Tuesday, September 24, 2013

Stadion Gelora Delta Sidoarjo


Kota : Sidoarjo, Jawa Timur
Dibangun : (selesai tahun 2000)
Kandang : Deltras Sidoarjo (Divisi Utama)
Kapasitas : 35.000 Penonton
Tipe Stadion : Stadion Madya (Olimpiq)
Kategori : B+
Event Besar - PON XV 2000 Jawa Timur
Big Match - Final Copa Indonesia 2006 (Arema vs Persipura 2-0)
Sejarah Singkat
Stadion Gelora Delta merupakan salah satu stadion di Indonesia yang memiliki lintasan atletik. Terletak di jantung Kota Sidoarjo dengan kapasitas 35.000 penonton, Gelora Delta ini di bangun untuk penyelengaraan PON XV 2000 Jawa Timur dan setelah evebt tersebut didepan stadion dibangun museum PON Jawa Timur. Sekarang stadion ini digunakan sebagai kandang klub Super Liga, Deltras Sidoarjo.
Kondisi Sekarang
Tribun : B
Tempat duduk : B
Fasilitas : B
Rumput : B+
Drainase :B+
Penerangan : B
Papan Skor : C+
Kondisi : B
Animo penonton (Delta Mania) datang ke stadion menyaksikan pertandingan tuan rumah Deltras Sidoarjo cukup bagus rata-rata 70% kapasitas stadion.

Saturday, July 27, 2013

Museum Mpu Tantular


Museum Negeri Mpu Tantular terletak di kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. 

Museum Mpu Tantular semula didirikan sebagai lembaga kebudayaan Stedelijk Historisch Museum Soerabaia oleh Godfried Hariowald von Faber, seorang warga Surabaya berkebangsaan Jerman, pada tahun 1933, yang kemudian diresmikan pada tanggal 25 Juli 1937.

Usaha memperluas museum terlaksana dengan diperolehnya sebuah bangunan baru di Jalan Simpang (sekarang Jalan Pemuda 3 Surabaya) dan dibiayai oleh dana yang terkumpul dari masyarakat. Tata ruangan museum ini mempunyai suatu ruangan koleksi, perpustakaan, ruang kantor, auditorium. Untuk penyempurnaan museum yang dipimpinnya, Von Faber banyak mengadakan hubungan internasional. 

Namun sebelum cita-citanya tercapai, Von Faber meninggal pada tanggal 30 September 1955. Sepeninggal Von Faber, museum tersebut tidak terawat, koleksi-koleksinya banyak yang rusak dan hilang. Kemudian museum dikelola oleh Yayasan Pendidikan Umum. 

Pada tahun 1964, museum ini memperoleh pendanaan dari Yayasan Bapak Prof Dr. M. Soetopo. Setelah dibentuknya Direktorat Permuseuman di lingkungan Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, perhatian Pemerintah terhadap museum yang dikelola Yayasan Pendidikan Umum menjadi lebih serius.

Museum Pendidikan Umum dibuka secara umum tanggal 23 Mei 1972 dan diresmikan dengan nama "Museum Jawa Timur". 

Selanjutnya museum Jawa Timur diresmikan dengan nama "Museum Negeri Jawa Timur Mpu Tantular" dengan lokasi di Jalan Pemuda 3 Surabaya. 

Karena bertambahnya koleksi, pada pertengahan tahun 1975 Museum dipindahkan ke tempat yang lebih luas yaitu di Jalan Taman Mayangkara No. 6 Surabaya, yang diresmikan pada tanggal 12 Agustus 1977 oleh Gubernur Jawa Timur Sunandar Priyosudarmo. 

Selanjutnya pada tanggal 14 Mei 2004 menempati lokasi tetap di Jl. Raya Buduran, Sidoarjo (sebelah barat Jembatan Layang Buduran).

Koleksi Unggulan

Telepon Meja
Bahan logam (perunggu). Terdiri dari dua bagian, bagian pertama untuk berbicara sedangkan bagian yang lain untuk mendengarkan. Telepon meja jenis ini dibuat sekitar abad XVIII M.

Shimponion
Asal dari Jerman abad XVIII M. Alat musik ini termasuk instrumen musik klasik, tidak menggunakan listrik, tetapi secara manual dengan cara diputar.

Sepeda kayu
Merupakan bentuk sepeda yang paling tua diciptakan oleh MICHAEL KESLER seorang berkebangsaan Jerman pada tahun 1766.

