Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Monday, April 10, 2023

Ratusan Pabrik di Sidoarjo Terancam Pailit

Ratusan Pabrik di Sidoarjo Terancam Pailit, Ribuan Karyawan PHK

Senin, 09 Januari 2023 17:37 WIB

Ratusan pabrik atau perusahaan yang ada di Sidoarjo dikabarkan bangkrut akibat lemahnya perekonomian global. Hal tersebut disampaikan Ahmad Fauzi, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur.

Ia menyebutkan, ada beberapa hal yang menyebabkan ratusan perusahaan di Sidoarjo bangkrut. Di antaranya karena lemahnya ekonomi global akibat perang dunia. 

"Akibat perang, Amerika tidak menerima impor" ucap Fauzi, saat dikonfirmasi Ngopibareng.id pada Senin, 9 September 2023.

Kondisi tersebut sangat berdampak terhadap perekonomian di Indonesia, termasuk Sidoarjo. Banyak perusahaan mengalami kerugian atau bahkan gulung tikar terutama perusahaan yang bergerak di bidang ekspor.

"Paling berdampak adalah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor seperti garmen, sepatu, atau lainnya," imbuhnya.

Bangkrutnya ratusan perusahaan di Sidoarjo juga dipicu oleh beberapa hal. Seperti mahalnya biaya produksi yang tak sebanding dengan keuntungan perusahaan, sehingga perusahaan tidak mampu bersaing membayar upah yang terlalu tinggi. 

"Saat ini, kondisi pasar juga sedang lesu khususnya ekspor," ucap Fauzi.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo, ada 208 perusahaan yang mengalami pailit. Akibatnya sebanyak 1363 karyawan terdampak mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Jumlah tersebut merupakan karyawan yang sudah resmi terlapor di Disnaker Sidoarjo.

Fauzi mengatakan pihaknya akan tetap memperjuangkan hak dan kewajiban para buruh sesuai dengan kesepakatan perusahaan. "Hak dan kewajiban buruh tetap diperjuangkan agar sama-sama jalan. Buruh tidak menjerit dan pengusaha tidak keberatan," tutupnya.


Sumber :

https://www.ngopibareng.id/read/ratusan-pabrik-di-sidoarjo-terancam-pailit-ribuan-karyawan-phk

Sunday, March 19, 2023

Sidoarjo Jadi Lokasi Puncak Resepsi 1 Abad NU

Alasan PBNU Pilih Sidoarjo Jadi Lokasi Puncak Resepsi 1 Abad NU

Minggu, 05 Feb 2023 09:14 WIB

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Puncak Resepsi 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada Selasa 7 Februari 2023 mendatang. Terpilihnya Sidoarjo sebagai lokasi perhelatan lantaran daerah tersebut menjadi tempat para pendiri NU menempa diri memperdalam ilmu agama.

Juru Bicara Puncak Resepsi 1 Abad NU Rahmat Hidayat Pulungan mengungkapkan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari dan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan pernah mengenyam pendidikan di daerah yang memiliki nama asal Sidokare ini.

Karenanya, tutur Rahmat, peringatan 1 Abad NU digelar di Sidoarjo dalam rangka menjemput limpahan berkah yang ada padanya.

"Dengan penyelenggaraan di Sidoarjo, kita ingin meraup berkah dari para muassis (pendiri) NU dan guru-guru dari beliau-beliau semua," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/2/2023).


Muktamar Fikih Peradaban di Harlah NU Bahas Piagam PBB, Ini Alasannya

Rahmat menyebut hal ini sesuai dengan semangat yang digelorakan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam menyambut 1 Abad NU ini, yaitu mengambil berkah sebanyak-banyaknya.

"Kita tahu, Gus Yahya selalu menyampaikan dalam berbagai pidato sambutannya bahwa Resepsi Satu Abad NU ini harus diniatkan untuk mengambil berkah," imbuhnya.

Rahmat pun mengajak seluruh Nahdliyin untuk bersama-sama memperbaharui niat menghadiri Resepsi 1 Abad NU dalam rangka mengambil berkah.

"Ayo, kita hadiri 1 Abad NU ini dengan niat memperoleh berkah," ucapnya.

"Momentum yang mungkin cuma datang sekali seumur hidup ini harus kita manfaatkan dan maksimalkan sebaik-baiknya," lanjut Rahmat.


NU Ajak Masyarakat Jadi Relawan Puncak Resepsi Satu Abad di Sidoarjo

Sementara itu, Ketua Pelaksana Resepsi 1 Abad NU H Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan saat ini persiapan acara sudah mencapai 80%. "Kita tinggal tunggu tanggal 7 (Februari 2023) saja," tandasnya.

Diketahui, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan dan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo. Bahkan, Kiai Hasyim diangkat sebagai menantu oleh kiainya, yaitu KH Ya'qub.


Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-6552111/alasan-pbnu-pilih-sidoarjo-jadi-lokasi-puncak-resepsi-1-abad-nu.

Sunday, March 12, 2023

Satu Abad NU di Sidoarjo

Alasan Peringatan Satu Abad NU Digelar di Sidoarjo

Selasa, 7 Februari 2023 19:09 WIB

Peringatan satu abad NU digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada hari ini, Selasa, 7 Februari 2023. Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi perhelatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) bukan tanpa sebab.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengatakan, Sidoarjo merupakan tempat yang memiliki ikatan kuat dengan NU salah satunya adalah tempat belajarnya Kiai Hasyim Asy'ari selaku pendiri NU.

Kiai Hasyim Asy'ari dan Syaikh Muhammad Kholil Bangkalan pernah belajar di Sidoarjo. Keduanya pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Siwalan Panji.

"Dengan penyelenggaraan di Sidoarjo kita ingin meraup berkah dari para pendiri NU dan guru-guru dari beliau semua," kata Rahmat dilansir laman resmi NU.

Hal ini sesuai dengan semangat yang digelorakan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam menyambut Satu Abad NU ini, yaitu mengambil berkah sebanyak-banyaknya.

"Kita tahu, Gus Yahya selalu menyampaikan dalam berbagai pidato sambutannya, bahwa Resepsi Satu Abad NU ini harus diniatkan untuk mengambil berkah," ujarnya.

Oleh karena itu, Rahmat kembali mengajak seluruh Nahdliyin untuk bersama-sama memperbaharui niat menghadiri Resepsi 1 Abad NU dalam rangka mengambil berkah.


Satu Abad NU Diisi dengan Berbagai Acara

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan alasan pelaksanaan acara pada 7 Februari karena penentuan perayaan ulang tahun NU berdasarkan tanggal lahir dalam penanggalan Hijriyah.

"NU dibentuk pada 16 Rajab 1344 H. Sekarang ini Dzulqa'dah 1443 H. Kurang dari 2 bulan kita masuk 1444. Insya Allah hari lahir NU 16 Rajab 1444 H akan jatuh pada awal (7) Februari 2023 mendatang," kata Gus Yahya melalui keterangan tertulis Senin, 6 Februari 2023.

Acara telah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dengan acara pembacaan shalawat dan doa. Selain Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh lainnya. Menkopolhukam Mahfud Md, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan tokoh lainnya.

Beberapa diantaranya sempat menyampaikan pidato. Jokowi misalnya, sempat memuji konsistensi NU yang menjauhi politik identitas dan radikalisme. Di sisi lain, Erick Thohir sebagai Ketua Panitia Pengarah mengatakan bahwa sejarah perjuangan Indonesia tidak lepas dari peran NU. Sedangkan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa satu abad NU adalah satu abad gerakan.

Acara resepsi satu abad Nahdlatul Ulama tersebut juga akan diisi oleh sejumlah penyanyi yang akan menghibur para Nahdliyin yang hadir. Rhoma Irama, Maher Zain, dan Slank merupakan beberapa artis yang akan tampil membawakan beberapa lagu dalam acara tersebut. Selain itu, acara resepsi satu abad Nahdlatul Ulama juga akan disemarakkan oleh pawai dan bazar UMKM. Acara ini direncanakan akan berakhir pada pukul 23.59 WIB nanti.


Harapan untuk NU di Usianya yang Menginjak Satu Abad

Sejumlah pihak juga menyampaikan harapannya kepada NU di usianya yang menginjak satu abad. Jokowi berharap agar NU dapat menjadi teladan umat Islam Indonesia dan berperan aktif dalam pendidikan serta pemuda. Erick Thohir berpesan agar NU dapat menjaga nilai dan tradisi bangsa dari era globalisasi.

