi Fakultas Biologi UGM. Rania menuturkan temuannya ini berawal dari hasil diskusi dengan ayahnya Bahrul Amig. Kebetulan ayahnya ini adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.
Ia kemudian menjelaskan air eco lindi yang ditemukannya berasal dari endapan tumpukan sampah mempunyai sifat mendukung keragaman mikroba.
"Setelah air lindi ini dicampur dengan molase atau sisa air tebu, katalis penghasil enzim serta asam sulfat, bisa menghilangkan bau dan mampu melepaskan amoniak dan metana yang ada di tumpukan sampah," jelas Rania, Selasa (1/2/2022).
Pembuatan Eco Lindi, lanjut Rania, terbilang cepat dan ekonomis. Satu galon katalis bisa menghasilkan 10 ribu liter eco lindi. Sedangkan satu kali pembuatan eco lindi bisa dibuat 42 kali 10 ribu liter. Pembuatan Eco Lindi cepat dan murah. Satu galon katalis bisa menghasilkan 10 ribu liter eco lindi. Satu kali pembuatan eco lindi bisa dibuat 42 kali 10 ribu liter tersebut.
Untuk proses penggunaanya, Rania mengatakan cukup cairan disemprotkan ke tumpuka sampah. Adapun reaksinya hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.
"Untuk pengembangannya, nantinya eco lindi tidak hanya bisa menetralkan bau sampah saja. Namun bisa juga difungsikan sebagai pupuk atau penyubur tanaman," imbuhnya.
Menanggapi temuan anaknya ini, Bahrul Amig menyebut sebagai temuan yang penting untuk dunia lingkungan. Khususnya sampah yang mengeluarkan bau tak sedap seperti di tempat pembuangan akhir (TPA).
"Bau di TPA dan tempat pengolahan sampah, saat ini telah bisa diatasi dengan eco lindi ini. Dengan disemprot eco lindi, bau sampah yang datang di TPA bisa netral," kata Amiq.
Menurut Amiq, Eco Lindi telah diuji coba untuk mengatasi problem bau di sekitar peternakan. Hasilnya, eco lindi ini dinyatakan aman untuk ternak. Tak hanya itu, pihaknya eco lindi juga telah mencoba di lingkungan pasar.
"Selain itu kami sudah uji cobakan di lingkungan pasar karena mikrobaya sangat reaktif. Temuan Eco Lindi ini bisa diaplikasikan di semua aktivitas limbah yang menghasilkan bau," tandas Amiq.
Sumber :
https://www.detik.com/jatim/jatim-moncer/d-5923442/temukan-penetral-bau-sampah-mahasiswi-sidoarjo-ini-raih-trash-control-heroes.
Keren! Kini Ada Wisata Jet Ski di Sidoarjo yang Menantang untuk Dicoba
Jumat, 21 Jan 2022 13:45 WIB
Olahraga jet ski kini hadir di Sidoarjo. Warga Jawa Timur pun tak perlu jauh-jauh untuk mencari olahraga ekstrem yang memacu adrenalin ini.
Di Sidoarjo, olahraga ini bisa dinikmati di Seven Point Jetski, tepatnya di Dusun Bangunsari, Desa Kalisogo, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Lokasinya pun tak jauh. Hanya sekitar 15 km ke arah selatan dari pusat kota Sidoarjo.
Jet ski ini melaju di perairan sungai Porong. Pengelola Seven Point Jetski Agus Panca mengaku sengaja memilih lokasi ini untuk mendorong potensi lokal, untuk meningkatkan perekonomian warga yang dekat dengan sungai Porong.
"Kami memilih mendirikan water sport di perairan sungai Porong ini yang pertama untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar sungai," kata Agus kepada detikcom di Jabon, Sidoarjo, Senin (17/1/2022).
Agus mengungkapkan mendirikan wahana olahraga ekstrem ini sebenarnya tidak mudah. Namun harus dipikirkan arus air sungai, serta tingkat sampah yang terbuang di sungai Porong. Karena, apa bila banyak sampah, maka bisa mengganggu laju kecepatan jet ski.
"Selain untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar, wahana ini bisa dipakai tempat latihan atlet jet ski Jawa Timur," jelas Agus.
Untuk harganya, Agus mematok tarif yang sepadan. Dia menyebut ada paket hemat yang bisa dinikmati masyarakat.