Hiasan Garudeya
Ditemukan saudara Seger pada tahun 1989, di Desa Plaosan, Kec. Wates, Kab. Kediri. Hiasan ini dibuat dari emas 22 karat dengan berat keseluruhan 1.163.09 gram. Dilihat dari reliefnya, kemungkinan hiasan ini merupakan peninggalan dari abad XII-XIII M. Benda ini merupakan cindera mata dari Raja Siam kepada Raja Airlangga.

Surya Stambha
Koleksi masterpiece ini merupakan koleksi langka yang berasal dari Nusa Tenggara Timur dan disebut dengan nama "Surya Stambha".

Durga Mahesasuramardhini
Asal dari candi Jawi, Pasuruan. Mempunyai 8 tangan yang menggambarkan kekuatan dan kesaktian durga sehingga bisa mengalahkan asura (raksasa).

Sepeda Motor Uap
Diciptakan oleh warga negara Jerman bernama Gottlien Daimler, dijalankan dengan tenaga uap. Tipe sepeda motor ini pertama kali diproduksi oleh pabrik "Hildebrand Und Wolfmuller", Muenchen (Jerman) pada tahun 1885 dengan kecepatan maksimal mencapai 30km/jam.

Sepeda Tinggi
Diciptakan oleh orang Inggris, James Starley dan William Hilman, yang mendapat hak paten tahun 1970. Sering disebut "Ariel" yang berarti sepeda terbuat dari metal.




Sumber :
museum-mputantular.com
wikipedia.org

Tuesday, July 9, 2013

Jadwal Puasa dan Imsakiyah Ramadhan 1434 H daerah Sidoarjo Tahun 2013

Welcome to Ramadhan. Time for spiritual purification achieved through fasting, self-sacrifice and prayers. Happy Fasting

Berikut ini Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H / 2013 untuk wilayah Sidoarjo dan sekitarnya, sedangkan untuk daerah lainnya di Indonesia bisa dilihat di rukyatulhilal.org 




Monday, June 10, 2013

Ciri, Motif dan Warna Batik Tulis Asli Sidoarjo

Posted by   at November 18th, 2012

Ciri, Motif dan Warna Batik Tulis Asli Sidoarjo
Batik asli atau biasa disebut batik tulis, mempunyai proses khas yaitu pembuatannya menggunakan malam atau lilin. Lilin atau malam batik  yang terbuat dari campuran gondorukem, lemak minyak kelapa, dan parafin, berfungsi menutupi motif atau corak batik dari proses pewarnaan.
Batik Asli Sidoarjo dari Ciri, Motif dan Warna
Tiap daerah mmpunyai motif dan corak batik yang berbeda. Corak, motif dan warna batik biasanya sesuai dengan ciri daerah pembuat batik itu sendiri. Demikian juga dengan batik tulis Sidoarjo. Batik asli Sidoarjo dalam perkembangannya motif dan warnanya dipengaruhi oleh batik Madura.

Ciri, Motif dan Warna Batik Tulis Asli Sidoarjo

Pada awalnya batik asli Sidoarjo mempunyai ciri dan motif yang khas. Warna batik asli Sidoarjo-pun pada awalnya tidak mencolok dan cenderung berwarna gelap kecoklatan. Tapi dari perkembangannya, motif dan warna dari batik asli Sidoarjo dipengaruhi oleh batik Madura.