Harapan untuk NU juga datang dari Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap agar NU dapat semakin besar dan kuat menjaga bangsa. Sementara itu, Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad NU Yenny Wahid, menyatakan bahwa perkembangan NU yang sudah berusia satu abad harus tetap relevan dengan perkembangan zaman dan harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi keagamaan yang melayani masyarakat.


Sumber :

https://nasional.tempo.co/read/1688816/alasan-peringatan-satu-abad-nu-digelar-di-sidoarjo

Sunday, January 8, 2023

Ratusan Perusahaan Sidoarjo Bangkrut

Ratusan Perusahaan Sidoarjo Bangkrut, Disnaker Pastikan Bantu Mediasi Karyawan Terdampak

Sebanyak 208 perusahaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dilaporkan mengalami gulung tikar atau bangkrut, dan telah ditetapkan pailit.

Ainun Amalia Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kabupaten Sidoarjo mengatakan, situasi tersebut karena beberapa faktor, seperti biaya produksi dengan profit yang diperoleh perusahaan tidak seimbang, hingga faktor kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

“Faktornya memang banyak, salah satunya juga ketidakmampuan dalam pembayaran UMK dan sebagainya. Perusahaan yang bangkrut dan dinyatakan pailit jenisnya beragam, mulai produsen bahan makanan, pabrik kayu dan sebagainya,” kata Ainun saat dikonfirmasi suarasurabaya.net, Jumat (6/1/2023).

Sebagai informasi, UMK Kabupaten Sidoarjo telah mengalami perubahan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/889/KPTS/013/2022, Tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2023. Di Kabupaten Sidoarjo, UMK mengalami kenaikan sebesar Rp4.518.581 per bulan, naik 3,4 persen atau sekitar Rp150 ribu.

Adapun dari data yang diperoleh Disnaker Kabupaten Sidoarjo, kata Ainun, total ada 1363 karyawan yang terdampak mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pemkab selanjutnya akan membantu memediasi para terdampak PHK dengan perusahaan asal, khususnya terkait pemenuhan hak-hak mereka, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

“Kami (Disnaker) pasti memfasilitasi untuk mediasi pekerja terdampak (PHK). Hanya, yang menjadi catatan itu PHK yang terlaporkan kepada kami. Jadi total 1363 itu yang sudah terlapor secara resmi,” terangnya.

Kadisnaker mengungkapkan, pihaknya belum bisa mendeteksi perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK tanpa adanya pelaporan. Karena, kata dia, tidak sedikit perusahaan yang melakukan PHK tapi tidak melaporkan kepada Disnaker.

“Kalau menurut prediksi kami, kemungkinan bisa terjadi penambahan (jumlah PHK) karena masih banyak (perusahaan) yang belum laporan,” jelasnya.

Sementara terkait perubahan presentase angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo pasca bangkrutnya ratusan perusahaan tersebut, menurut Ainun belum bisa dipastikan. Namun, dia mengungkapkan bisa saja terjadi perubahan yang signifikan.

Berdasarkan rilis data Agustus 2022 dari Badan Pusat Statitik, pengangguran di Kabupaten Sidoarjo mengalami penurunan dari 10 poin menjadi 8,8 poin.

“Hitungannya BPS per Agustus ya, kalau dihitung sekarang tidak bisa. Mungkin bisa jadi ada perubahan poin akibat PHK ini,” pungkasnya. 


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/ekonomibisnis/2023/ratusan-perusahaan-sidoarjo-bangkrut-disnaker-pastikan-bantu-mediasi-karyawan-terdampak/

Friday, February 25, 2022

Jalan Taman Pinang Kawasan Bebas Sampah

Pemkab Sidoarjo terapkan Jalan Taman Pinang kawasan bebas sampah

 Jumat, 25 Februari 2022 20:46 WIB

Pemkab Sidoarjo menerapkan kawasan bebas sampah mulai dari Bundaran Jalan Taman Pinang Indah sampai Gading Fajar untuk menjaga kebersihan dan mengembalikan fungsi taman serta penghijauan di wilayah itu. 

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan selama ini banyak masyarakat yang menginginkan kawasan itu bisa kembali dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga, seperti bersepeda dan lari pagi, serta sebagai salah satu area penghasil oksigen bagi warga Sidoarjo.

Penerapan kawasan bebas sampah di tengah kota merupakan harapan semua warga karena masyarakat ingin Sidoarjo menjadi kota hunian yang bersih, nyaman dan rindang.

"Untuk mendukung terlaksananya program kawasan bebas sampah itu, peraturan daerah akan dijalankan. Salah satunya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah," ujar Bupati Muhdlor di Sidoarjo, Jumat.

Ia mengatakan pelanggar perda sampah akan diproses tindak pidana ringan, mulai dari teguran, surat pernyataan hingga denda.

Muhdlor mengajak warga Sidoarjo untuk ikut terlibat mewujudkan kawasan bebas sampah itu dengan menumbuhkan kepedulian agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan kota.

Menurut Gus Muhdlor, melakukan penataan kota tidak berarti dengan melakukan penggusuran para pedagang kaki lima. Ada dua kepentingan akan diakomodasi, yaitu penataan kota dan keberlangsungan pelaku UMKM, seperti pedagang kaki lima. 

"Terwujudnya kawasan bebas sampah diperlukan partisipasi semua pihak. Masyarakat berpotensi jadi pengawas dan jadi pelaku. Oleh karenanya, untuk mewujudkan kota yang nyaman perlu kesadaran bersama," kata bupati alumnus Unair Surabaya itu.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo dalam dua hari terakhir menerapkan penegakan aturan bagi warga yang membuang sampah sembarangan di wilayah Taman Pinang.

Selama waktu dua hari, petugas polisi sampah dari DLHK Sidoarjo mengamankan 14 orang yang tertangkap basah membuang sampah di sepanjang Jalan Taman Pinang Indah dan Gading Fajar.

"Para pelanggar itu oleh polisi sampah diproses sesuai dengan perda yang berlaku. Teguran dan surat pernyataan untuk tidak mengulangi dilayangkan kepada mereka," kata Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig.

Melalui penegakan aturan itu, menurut Amig, Pemkab Sidoarjo sebenarnya mengajak masyarakat agar memiliki kesamaan tujuan untuk membuat Sidoarjo menjadi kota yang nyaman, bersih dan rindang. 

Dari hasil penegakan aturan selama dua hari itu, mereka yang tertangkap basah beralasan sampah di rumahnya tidak segera diambil oleh petugas kebersihan sampah. 

"Petugas pemungut sampah yang ada di desa itu merupakan inisiatif dari lingkungan sekitar. Memang membutuhkan pengawasan dari pemerintah desa, salah satunya dengan adanya perdes dan itu harus dijalankan," katanya.

https://jatim.antaranews.com/berita/579389/pemkab-sidoarjo-terapkan-jalan-taman-pinang-kawasan-bebas-sampah


Sidoarjo Terapkan Kawasan Bebas Sampah dari Bundaran Taman Pinang Indah hingga Gading Fajar

 26/02/2022

Pemkab Sidoarjo terus mempercantik kawasan kota. Satu di antara langkah yang diambil yakni menerapkan kawasan bebas sampah mulai dari Bundaran Jalan Taman Pinang Indah sampai jalan Gading Fajar. Penerapan itu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan mengembalikan fungsi taman dan penghijuan di wilayah itu.

Selama ini banyak masyarakat yang menginginkan agar kawasan itu bisa kembali dimanfaatkan untuk olaraga seperti bersepeda, lari pagi dan sebagai salah satu oksigen bagi warga kota Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menjelaskan, penerapan kawasan bebas sampah di tengah kota merupakan harapan semua warga. Masyarakat ingin Sidoarjo menjadi kota hunian yang bersih, nyaman dan rindang.

“Untuk mendukung terlaksananya program kawasan bebas sampah itu, peraturan daerah akan dijalankan. Salah satunya peraturan daerah nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah,” ujar Bupati Muhdlor. Jumat, (25/2/2022).

Pelanggar aturan perda sampah akan diproses tindak pindana ringan. Mulai dari teguran, surat pernyataan hingga denda.

Muhdlor mengajak warga Sidoarjo untuk ikut terlibat mewujudkan itu dengan menumbuhkan kepedulian agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan kota.

Bagi Muhdlor melakukan penataan kota tidak berarti dengan melakukan penggusuran para pedagang kaki lima. Oleh karenanya dua kepentingan itu oleh Muhdlor akan diakomodir yaitu penataan kota dan keberlangsungan usaha mikro kecil seperti pedagang kaki lima.