"Untuk warga Sidoarjo yang ingin memakai wahana Seven Point Jetski di Jabon, bisa memilih paket yang kami sediakan. Yang pertama selama 15 menit dengan biaya Rp 150 ribu. Kemudian paket satu ke Pulau Lusi dengan biaya Rp 1 juta, dan paket spesial touring ke Gili Ketapang Banyuwangi dengan Rp 4,5 juta," paparnya.
Sementara itu warga Sidoarjo pecinta jet ski, Wahyuni (31) mengaku wahana ini seru dan menyenangkan. Dia mengatakan tak perlu khawatir dengan safety bagi pemula, karena di Seven Point telah disiagakan instruktur dan pendamping yang berpengalaman dan memiliki sertifikat pelatih resmi.
"Bagi warga Sidoarjo dan sekitarnya yang ingin bermain jet ski tidak perlu jauh-jauh ke bali, Lombok atau Kepulauan Seribu. Cukup di Sidoarjo sudah tersedia," kata Yuni usai mencoba Jetski.
Yuni menambahkan, suasana di sini juga tidak terlalu crowded. Apa lagi ditambah angin sepoi-sepoi dan ombak yang stabil semakin menambah nikmat berlatih jetski.
Dia menyebut, dalam kondisi pasang maupun surut, bermain jetski di sini bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi pemula.
"Namun jika menginginkan sensasi ombak yang lebih menantang, boleh keluar dari jalur sungai Porong menuju laut," ungkapnya.
"Beberapa paket sewa jet ski dengan varian harga yang tergolong sangat terjangkau jika dibandingkan dengan price list di Bali dan tempat-tempat lainnya," tambah Yuni.
Sementara itu, wisatawan asal Gedangan, Sidoarjo, Vivin (29), mengatakan, dirinya sangat terkesan bermain jet ski. Apa lagi ini merupakan yang pertama kalinya.
"Awalnya khawatir. Namun setelah mencoba beberapa saat ternyata sangat mengasyikkan. Rasanya seperti naik motor matik namun berhentinya agak susah," kata Vivin.
Hal serupa dikatakan Noe, wisatawan asal Krian. Meskipun sempat takut, namun dia akhirnya merasa aman karena didampingi instruktur berpengalaman.
"Ini yang pertama kali naik jet ski. Meskipun saya takut air tapi saya merasa aman karena didampingi instruktur dan memakai jaket pelampung. Kapan-kapan saya akan mencoba lagi," pungkas Neo.
Sumber :
https://travel.detik.com/travel-news/d-5908170/keren-kini-ada-wisata-jet-ski-di-sidoarjo-yang-menantang-untuk-dicoba.
Temuan Potensi Logam Tanah Jarang di Lumpur Lapindo, ESDM Ungkap Perkembangannya
Jumat, 21 Januari 2022 16:37 WIB
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Data Mineral Eko Budi Lelono mengatakan pihaknya telah melakukan kajian yang lebih rinci dan sistematis mengenai potensi logam tanah jarang di lumpur Lapindo, Sidoarjo.
Kajian itu melanjutkan temuan pada survei umum pada tahun 2020. "Hasilnya masih dalam proses karena ini baru selesai akhir 2021. Jadi kalau sudah selesai menyeluruh akan kami sampaikan," ujar Eko dalam konferensi pers, Jumat, 21 Januari 2022.
Eko mengatakan kajian kali ini dilakukan dengan menggandeng institusi lain, sehingga perlu waktu untuk mengintegrasikan hasil temuannya. Dari sana, akan diketahui berapa besar potensi logam tanah jarang di Sidoarjo.
Logam tanah jarang merupakan salah satu mineral yang menjadi perhatian lantaran dibutuhkan dalam pengembangan kendaraan listrik.
Eko mengatakan pada 2020, Badan Geologi melakukan penyelidikan di sana. Secara umum, ada indikasi keberadaan logam tanah jarang di lokasi tersebut.
Selain logam tanah jarang, ia menyebut ada potensi dari logam lain, termasuk logam vritical raw materials. "Jumlahnya lebih besar dari logam tanah jarang di Lapindo," ujar Eko.
Karena itu, tahun lalu Badan Geologi melakukan kajian bekerja sama dengan Ditjen Minerba serta Pusat Teknologi Mineral di Balitbang ESDM terkait potensi logam tanah jarang tersebut.
Sebelumnya, berdasarkan data Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM, telah diidentifikasi sebanyak 28 lokasi yang memiliki potensi logam tanah jarang, termasuk lumpur Lapindo Sidoarjo.