Motif dan Warna Batik Asli Sidoarjo

Awalnya, batik asli Sidoarjo mempunyai motif beras utah, kembang bayem, dan kebun tebu. Motif Beras Utah ini terkait dengan melimpahnya bahan pangan terutama padi yang ada di Sidoarjo. Sehingga, dengan penduduk Sidoarjo yang relative kecil waktu itu, kelebihan beras tersebut tentu akan dilimpahkan ke daerah lain. Motif Kebun Tebu ini terkait dengan Sidoarjo yang dulunya dikenal sebagai penghasil gula terbesar. Motif Kembang Bayem ini terkait dengan banyaknya sayuran bayam di daerah pedesaan Sidoarjo. Tanaman tersebut sangat mudah dijumpai di sekitar rumah penduduk, baik yang ditanam maupun yang tumbuh liar.
Batik Asli Sidoarjo dari Ciri, Motif dan Warna
Dari segi warna, awalnya batik asli Sidoarjo tidak begitu mencolok cenderung berwarna gelap (cokelat) dan motifnya tidak ada yang memakai binatang. Namun, karena konsumen kebanyakan masyarakat Madura, maka pengrajin batik Sidoarjo pun mengikuti permintaan tersebut. Sehingga, muncullah warna-warna mencolok seperti merah, biru, hijau, hitam dan sebagainya. Karena itulah, Sidoarjo juga terkenal dengan batik motif Madura.
Batik Asli Sidoarjo dari Ciri, Motif dan Warna
Dari segi gambar batik asli Sidoarjo juga berkembang beberapa motif yaitu burung merak dari samping dengan sayap menutup, kupu-kupu, bunga kenongo, kembang bayem dengan latarnya bermotif beras utah, cecekan, dan sunduk kentang.
Di Sidoarjo masih terdapat desa pengerajin batik tradisional yaitu Kampoeng Batik Jetis yang tetap mempertahankan ciri khas dari batik Asli Sidoarjo itu sendiri. Keunggulannya batik tulis JetisSidoarjo ini warnanya yang tahan lama, sampai 10 tahun.
Laporan dari  Sidoarjo Festival, Festival UKM se-Sidoarjo dengan sumber artikerl : Batik asli Sidoarjo

Sumber : deltablogger.com

Tuesday, June 4, 2013

Suncity Sidoarjo

SunCity Plaza merupakan sentra bisnis terpadu ini terdapat SunCity Mall, Sun Hotel, SunCity Convention Hall, SunCity Waterpark, dan berbagai ruko dan bangunan komersial lainnya. 

SunCity Plaza diresmikan oleh bupati Win Hendrarso pada Oktober 2008. 

Sun City Plaza terdapat hipermarket Giant, department store Borobudur, Pizza Hut, KFC, Solaria, D Cost, Es Teller 77, Hoka Hoka Bento dan Salon Johny Andrean. 



Suncity yang berlokasi di Jl. Pahlawan No.1  Sidoarjo merupakan komplek terlengkap terdapat berbagai tempat yang menarik, seperti Suncity Mall, Convention Hall, Waterpark, Pizza Hut, Tropiz, The Sun Hotel, hingga ruko-ruko yang ternama, seperti Sophie Martin, Zoya, MX Karaoke, Salon Aliya, Istana Boneka, Elizabeth, Tempat bimbingan belajar dan bermain musik, Cinderella Fashion, dan masih banyak lagi.

Mayoritas orang-orang datang ke Suncity ini biasanya untuk berbelanja di Suncity Mall yang didalamnya terdapat pula Giant Hypermart. Tempat ini selalu tak pernah sepi oleh pengunjung. 




The Sun Hotel adalah hotel berbintang tiga yang mengusung konsep minimalis, tetapi tetap elegan. 




Sumber :

http://www.indoplaces.com/mod.php?mod=indonesia&op=view_region&regid=323

Tuesday, May 28, 2013

Oleh-oleh Khas Sidoarjo


1.Wader kriuk

Salah satu yang menjadi produk andalan oleh-oleh khas Sidoarjo adalah Wader kriuks karena wader ini adalah wader pilihan yang diperoleh dari kekayaan laut di Sidoarjo dan sekitarnya. Berbeda dengan rekannya yang di air tawar, wader air laut sangat berbeda akan citarasanya yang sangat gurih dan renyah sehingga sangat nikmat bila dimakan buat camilan atau dibuat lauk yang dipadukan dengan sambal terasi atau sambal bawang. Dengan rasa gurih yang khas ditambah dengan sambal yang mantap akan menjadikan Wader kriuks oleh-oleh yang unik dari Sidoarjo yang sangat patut untuk dicoba dan dibawa untuk diberikan ke sanak saudara, teman, handai taulan atau tetangga dekat anda.



2.Kerupuk udang Sidoarjo

Kerupuk udang adalah primadonanya oleh-oleh khas dari Sidoarjo. Anda akan dapat dengan mudah mendapatkan penganan ini karena penjual kerupuk udang Sidoarjo terdapat diberbagai tempat terutama tempat penjualan oleh-oleh yang terletak di jalan utama kota Sidoarjo.