“Terwujudnya kawasan bebas sampah diperlukan partipasi semua pihak. Masyarakat berpotensi jadi pengawas dan jadi pelaku. Oleh karenanya untuk mewujudkan kota yang nyaman perlu kesadaran bersama,” kata Bupati muda alumni Unair Surabaya itu.

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dalam dua hari terakhir menerapkan penegakan aturan bagi yang membuang sampah sembarangan.

Dasarnya, peraturan daerah nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolan sampah. Hasilnya, dalam kurun waktu dua hari, petugas Polisi Sampah dari DLHK Sidoarjo mengamankan 14 orang yang tertangkap basah membuang sampah di sepanjang jalan Taman Pinang Indah dan Gading Fajar.

“Ke 14 pelanggar itu oleh Polisi Sampah diproses sesuai Perda yang berlaku. Teguran dan surat pernyataan untuk tidak mengulangi dilayangkan kepada mereka,” kata Bahrul Amig Kepala DLHK Sidoarjo.

Tujuan dari penerapan kawasan bebas sampah di jantung kota dengan pendekatan penegakan aturan perda nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, Pemkab Sidoarjo sebenarnya mengajak masyarakat agar memiliki kesamaan tujuan, untuk membuat Sidoarjo menjadi kota yang nyaman, bersih dan rindang dibutuh kesadaran semua pihak.

Amig akan melihat seberapa jauh peraturan desa atau perdes pengelolaan sampah itu berjalan. Terutama desa yang dekat dengan kawasan bebas sampah.

Dari hasil penegakan aturan selama dua hari itu, mereka yang tertangkap basah membuang sampah jalan Gading Fajar alasannya karena sampah di rumahnya tidak segera diambil petugas sampah.

“Petugas pemungut sampah yang ada di desa itu merupakan inisiatif dari lingkungan sekitar. Memang membutuhkan pengawasan dari pemerintah desa. Salah satunya dengan adanya Perdes dan itu harus dijalankan,” imbuh Amig. (*)

https://suryakabar.com/2022/02/26/sidoarjo-terapkan-kawasan-bebas-sampah-dari-bundaran-taman-pinang-indah-hingga-gading-fajar/


Pemkab Sidoarjo Terapkan Jalan Taman Pinang Indah – Gading Fajar Menjadi  Kawasan Bebas Sampah

25/02/202252

Pemkab Sidoarjo menerapkan kawasan bebas sampah mulai dari Bundaran Jalan Taman Pinang Indah sampai jalan Gading Fajar. Penerapan itu dilakukan untuk menjaga kebersihan dan mengembalikan fungsi Taman dan penghijuan di wilayah itu.

Selama ini banyak masyarakat yang menginginkan agar kawasan itu bisa kembali dimanfaatkan untuk olaraga seperti bersepeda, lari pagi dan sebagai salah satu oksigen bagi warga kota Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menjelaskan penerapan kawasan bebas sampah di tengah kota merupakan harapan semua warga. Masyarakat ingin Sidoarjo menjadi kota hunian yang bersih, nyaman dan rindang.

“Untuk mendukung terlaksananya program kawasan bebas sampah itu, peraturan daerah akan dijalankan. Salah satunya peraturan daerah nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah,” ujar Bupati Muhdlor. Jum’at, 25 Februari 2022.

Muhdlor mengajak warga Sidoarjo untuk ikut terlibat mewujudkan itu dengan menumbuhkan kepedulian agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan kota.

Bagi Muhdlor melakukan penataan kota tidak berarti dengan melakukan penggusuran para pedagang kaki lima. Oleh karenanya dua kepentingan itu oleh Muhdlor akan diakomodir yaitu penataan kota dan keberlangsungan usaha mikro kecil seperti pedagang kaki lima.

“Terwujudnya kawasan bebas sampah diperlukan partipasi semua pihak. Masyarakat berpotensi jadi pengawas dan jadi pelaku. Oleh karenanya untuk mewujudkan kota yang nyaman perlu kesadaran bersama,” kata Bupati muda alumni Unair Surabaya itu.

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dalam dua hari terakhir menerapkan penegakan aturan bagi yang membuang sampah sembarangan.

Dasarnya, peraturan daerah nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolan sampah. Hasilnya, dalam kurun waktu dua hari, petugas Polisi Sampah dari DLHK Sidoarjo mengamankan 14 orang yang tertangkap basah membuang sampah di sepanjang jalan Taman Pinang Indah dan Gading Fajar.

“Ke 14 pelanggar itu oleh Polisi Sampah diproses sesuai dengan perda yang berlaku. Teguran dan surat pernyataan untuk tidak mengulangi dilayangkan kepada mereka,” kata Bahrul Amig Kepala DLHK Sidoarjo.

Tujuan dari penerapan kawasan bebas sampah di jantung kota dengan pendekatan penegakan aturan perda nomor 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, Pemkab Sidoarjo sebenarnya mengajak masyarakat agar memiliki kesamaan tujuan bahwa untuk membuat Sidoarjo menjadi kota yang nyaman, bersih dan rindang dibutuh kesadaran semua pihak.

Amig akan melihat seberapa jauh peraturan desa atau perdes pengelolaan sampah itu berjalan. Terutama desa yang dekat dengan kawasan bebas sampah.

Dari hasil penegakan aturan selama dua hari itu, mereka yang tertangkap basah membuang sampah jalan Gading Fajar alasannya karena sampah dirumahnya tidak segera diambil oleh petugas sampah.

“Petugas pemungut sampah yang ada di desa itu merupakan inisiatif dari lingkungan sekitar. Memang membutuhkan pengawasan dari pemerintah desa. Salah satunya dengan adanya Perdes dan itu harus dijalankan,” imbuh Amig. (st-12/cles)

https://sidoarjoterkini.com/pemkab-sidoarjo-terapkan-jalan-taman-pinang-indah-gading-fajar-menjadi-kawasan-bebas-sampah/

Wednesday, February 16, 2022

Balai Latihan Kerja Sidoarjo Cetak 300 Warga Binaan Terampil

Kembangkan Potensi, Bakat dan Keterampilan, Balai Latihan Kerja Sidoarjo Cetak 300 Warga Binaan Terampil

Kamis, 17 Februari 2022 - 13:02 WIB

Lapas Surabaya di Porong Sidoarjo menggenjot pembinaan kemandirian untuk warga binaan. Terbaru, Lapas yang dipimpin Gun Gun Gunawan itu menggandeng Balai Latihan Kerja Sidoarjo untuk mencetak 300 Warga Binaan Terampil.

“Ada lima jenis pelatihan singkat yang diprogramkan,” ujar Plt Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto, Kamis (17/2/2022). 

Kelima jenis pelatihan itu diantaranya adalah pelatihan bangunan kayu, batu, pengelasan, sablon dan penjahitan. Mereka akan mengikuti pelatihan baik teori maupun praktik selama 14 hari.

“Setiap harinya akan ada 3 jam pelajaran,” lanjut Wisnu.

Di akhir pelatihan, lanjut Wisnu, warga binaan yang terlibat akan mendapatkan sertifikat keterampilan, yang bisa dijadikan bukti atau penunjang lamaran pekerjaan ketika warga binaan bebas nanti. Untuk itu, pihaknya tidak sembarangan memilih warga binaan yang akan diikutkan pelatihan. 

“Tentunya ada penilaian dari tim dari Bapas maupun Lapas, apakah warga binaan bisa mengikuti kegiatan pelatihan atau tidak,” terang Wisnu.

Sementara itu, Kalapas Surabaya Gun Gun Gunawan menyatakan bahwa pelatihan ini akan dioptimalkan untuk mengembangkan potensi, minat, bakat dan keterampilan warga binaannya. Selain itu, pihak lapas juga akan menambahkan materi kewirausahaan. 

“Warga binaan kami ajari bagaimana melihat prospek bisnis ke depan hingga bagaimana mendapatkan dan mengelola modal,” ucap Gun Gun.

Gun Gun menyebut bahwa saat ini ada 2041 warga binaan di lapas di Desa Kebon Agung, Porong, sehingga tidak akan sulit mencari warga binaan yang mau mengikuti pelatihan.

“Kami prioritaskan warga binaan dengan vonis sebagai pengguna narkotika, agar mereka punya kesibukan sekaligus punya bekal saat bebas nanti,” terangnya. 