Secara rinci, potensi tersebut tersebar di 16 lokasi di Sumatera, tujuh lokasi di Kalimantan, tiga lokasi di Sulawesi dan dua lokasi di Jawa.
Sumber :
https://bisnis.tempo.co/read/1552478/temuan-potensi-logam-tanah-jarang-di-lumpur-lapindo-esdm-ungkap-perkembangannya?page_num=2
Urai Kemacetan, Tarik dan Krian Akan Dibangun Tiga Flyover di Atas Perlintasan Sebidang KA
12/01/2022
Pemerintah berencana membangun flyover di atas perlintasan sebidang KA untuk mengurai kemacetan yang sering timbul saat Kereta api melintas di Sidoarjo.
Plt Asisten II Setda Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki menjelaskan, dalam rangka menjalankan amanah Permenhub nomor 36 tahun 2011 tentang ditutupnya perlintasan sebidang dengan membangun flyover di atasnya untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang timbul saat Kereta api lewat.
“Kita akan koordinasi dengan pihak kementerian perhubungan dan PT KAI tentang pembangunan fly over ini,”ujar Budi saat meninjau perlintasan sebidang Desa Kedinding Tarik, Rabu 12 Januari 2022.
Dijelaskan Budi, untuk tahun 2022 ada tiga titik perlintasan sebidang di wilayah kabupaten Sidoarjo yang akan dibangun fly over diatasnya.
“Perlintasan sebidang di Desa Banjarwungu, Kedinding dan Krian,”ungkap Budi.
Menurutnya pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan karena lahan yang akan dibangun flyover sebagian besar milik PT KAI. Bulan Maret akan dilakukan lelang pekerjaan dan sekitar bulan Juli pengerjaannya akan dilakukan.
“Target pembangunan flyover selesai pada tahun 2023 dengan menggunakan sistem pembangunan tahun jamak (multiyears),”ucapnya.
Dengan dibangunnya flyover di atas perlintasan sebidang tersebut diharapkan sudah tidak ada lagi kemacetan maupun kecelakaan yang disebabkan kereta api.(cles)
Sumber :
https://sidoarjoterkini.com/urai-kemacetan-tarik-dan-krian-akan-dibangun-tiga-flyover-di-atas-perlintasan-sebidang-ka/
https://lingkarjatim.com/lingkar-utama/urai-kemacetan-pemkab-sidoarjo-bakal-bangun-flyover/
Pembangunan Frontage Road Aloha – Gedangan, Solusi Kemacetan
December 24, 2021 admin
Tingginya volume kendaraan yang melintas dari arah Surabaya, Sidoarjo, dan kendaraan dari jalan Juanda berakibat kemacetan dikawasan bundaran Aloha Gedangan. Ditambah keberadaan rel kereta api, krosing saat kendaraan hendak putar balik membuat kawasan itu padat kendaraan.
Dalam hal ini, pemkab Sidoarjo menyampaikan usulan terkait penataan bundaran Aloha Gedangan, pemkab juga menyiapkan desain untuk pembangunan dua fly over dari dan menuju jalan Juanda dengan harapan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di lokasi tersebut utamanya pada jam berangkat dan pulang kerja.
Pembangunan ini atas amanat Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.
Bupati Sidoarjo menyarankan kepada kontraktor untuk menambah pegawai atau jam kerja untuk dapat mengejar pembangunan Frontage Road.
Pembangunan FR ditargetkan selesai sepanjang 1,6 kilometer. Yakni, mulai dari Aloha hingga dekat Stasiun Kereta Api Gedangan atau perempatan Gedangan. Namun, hingga saat ini hasilnya masih belum sampai 50 persen. Terjadi keterlambatan 6 persen dari target, Ada sejumlah faktor memengaruhi keterlambatan pekerjaan itu. Di antaranya, terdapat beberapa rumah warga disekitar stasiun belum diratakan dengan tanah dan pemasangan sheet pile terhambat tiang PLN.
Tiang PLN belum dipindah karena pertimbangan teknis operasional. Jika ditotal, ada 32 tiang yang harus dipindahkan dalam proyek tersebut. Kepala Administrasi Pembangunan Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, pada minggu ke-14 dan 15, pembangunan FR mencapai 40 persen, akan kebut diminggu ke 15 dan ke 16. Karena itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meminta proyek infrastruktur untuk memecah kepadatan itu dikerjakan 24 jam nonstop.
Sumber :
http://jurnalsidoarjo.com/pembangunan-frontage-road-aloha-gedangan-solusi-kemacetan