3.Terasi Sidoarjo

Terasi termasuk penganan yang sangat populer di Jawa Timur, tak terkecuali Sidoarjo. Industri pembuat terasi menyebar ke berbagai tempat di Sidoarjo, disamping bahan bakunya melimpah, peminat penganan ini juga hampir merata di berbagai umur. Terasi Sidoarjo terkenal gurih dan harum sehingga banyak penduduk Sidoarjo yang berdomisili di luar Sidoarjo selalu membawa penganan ini sebagai obat kangen tempat kelahiran mereka.



4.Petis

Petis adalah salah satu primadona oleh-oleh dari Sidoarjo. Rasanya anda belum ke Sidoarjo apabila pulang tanpa membawa serta penganan ini. Warna petis Sidoarjo sangat hitam pekat serta harum gurih yang sudah dapat dibayangkan kenikmatannya apabila dipakai membuat rujak cingur, tahu petis dan lain-lain.



5.Bandeng Asap

Merupakan jajanan khas sidoarjo yang terbuat dari bahan baku ikan bandeng, dengan bumbu teh, bawang putih, bawang merah, ,erica, dan garam.untuk bahan sambalnya memakai kecap manis, petis, air, jeruk nipis, dan cabe rawit.Proses pembuatanya tidak sembarangan dimana harus benar-benar oelh orang yang sudah berpengalaman.



6.Bandeng Presto

Sidoarjo memang sangat pantas menjadikan bandeng dan udang sebagai maskotnya. Karena di setiap sudut rumah pasti kita akan sering melihat orang memakan nasi berlauk bandeng ataupun mengunyah kerupuk udang yang gurih serta nikmat. Sayangnya, daging bandeng yang empuk dan nikmat tersebut seringkali sulit dinikmati karena durinya yang sangat banyak.

Namun, sebagai seseorang yang suka makan bandeng, inovasi bandeng berduri lunak pun diciptakan. Alat presto yang digunakan ada beberapa ukuran mulai satu liter, dua liter, sampai dengan sepuluh liter.

Cara membuat bandeng presto yang hampir selalu ada di setiap rumah kawasan Sidoarjo ini cukup mudah. Bersihkan bandeng tanpa dibuang sisiknya. Kemudian masukkan bandeng ke dalam larutan garam dan kunyit. Setelah itu letakkan bandeng di panci presto dengan cara bertingkat. Cara ini digunakan sebagai sarana agar bandeng tak saling menumpuk dan akhirnya hancur. Untuk melunakkan duri, presto bisa digunakan selama +/- 1 jam dan lunaklah semua durinya.

Biasanya bandeng yang dipresto memiliki ukuran kecil sekitar 150-200 gram per ekor. Dan masakan ini dibalut dengan telur kocok ketika akan digoreng dan digunakan sebagai teman makan nasi dengan disertai sambal tomat yang membuat perut menjadi lapar kembali.



7.Otak-Otak Bandeng

Jika selama ini kita hanya mengenal otak-otak bandeng sebagai masakan khas Gersik, maka jangan dikira bahwa di Sidoarjo pun terdapat banyak otak-otak bandeng buatan pengrajin sepanjang daerah Sedati, Sidoarjo. Otak-otak bandeng khas Sidoarjo ini rasanya berbeda dengan otak-otak bandeng Gersik. Inilah yang disebut dengan kreativitas untuk membuat maskot bandeng sebagai berbagai masakan yang sangat lezat.

Otak-otak bandeng Sidoarjo berbeda resep dengan otak-otak Bandeng Gersik. Di Sidoarjo, otak-otak bandeng menggunakan kelapa sangrai sebagai pengisinya berdampingan dengan bumbu halus dan telur kocok.



8.Kupang Lontong

Memang popularitas makanan daerah yang satu ini tidak sepopuler rawon, soto, gudeg Jogja, nasi liwet Solo dsb. Namun sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur, khususnya di daerah Sidoarjo dan sekitarnya.

Kupang adalah sejenis kerang laut yang berukuran sangat kecil. Kupang yang digunakan dalam makanan ini berwarna putih kekuning-kuningan yang biasanya disebut kupang beras. Sesuai dengan namanya, ia disajikan dengan potongan2 lontong dan diberi kuah air rebusan kupang. Sebelum disajikan di atas piring digerus gula merah, bawang putih, petis udang, dan cabai (sesuai request konsumen) lalu diberi sedikit perasan jeruk, sedangkan kupangnya direbus dengan daun bawang dan bawang putih.


Sumber : kaskus.co.id

Related Posts