Sumber :

https://www.tvonenews.com/daerah/jatim/27912-kembangkan-potensi-bakat-dan-keterampilan-balai-latihan-kerja-sidoarjo-cetak-300-warga-binaan-terampil?page=all

Monday, February 14, 2022

Ketersediaan Minyak Goreng SunCo

Bikin Tenang, Musim Mas Group Milik Konglomerat Bachtiar Karim Penuhi Ketersediaan Minyak Goreng SunCo dll Satu Harga Jelang Ramadan dan Idulfitri

14 Feb 2022 11:11 | Tim Redaksi 

Truk distributor minyak goreng mengantre di halaman pabrik PT Megasurya Mas (Musim Mas Group) Waru Sidoarjo. (Foto: Dok. Musim Mas Group)


Produsen minyak goreng, PT Megasurya Mas Sidoarjo, Jawa Timur (Musim Mas Group) milik konglomerat Bachtiar Karim, berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat berupa minyak goreng dalam bentuk kemasan premium, kemasan sederhana maupun minyak goreng curah.

Upaya ini sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan minyak goreng satu harga. Yakni untuk minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter, kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan minyak goreng curah Rp11.500 per liter, sampai di tangan konsumen/pengguna (end user).

Komitmen PT Megasurya Mas (Musim Mas Group) dalam pendistribusian ini terus berjalan sejak arahan dari pemerintah mengeluarkan Permendag soal harga minyak goreng itu.

Setiap hari termasuk pada hari libur Sabtu-Minggu, Megasurya Mas (Musim Mas Grup) tetap mendistribusikan minyak goreng secara maksimal.

Manager HRD & Humas PT Megasurya Mas (Musim Mas Group) Ponco Agung, mengatakan untuk mendukung program pemerintah dalam pengadaan minyak goreng, perusahan yang berlokasi di Jl Tambak Sawah Waru, Sidoarjo tersebut, tidak mengenal hari libur. Minggu pun tetap beroperasi seperti biasa.

"Meskipun hari libur, kami tetap mendistribusikan minyak goreng ke daerah yang membutuhkan, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi maupun kabupaten kota," kata Ponco Agung dalam keterangan tertulis, Senin 14 Februari.

Para distributor menyambut positif terhadap penjualan minyak goreng curah tersebut. Meskipun hari Minggu, distributor tetap melakukan pembelian dan dilayani secara maksimal.

"Hal ini menunjukkan bawa ada sinergi dan komitmen yang baik antara produsen, distributor serta UMKM/IKM untuk mencukupi ketersediaan minyak goreng di masyarakat," kata Ponco.

Megasurya Mas (Musim Mas Group) juga telah melakukan operasi pasar di beberapa daerah d Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Kediri, Nganjuk, kota dan kabupaten Mojokerto, Ponorogo, Trenggalek, Bondowoso, Tuban dan Banyuwangi. Operasi pasar ini mendapat apresiasi dari masyarakat serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa.

Dengan langkah ini diharapkan tidak ada lagi kelangkaan minyak goreng di pasar maupun di toko di berbagai daerah.

Ponco Agung selaku Manager HRD & HUMAS mengingatkan masyarakat jangan panik membeli lebih dari kebutuhan. Pemerintah telah menjamin ketersediaan minyak goreng.

"Sebagai produsen minyak goreng, Megasurya Mas (Musim Mas Group) juga akan menyediakan minyak goreng berbagai jenis di antaranya minyak premium SUNCO dan AMAGO (produk Musim Mas group) dan kemasan sederhana ALIBABA serta minyak goreng curah," ungkap Ponco.

Dengan kerja sama yang baik dengan para pemangku kepentingan dan pelaku usaha diharapkan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau bisa terpenuhi pada saat ini dan menjelang puasa Ramadan maupun pada Hari Raya Idulfitri nanti.

Sebagai informasi, produk minyak goreng dari Musim Mas, di antaranya SunCo, M & M, dan Amago.


Sumber :

https://voi.id/ekonomi/134449/bikin-tenang-musim-mas-group-milik-konglomerat-bachtiar-karim-penuhi-ketersediaan-minyak-goreng-sunco-dll-satu-harga-jelang-ramadan-dan-idulfitri

Saturday, February 12, 2022

Singkatan kota Sidoarjo – SDA

Nama dan singkatan kota di Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) Indonesia dalam SNI 7657:2010 yang mengacu pada ISO 3166-2.


Sumber:

https://www.kodesingkatan.com/singkatan-kota-sidoarjo-sda/

Sunday, January 5, 2020

Keramik di Lantai SDN Tropodo Sidoarjo Mendadak Panas

Bisa Menggoreng Telur, Keramik di Lantai SDN Tropodo Sidoarjo Mendadak Panas, Keanehan pun Terjawab

Heboh keramik lantai di SDN Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo mendadak panas, bahkan bisa dipakai untuk menggoreng telur. Kini, penyebab keramik itu mendadak panas, akhirnya terjawab.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mendatangi lokasi dan mengerahkan pekerja untuk membongkarnya, Jumat (3/1/2020).

Sebelum dibongkar, petugas sempat mengecek suhu panasnya. Yakni, mencapai 42 derajat celcius. Kemudian keramik dibongkar dan tanah di bawahnya digali. Penggalian sekitar 20 Cm, tanah itu mengeluarkan asap. Petugas pun kembali melakukan pengecekan.

Suhu udaranya mencapai 50 derajat celcius.

"Kami sengaja datang dan membongkarnya. Untuk memastikan apa penyebab panas ini. Apakah aman atau tidak. Karena ini di sekolahan," kata Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin.

Suhu panas di keramik lantai ruang UKS SDN Tropodo tu diketahui sejak Selasa (31/12/2019) lalu. Saking panasnya, warga memanfaatkan panas keramik untuk memasak telur.

"Sekitar 30 menit telur diletakkan di lantai, bisa matang," kata Rodiyah, warga sekitar.

Khawatir terjadi apa-apa, lokasi itu sampai dipasangi garis polisi. Serta diberi beberapa peringatan di sana. Dilarang mendekat, dan dilarang merokok di sekitar lokasi. Wabup Nur Ahmad yang mendapat laporan itu kemudian datang ke sana.

Bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sigit Setyawan, pihaknya berusaha memastikan sumber panas di lantai sekolahan itu.

"Setelah digali lebih dalam, ternyata sumbernya dari aliran listrik ke tanah," kata Sigit usai mendampingi Wabup.

Menurutnya, ada pemasangan Arde di dalam tanah yang terbalik. Sehingga berakibat panas hingga ke tanah dan ke keramik lantai sekolahan itu.

"Kami berusaha perbaiki. Semoga tidak ada lagi masalah setelah ini. Tapi kami terus pantau perkembangannya," ujar mantan Kepala Dinas PUPR Sidoarjo tersebut.

Keramik lantai di ruang UKS SDN Tropodo, Krian, Sidoarjo mulai diketahui panas sejak Selasa (31/12/2019) lalu. Bahkan, pada malam pergantian tahun kemarin, sempat dipakai memasak telur oleh beberapa warga.

"Termasuk saya sempat mencoba masaK telur di lantai. Sekitar 20 menit sudah matang," kata Langgeng, pria yang awal mengetahui panasnya lantai tersebut.

Diceritakan dia, pada Selasa siang, ketika masuk ke ruang UKS, dia merasa ada suhu aneh di lantai. Kesetnya dibuka, ternyata keramik lantai terasa panas.

"Saya cek panas sekali. Kemudian saya meminta penjaga sekolah untuk mengecek listrik dan sebagainya. Khawatir terjadi apa-apa," kisahnya.

Pihaknya kemudian melaporkan kejadian ini ke kepala sekolah dan beberapa pihak lain. Tak lama setelah itu, kabar cepat sekali menyebar. Beberapa warga pun berdatangan untuk melihat kondisi keramik lantai yang panas tersebut. Warga juga ikutan mencoba memasak telur di lantai.

"Iya, saya kemarin mencoba, kemudian sekarang mencoba lagi. Bisa matang," ujar Rodiyah.

Tak hanya itu, sejumlah warga juga memanfaatkan panasnya keramik lantai itu untuk menghangatkan kaki, dengan cara diinjak-injak seperti terapi. Kepala SDN Tropodo, Rosyidah mengaku, awalnya mendapat laporan lewat WA dari beberapa guru terkait kondisi lantai sekolahan itu.

"Saya kemudian lapor ke pihak desa dan ke dinas. Sedangkan yang lapor ke pihak kepolisian, para guru," kata Rosyidah.

Laporan pertama diterimanya pada Selasa (31/12/2019) siang. Setelah itu, banyak warga datang melihat dan mencoba panasnya lantai. Termasuk dengan memasak telur dan menggunakannya untuk memanaskan kaki, seperti terapi.

Dari laporan yang disampaikan kepala sekolah ke beberapa pihak itulah, beberapa pihak langsung mengambil tindakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Polisi memasang garis polisi di lokasi. Bahkan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin turun langsung bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk memastikan penyebab panasnya lantai tersebut.

Sebelum dibongkar, petugas sempat mengecek suhu panasnya. Mencapai 42 derajat celcius. Kemudian keramik dibongkar dan tanah dibawahnya digali. Penggalian sekitar 20 centimeter, tanah itu mengeluarkan asap. Petugas pun kembali melakukan pengecekan. Suhu udaranya mencapai 50 derajat celcius.

Setelah diperiksa, ternyata panas itu akibat pemasangan Arde di dalam tanah yang terbalik. Sehingga berakibat panas hingga ke tanah dan ke keramik lantai sekolah.


Sumber :
https://suryamalang.tribunnews.com/2020/01/03/bisa-menggoreng-telur-keramik-di-lantai-sdn-tropodo-sidoarjo-mendadak-panas-keanehan-pun-terjawab?page=all.

Wednesday, December 11, 2019

Kampung Lali Gadget

Di Kampung Sidoarjo Ini Anak Bakal Lupakan Gadget


Perkembangan teknologi diikuti maraknya gadget membuat anak dan remaja lebih memilih habiskan waktu dengan gadget ketimbang sosialisasi dengan lingkungannya.

Hal itu membuat keresahan seorang pemuda bernama Ahmad Irfandi. Ia membentuk Kampung Lali Gadget di Sidoarjo, Jawa Timur. Nama kampung ini dalam Bahasa Indonesia disebut juga "lupa gadget". Kampung ini tepatnya berada di Dusun Bendet, Desa Pager Ngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur.

Melalui kampung ini, anak dikenalkan dengan permainan tradisional antara lain egrang, dakon, dan wayang, balon gelembung, menembak botol gunakan peluru kertas, dan lain-lain. Demikian mengutip tayangan Liputan6, Rabu, (11/12/2019).

Kampung yang hadir sejak April 2018 ini terbentuk dengan bantuan sejumlah komunitas dan karang taruna setempat. Diharapkan anak-anak dan warga melestarikan permainan tradisional sedini mungkin. Selain itu mengajak anak-anak mengurangi bermain gawai yang dinilai dapat menyebabkan gangguan kejiwaan serta antisosial.

Ahmad Irfandi mengharapkan kampung lali gadget menjadi kampung percontohan bagi kampung-kampung lain untuk terus mengkampanyekan permainan tradisional dan mengurangi bermain gawai dan gadget sedini mungkin.

Kini kampung lali gadget ramai didatangi anak-anak yang ada di desa setempat, dan desa sekitarnya. Semua anak yang bermain harus bebas dari gadget. Gerakan Kampung Lali Gadget ini disambut baik para orangtua karena dapat mengurangi anak-anak bermain gawai dan mampu bersosialisasi dengan teman sebayanya.


Sumber:
https://surabaya.liputan6.com/read/4131672/di-kampung-sidoarjo-ini-anak-bakal-lupakan-gadget

Sunday, February 10, 2019

Rumput Laut Sidoarjo Luar Biasa

Menteri Susi: Keberhasilan Pembudidaya Rumput Laut Sidoarjo Luar Biasa

9 Feb 2019 - 22:04


Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengapresiasi budi daya rumput laut yang dilakukan oleh warga Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Keberhasilan para petani rumput laut itu sangat luar biasa. Karena dengan rumput laut tersebut, sebanyak 300 kepala keluarga yang tinggal di pinggiran Sidoarjo ini sudah mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari bahkan mampu membeli kendaraan lebih dari satu,” katanya di Sidoarjo, Jatim, Sabtu.

Ia mengatakan, petani rumput laut di daerah tersebut setiap bulannya mampu menghasilkan 600 ton. Sebagai bentuk apresiasi pihaknya akan memberikan bantuan langsung umum kepada petani supaya mereka bisa terus berkembang.

Selain rumput laut warga di dusun ini juga membudidaya ikan, udang dan kepiting. Melihat lokasi seperti ini, dirinya sangat tersentuh dan bahagia karena ada masyarakat yang berusaha mandiri bahkan berhasil hidup mandiri.

“Melihat seperti ini pihak pemerintah akan membantu tol laut, nantinya juga akan membantu melakukan pemasaran seperti ekspor,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kerja masyarakat di Sidoarjo perlu diapresiasi karena tidak putus asa meski infrastrukturnya tidak mendukung. Selain itu, karena ada masyarakat dengan kemampuannya tersendiri mampu melakukan sesuatu yang berkelanjutan serta tidak merusak alam.

“Untuk infrastrukturnya akan kami bantu untuk disampaikan ke Kementerian Pekerjaan Umum. Karena, infrastruktur itu salah satu pendukung masyarakat petani rumput laut agar bisa lebih maju dan mampu ekspor sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada para petani rumput laut dan juga masyarakat setempat yang menjadi pengepul.

“Untuk sementara petani atau pekerja budi daya rumput laut akan diberikan pinjaman Rp10 juta, sedangkan pengepul diberikan Rp50 juta. dengan bunga yang lunak sebesar 3 persen,” katanya.


Sumber :
https://www.cendananews.com/2019/02/menteri-susi-keberhasilan-pembudidaya-rumput-laut-sidoarjo-luar-biasa.html

Sunday, September 20, 2015

Bus Trans Sidoarjo (BTS)


Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo rencananya meresmikan Bus Trans Sidoarjo (BTS), Senin (21/9/2015).Peresmian ini ditandai uji coba 10 bus berkelir biru sumbangan Kementerian Perhubungan oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah. Pemberangkatan pertama bus ini digelar di kantor Dinas Perhubungan di Jalan Raya Candi. Bus akan diberangkatkan Pak Bupati dari kantor Dishub menuju ke hatle di Porong.

Dari Porong, bus akan melanjutkan perjalanan kembali sesuai rute menuju Terminal Purabaya atau Bungurasih. Rute yang dilewati antara lain, Larangan, Lemahputro, Jalan Pahlwan, Taman Pinang dan langsung masuk ke Tol Sidoarjo Kota.

Uji coba Bus Trans Sidoarjo (BTS) digelar Senin (20/9). Dinas Perhubungan (Dishub) mengerahkan 10 dari 30 armada BTS. Untuk hari pertama uji coba, masyarakat bisa memanfaatkannya tanpa harus mengeluarkan biaya. Masyarakat bisa memilih rute sesuai kebutuhan dan tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.

Namun, fasilitas gratis ini hanya berlaku satu hari saja. Setelah peresmian, bus bantuan dari Kementerian Perhubungan ini tak lagi gratis. Dishub menetapkan tarif BTS Rp 5000 sekali jalan. Tarif ini berlaku baik jarak terdekat maupun terjauh.

Joko menegaskan, tarif ini tak akan membebani masyarakat. Dia bedalih, BTS bisa lebih murah dan hemat ketimbang menggunakan kendaraan pribadi. Bus berwarna biru ini bisa mengangkut sampai 60 penumpang. Bus warna biru ini, bisa mengangkut sampai 55 penumpang tempat duduk dan 33 berdiri. Sasaran utama BTS adalah pengendara sepeda motor.

Selain lebih hemat, BTS juga diharapkan bisa mengurangi kemacetan terutama di jam berangkat dan pulang kerja.

Jalur yang akan dilalui yakni Porong hingga Terminal Purabaya - Imigrasi pulang- pergi (PP) dengan lewat tol melalui pintu Tol Sidoarjo.



Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/09/20/ingin-rasakan-bus-trans-sidoarjo-besok-ya
http://surabaya.tribunnews.com/2015/09/20/besok-bus-trans-sidoarjo-gratis-setelah-itu-bayar
http://www.bangsaonline.com/berita/14223/hari-ini-uji-coba-bus-trans-sidoarjo-gratis
http://www.sidoarjonews.com/besok-gratis-10-bus-trans-sidoarjo-di-resmikan/

Tuesday, August 11, 2015

Gitar Terbaik di Dunia dari Sidoarjo

GITAR TERBAIK DUNIA 2012 TERNYATA DARI SIDOARJO

Tidak tanggung-tanggung, tiga tipe produk Rick Hanes menggondol predikat gitar terbaik. Secara berurutan, tiga peringkat teratas diduduki gitar Rick Hanes tipe Chris Bickley DR Pro, Rick Hanes Avenix, dan Rick Hanes DR Medium. Selain itu, tipe Chris Bickley DR Pro menyabet penghargaan untuk kategori Artist Signature Guitar of The Year.

Tentu saja pemilik Rick Hanes, Doddy Hernanto, bangga. Alat musik petik keluaran Doddy dianggap lebih hebat di antara 362 gitar dari 52 merek yang diseleksi Guitar Planet. Merek-merek yang dikalahkan Rick Hanes pun adalah gitar papan atas seperti Fender, Ibanez, Yamaha, dan Gibson.

"Gitar buatan kita ini diakui di dunia. Kita patut bangga, karena berhasil membawa dan mengangkat nama bangsa,” kata pria yang akrab disapa Mr. D tersebut.

Rick Hanes mulai memproduksi gitar-gitar juara sejak akhir 2010. Sedikitnya 50 karyawan terlibat dalam produksi tersebut. Nama Rick Hanes diambil dari penggalan nama anak Tommy Kaihatu, Patrick Hanes. Tommy yang juga pemilik Rick Hanes adalah adik kandung Mr. D.

Untuk menjaga kualitas alat musik petik tersebut, Mr D dan Tommy membatasi produksi. Meski permintaan deras mengalir, Rick Hanes hanya memproduksi 25 unit per bulan. Kayu yang diambil pun tidak boleh sembarangan.

Menurut Mr D, kayu yang dijadikan bahan baku Rick Hanes antara lain maple, mahogany, dan rosewood yang hanya tumbuh di Amerika Serikat dan Eropa. "Membuat gitar itu lebih menggunakan rasa. Kami tidak mau asal-asalan," kata pria berusia 52 tahun tersebut.

Tak perlu lagi meragukan kualitas produk asli Indonesia. Karena kini, dunia sudah mengakuinya.


Sumber :
http://www.cheersbanggaindonesia.com/gitar-terbaik-dunia-2012-ternyata-dari?utm_source=facebookads&utm_medium=multipleads&utm_content=gitarterbaik&utm_campaign=cheersindo

Sunday, August 2, 2015

Polemik PKL Taman Pinang Sidoarjo

Mei 2015
Ini Alasan Warga Suka Belanja di PKL Taman Pinang Sidoarjo

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan Perumahan Pinang mengundang polemik. Di satu sisi, keberadaan PKL ini membuat kawasan elit itu macet dan kotor. Di sisi lain, PKL ini menjadi favorit warga Sidoarjo berbelanja murah sekaligus hiburan rakyat.

SURYA.co.id mewawancarai seorang pengunjung bernama Hadi Pramono. Warga Tulangan itu mengaku rutin datang setiap minggu ke kawasan Taman Pinang. Menurutnya, ratusan PKL di sana membantu masyarakat kecil sepertinya mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah.

"Pakaian impor di sini berkisar antara Rp 35.000 sampai Rp 80.000. Ya cukup murah dan sesuai kantong masyarakat bawah seperti saya. Meski murah, barangnya bagus mirip-mirip yang di mal," ujar pria 45 tahun itu, Minggu (17/5/2015).

Hadi selalu mengajak keluarganya bila berkunjung ke Taman Pinang. Bukan hanya Hadi, pengunjung lain, Ainun Najibah, mengaku senang berbelanja di PKL Taman Pinang. Menurut remaja 17 tahun itu, dia datang ke Taman Pinang sekedar untuk cuci mata. Biasanya dia datang setelah olah raga pagi di area GOR Sidoarjo.

"Asiyk suasananya. Bisa cuci mata lihat-lihat barang yang dijual. Ada hijab modern, hiasan dinding sampai kalau lapar ada banyak jajanan murah. Ya seperti ini," ujar Ainun sembari menjunjukkan cilok, kudapan tepung mirip bakso.

Diberitakan sebelumnya ratusan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Perumahan Taman Pinang tetap berjualan. Mereka menggelar dagangan menggunakan mobil meski ada penolakan dari warga perumahan yang merasa terganggu.


http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/17/ini-alasan-warga-suka-belanja-di-pkl-taman-pinang-sidoarjo

Hari Libur, PKL Padati Kawasan Perumahan Taman Pinang Sidoarjo

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Perumahan Taman Pinang tetap berjualan.Pantauan SURYA.co.id, Minggu (17/5/2015), mereka menggelar dagangan menggunakan mobil meski ada penolakan dari warga perumahan yang merasa terganggu.

Seperti hari libur sebelumnya, para PKL ini memadati pinggir jalan di perumahan elit tersebut.
Mereka menggantung dagangan di mobil dan di sekitarnya. Kondisi lalu lintas di kawasan ini memang padat karena pengendara jalan memarkir kendaraan sembarangan.

Sebelumnya, perwakilan warga perumahan khususnya RT 38 menolak keberadaan PKL.
Selain mengubah fungsi fasilitas umum, warga di sana terganggu karena kemacetan di akses keluar masuk perumahan.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/17/hari-libur-pkl-padati-kawasan-perumahan-taman-pinang-sidoarjo


DPRD Sidoarjo Usul Taman Pinang Car Free Day

Rapat dengan pendapat antara pedagang kaki lima (PKL) bermobil Taman Pinang dan DPRD Sidoarjo, Rabu (27/5), tidak membuahkan keputusan apapun.Namun, wakil rakyat berjanji akan memberikan solusi terbaik bagi PKL. Rencananya, Kamis (28/5/2015), dewan akan memanggil warga Perumahan Taman Pinang Indah (TPI).

“Kami akan mengundang warga perumahan, mulai dari yang mengklaim sebagai paguyuban warga sampai perangkat pemerintahan teredah di sana seperti RT dan RW. Kami ingin mendapatkan informasi dari semua pihak yang berkaitan dengan masalah ini," ujar Ketua DPRD Sullamul Hadi Nurmawan.

Setelah mendengar pendapat dari warga, DPRD akan memanggil pihak Satpol PP dan dinas lain yang terkait. Dalam hearing tadi, ada banyak usulan menarik untuk menjaga eksistensi PKL bermobil ini.
Wawan, panggilan Sullamul, menilai Sidoarjo membutuhkan sentra PKL yang spesifik dan PKL bermobil ini bisa jadi contoh.

“Kita tidak punya PKL yang spesifik. Surabaya saja punya. Masalahnya memang tinggal bagaimana kita mengatur ini agar tidak terjadi gesekan. Misalnya masalah penempatan dan kebijaksaan lain yang memenuhi unsur win win solution,” ujar politisi muda asal PKB itu.

Ketua Komisi A, Wishnu Pradana, mengusulkan, kawasan Taman Pinang dijadikan titik car free day setiap hari minggu dan hari besar lainnya. Usulan ini bisa mengurangi karut marut kawasan tersebut. Bila kawasan itu bebas dari kendaraan, maka tidak akan ada kemacetan di saat PKL menggelar dagangan di sana.

”Usul saya ada car free day. Tapi harus ada solusi yang berkaitan dengan parkir dan akses warga perumahan di sana. Namun, tentu saja usulan ini harus dibahas dengan melibatkan semua yang berkepentingan. Di satu sisi PKL ini kan penggerak roda ekonomi rakyat. Di sisi lain, kita juga tidak bisa abai hak warga,” kata politisi PDIP itu.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/27/dprd-sidoarjo-usul-taman-pinang-car-free-day


Parkir Truk Melintang, Satpol PP Bantah Blokade Taman Pinang Indah

Keberadaan Satpol PP dalam polemik antara warga dan pedagang kaki lima (PKL) Perumahan Taman Pinang (TPI) dipertanyakan perwakilan PKL.Pasalnya, objek jalan yang diributkan warga dan pedagang statusnya diklaim warga sebagai fasilitas umum (fasum).

"Apa urgensinya satpol larang kami jualan? Satpol itu kan ngurusi perda. Lha kalah jalan ini diklaim warga masih fasum, satpol tidak berhak larang kami jualan. Apalagi memblokade jalan," ujar Eka Wulandhari, koordinator pedagang, Minggu (31/5/2015).

Kasatpol PP Mulyawan membantah memblokade akses keluar masuk Perumahan TPI.
Menurutnya, wargalah yang memblokade jalan. Dia hanya mengamankan dari luar saja.

"Itu karena aspirasi warga. Kami hanya ingin mengembalikan fungsi jalan" ujarnya usai mediasi uang berakhir deadlock.

Namun, apa yang diucapkan Mulyawan berbeda di lapangan. Sejak minggu lalu, ratusan anggota satpol PP terlibat langsung dalam pembubaran PKL.

Truk mereka diparkir melintang di akses keluar masuk utama perumahan elit itu.
Blokade akses ini juga terjadi pada hari ini. Truk milik satpol PP diletakkan melintang hingga menutupi lebih dari separuh ruas jalan.

Hanya saja, minggu ini petugas satpol PP lebih longgar. Minggu lalu satpol PP menyeleksi pengendara jalan yang hendak masuk perumahan.

"Seharusnya, satpam perumahan yang melarang kami. Bukan satpol PP. Satpol PP itu kan alat negara bukan alat perumahan. Jelas-jelas warga mengklaim lahan itu fasum mereka kok Satpol PP yang turun tangan" keluh Eka Wulandhari.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/31/parkir-truk-melintang-satpol-pp-bantah-blokade-taman-pinang-indah



Juni 2015
PKL Taman Pinang Demo DPRD Sidoarjo

Puluhan perwakilan pedagang kaki lima (PKL) Perumahan Taman Pinang Indah (TPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sidoarjo, Senin (1/6/2015).Mereka menggelar poster bertuliskan penolakan penertiban terhadap PKL bermobil di TPI.

Aksi ini merupakan bentuk dukungan bagi perwakilan mereka yang ikut hearing dengan warga TPI, Satpol PP dan pimpinan DPRD.

"Kami ingin menyampaikan ke wakil rakyat bahwa kami juga memiliki hak untuk mendapatkan penghidupan," kata koordinator aksi, Eka Wulandhari.

Dia berharap hearing ini membuahkan hasil baik buat para PKL. Apalagi, beberapa anggota DPRD sempat mencetuskan ide tentang car free day di TPI untuk mengakomodir holiday street show. "Kami masih yakin wakil rakyat ini konsisten memberikan solusi," katanya.

Eka menuding Satpol PP tebang pilih dalam melakukan penertiban. Mereka menganggap, penertiban di kawasan tersebut hanya mengincar dagangan mereka saja.

"Kalau mau adil dan menerapkan perda seperti kata Satpol PP, itu PKL di kawasan (Perumahan) Gading Fajar yang buka dari pagi sampai malam tidak pernah disentuh. Selama ini hanya kami yang ditertibkan," keluhnya.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/06/01/pkl-taman-pinang-demo-dprd-sidoarjo


Hari Ini, "'Vonis" PKL Bermobil Taman Pinang Sidoarjo Diputuskan

Polemik antara pedagang kaki lima (PKL) dan warga Taman Pinang Indah (TPI) bakal diputuskan Kamis (4/6/2015).Difasilitasi Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, 'vonis' nasib pedagang bermobil ini digedok siang ini.

Dalam hearing, hadir sejumlah pejabat terkait dari Polres Sidoarjo, Satpol PP, Ketua Komisi C Nur Ahmad Syaifudin, Asisten III Handayani dan Kepala Dinas Koperasi, UMK, Perdagangan dan ESDM Fenny Apridawati.

"Kami ingin masalah ini selesai hari ini. Solusi harus menguntungkan warga dan pedagang. Sementara pedagang bisa berjualan di Jalan Ponti sembari menunggu tempat dari pemkab. Saya ingin PKL ini jadi proyek percontohan," kata Sullamul.

Diberitakan sebelumnya, polemik ini mencuat ketika warga TPI menolak keberadaan PKL bermobil.
Warga mengklaim, jalan yang dipakai pedagang adalah fasilitas umum perumahan.
Meski begitu, klaim itu dipertanyakan karena sejak 2008 pemkab sudah menangani jalan itu menggunakan APBD.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/06/04/hari-ini-vonis-pkl-bermobil-taman-pinang-sidoarjo-diputuskan


Agustus 2015
2 Bulan Terusir, PKL Bermobil Taman Pinang Sidoarjo Balik Kucing

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) bermobil kembali memenuhi ruas jalan di Lingkar Barat, Perumahan Taman Pinang, Minggu (2/8/2015).Para PKL itu kembali setelah beberapa bulan diusir dari kawasan perumahan elit tersebut.

Pantauan SURYA.co.id, para pedagang berdatangan sejak pagi-pagi sekali. Mereka menggelar dagangan mulai dari kuliner, asesoris dan pakaian.

"Sebenarnya minggu lalu kita mulai jualan tapi tidak banyak pedagang yang datang," ujar seorang pedagang.

Sebelum kembali ke Taman Pinang, para pedagang ini diberi tempat di Jalan Raya Ponti.
Namun, pemindahan ini dirasa pedagang tidak membawa keuntungan bagi mereka. Jam operasional di Ponti pun reletif singkat yakni mulai pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Sedangkan di Taman Pinang, para pedagang premium ini bisa menjajakan barangnya sejak pukul 05.00 WIB sampai 12.00 WIB.

Mereka merasa nyaman di Taman Pinang karena lebih ramai dan terbiasa di lokasi tersebut.
Para pembeli di Taman Pinang tadi pagi terpantau ramai. Hanya saja, tidak semua pedagang kembali ke Taman Pinang.

"Belum semua mungkin karena masih takut. Tapi mudah-mudahan kami bisa cari makan lagi di sini," harapnya.

Kepala Satpol PP Mulyawan belum memberikan komentarnya. Surya menghubungi ponsel Mulyawan namun tidak terangkat. Begitu juga dengan Ketua Paguyuban Pedagang Taman Pinang, Eka Wulandari yang ponselnya tidak aktif.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/08/02/2-bulan-terusir-pkl-bermobil-taman-pinang-sidoarjo-balik-kucing

Wednesday, June 17, 2015

Jadwal Buka Puasa dan Sahur Puasa

Berikut adalah panduan kita untuk buka puasa dan sahur selama puasa Ramadhan di kota Sidoarjo tahun 2015 / 1436 H 18 Juni S/D 17 Juli 2015

Tgl Masehi         Tgl Hijriah                 Imsak Shubuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya         Terbit Dhuha
18 Juni 2015 M 1 Ramadhan 1436 H 04:07 04:17 11:32 14:53 17:22 18:37 05:38 06:00
19 Juni 2015 M 2 Ramadhan 1436 H 04:07 04:17 11:32 14:53 17:23 18:38 05:38 06:00
20 Juni 2015 M 3 Ramadhan 1436 H 04:08 04:18 11:32 14:53 17:23 18:38 05:38 06:01
21 Juni 2015 M 4 Ramadhan 1436 H 04:08 04:18 11:32 14:53 17:23 18:38 05:39 06:01
22 Juni 2015 M 5 Ramadhan 1436 H 04:08 04:18 11:33 14:53 17:23 18:38 05:39 06:01
23 Juni 2015 M 6 Ramadhan 1436 H 04:08 04:18 11:33 14:54 17:23 18:38 05:39 06:01
24 Juni 2015 M 7 Ramadhan 1436 H 04:08 04:18 11:33 14:54 17:24 18:39 05:39 06:01
25 Juni 2015 M 8 Ramadhan 1436 H 04:09 04:19 11:33 14:54 17:24 18:39 05:39 06:02
26 Juni 2015 M 9 Ramadhan 1436 H 04:09 04:19 11:33 14:54 17:24 18:39 05:40 06:02
27 Juni 2015 M 10 Ramadhan 1436 H 04:09 04:19 11:34 14:55 17:24 18:39 05:40 06:02
28 Juni 2015 M 11 Ramadhan 1436 H 04:09 04:19 11:34 14:55 17:25 18:40 05:40 06:02
29 Juni 2015 M 12 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:34 14:55 17:25 18:40 05:40 06:02
30 Juni 2015 M 13 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:34 14:55 17:25 18:40 05:40 06:02
1 Juli 2015 M 14 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:34 14:55 17:25 18:40 05:41 06:03
2 Juli 2015 M 15 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:35 14:56 17:25 18:40 05:41 06:03
3 Juli 2015 M 16 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:35 14:56 17:26 18:41 05:41 06:03
4 Juli 2015 M 17 Ramadhan 1436 H 04:10 04:20 11:35 14:56 17:26 18:41 05:41 06:03
5 Juli 2015 M 18 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:35 14:56 17:26 18:41 05:41 06:03
6 Juli 2015 M 19 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:35 14:56 17:26 18:41 05:41 06:03
7 Juli 2015 M 20 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:35 14:57 17:27 18:41 05:41 06:03
8 Juli 2015 M 21 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:36 14:57 17:27 18:41 05:41 06:03
9 Juli 2015 M 22 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:36 14:57 17:27 18:42 05:42 06:03
10 Juli 2015 M 23 Ramadhan 1436 H 04:11 04:21 11:36 14:57 17:27 18:42 05:42 06:04
11 Juli 2015 M 24 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:36 14:57 17:28 18:42 05:42 06:04
12 Juli 2015 M 25 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:36 14:57 17:28 18:42 05:42 06:04
13 Juli 2015 M 26 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:36 14:58 17:28 18:42 05:42 06:04
14 Juli 2015 M 27 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:36 14:58 17:28 18:42 05:42 06:04
15 Juli 2015 M 28 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:37 14:58 17:28 18:42 05:42 06:04
16 Juli 2015 M 29 Ramadhan 1436 H 04:12 04:22 11:37 14:58 17:29 18:43 05:42 06:04
17 Juli 2015 M 1 Syawal 1436 H         04:12 04:22 11:37 14:58 17:29 18:43 05:42 06:04

Sumber :
http://www.jadwalimsak.info/jadwal-imsak-sidoarjo.html#sthash.Lsx0xWpT.dpuf

Monday, May 25, 2015

Buaya Porong Sidoarjo

Kota Sidoarjo khususnya daerah Porong sekarang ini tidak hanya dihebohkan oleh semburan lumpur yang tidak pernah berhenti, tapi kali ini adalah oleh buaya. Bukan buaya darat. Tapi benar-benar hewan predator.


Sumber : surabaya.tribunnews.com

Heboh, Puluhan Buaya Muncul dan Berjemur di Kali Porong

Fenomena alam menarik terjadi di bantaran Kali Porong, tepatnya Dusun Awar-awar, Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/5/2015).
Kawanan buaya berjumlah puluhan tiba-tiba muncul. Bukan hanya di permukaan air, kawanan buaya ini juga berjemur di pinggiran sungai. Saksi pertama yang melihat kemunculan satwa itu adalah Wakidin. Pria 62 tahun itu pun terkejut dengan pemandangan yang dia lihat.

Seekor buaya berukuran besar berjemur tak jauh dari posisi dia berdiri. Wakidin pun seketika itu menjauh. "Wah saya kaget ada buaya di dekat situ. Saya langsung lari menjauh, takut ada serangan," kata pria berperawakan kurus itu.

Wakidin bertambah kaget ketika matanya tidak hanya melihat satu, tetapi bahkan puluhan buaya dengan berbagai ukuran. Buaya itu tersebar di beberapa titik. Buaya muara tersebut ada yang berukuran besar, sedang, dan kecil.

Mereka kebanyakan berjemur di gundukan bekas penambangan pasir. "Jumlahnya banyak. Mereka (buaya) juga tidak takut saat banyak warga yang melihat," kata dia.

Sontak, pemandangan ini mengundang ratusan warga datang ke lokasi. Mereka penasaran dengan kabar puluhan buaya muncul di Kali Porong. Hanya, tidak ada warga yang berani mendekati kubangan tempat buaya-buaya itu berjemur. Mereka hanya melihat dari pinggiran sungai yang berjarak 20 meter.

Saksi lain, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa ini merupakan fenomena langka dan belum pernah dia lihat sebelumnya. Menurut Wahyu, buaya yang terdapat di Kali Porong ini diduga satu jenis. "Moncongnya sama. Kalau tidak salah, jenisnya buaya muara," ujar pemuda 25 tahun itu.

Buaya jenis ini sering dilihat nelayan di pesisir Sidoarjo. Buaya jenis ini kadang bersarang di semak sekitar perairan Bluru.

Wahyu mengaku sering mendengar buaya terlihat di kawasan pesisir, tetapi baru tahu bila buaya-buaya itu bergerak menuju Kali Porong. Terlebih lagi, di sisi utara sungai terdapat semak-semak yang memungkinkan buaya bersarang. Rawa-rawa itu merupakan area bekas penambangan pasir.



Wow, Puluhan Buaya Berjemur di Kali Porong Sidoarjo

Fenomena alam menarik terjadi di bantaran Kali Porong, tepatnya Dusun Awar-awar, Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/05/2015).Kawanan buaya berjumlah puluhan tiba-tiba muncul. Bukan hanya di permukaan air, kawanan buaya ini juga berjemur di pinggiran sungai.

Saksi pertama yang melihat kemunculan satwa karnivora itu adalah Wakidin. Pria 62 tahun itu terkejut dengan pemandangan yang dia lihat.

Seekor buaya berukuran besar asyik berjemur tak jauh dari posisi dia berdiri. Wakidin pun seketika itu menjauh.

"Wah saya kaget ada buaya di dekat situ. Saya langsung lari menjauh takut ada serangan," kata pria berpawakan kurus itu.


Sumber :
http://regional.kompas.com/read/2015/05/25/11191431/Heboh.Puluhan.Buaya.Muncul.dan.Berjemur.di.Kali.Porong.
http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/24/wow-puluhan-buaya-berjemur-di-kali-porong-sidoarjo

Sunday, May 10, 2015

Street Shop Sidoarjo

Ingin Jadi Ikon Street Shop Sidoarjo

Pedagang Kali Lima (PKL) di Perumahan Taman Pinang memiliki angan-angan besar. Mereka berharap, kawasan tempat mereka berjualan menjadi ikon Kabupaten Sidoarjo."Street Shop konsepnya. Jadi, kami, ibu bukan sembarang PKL lho," kata Koordinator PKL, Eka Sri Wulandhari. sembari tertawa, Minggu (10/5/2015).

Dia menjelaskan, hampir semua PKL di Taman Pinang tidak menggunakan gerobak. Etalase pedagang di sana memanfaatkan mobil pribadi. Itulah keunikan pedagang di Taman Pinang.
"Kami pakai mobil untuk berdagang. Jadi kami bukan sekedar berjualan di jalan tetapi juga menegaskan kami bersih dan bisa dijadikan ikon wisata belanja," katanya.

Keunikan lain, kata dia, dia dan sekitar 158 pedagang hanya berjualan pada hari libur dan besar nasional. Jam operasional pun terbatas dari pukul 06.00 sampai 12.00. Para pedagang menjajakan dagangan bervariasi, mulai dari kuliner sampai urusan rumah tangga.

"Kami ada yang jualan sarapan, kursi, meja, pakaian, sepatu sampai perkakas rumah tangga. Jadi sambil olah raga, pengunjung bisa jalan-jalan dan belanja. Harga kami murah dan terjangkau semua kalangan," ujar pedagang nasi pecel itu.

Hampir semua pedagang di sana adalah warga Sidoarjo. Sedangkan pengunjungnya, tersebar dari kota-kota sekitar Sudoarjo. Eka sering mendapatkan pelanggan dari Surabaya dan sekitarnya.

"Pengunjung ini penasaran setelah mendengar ulasan tentang kami di radio. Jadi banyak yang dari luar kota, yang biasanya lewat tol itu mampir ke tempat kami. Ini artinya kami membantu pemerintah memutar roda ekonomi," kata Eka.

http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/10/ingin-jadi-ikon-street-shop-sidoarjo

Wednesday, May 6, 2015

Pulau Marina

Warga Sidoarjo dan Pasuruan Rebutan Pulau Marina

Warga Desa Kedung Pandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo protes atas pematokan tersebut. Apalagi warga Kedung Pandan juga mengklaim jika Pulau Marina masuk wilayah Sidoarjo.

Pematokan dilakukan warga Pulau Kerto pada Senin 4 April. Tentu saja ulah ini membuat warga Kedung Pandan berniat mencabut patok-patok tersebut.

Didik berharap kepala desa dari dua desa itu bisa menenangkan warganya. Untuk mengantisipasi kontak fisik, aparat keamanan yang turun ke lokasi, berjaga agar tidak ada warga yang nekat mendatangi Pulau Marina untuk mencabut patok.

Kasus sengketa ini sebenarnya sudah masuk ke meja dua bupati, yakni Sidoarjo dan Pasuruan.

Ali Sarbini menambahkan, sebenarnya Pulau Marina masuk wilayah Sidoarjo. Klaim itu didasarkan pada peta wilayah.

Selama ini juga tidak ada konflik yang terjadi terkait klaim pulau tersebut. Apalagi sampai berlanjut pada aksi pemasangan patok oleh warga Pasuruan.

Ali berharap agar pulau tersebut disterilkan agar tidak memicu konflik. Bahkan, dia sudah meminta petunjuk batas wilayah Desa Kedung Pandan.

Batas wilayahnya akan dinyatakan sesuai keputusan Bupati, Gubernur dan Mendagri. Dengan demikian akan diketahui mana batas Sidoarjo dan mana Kabupaten Pasuruan di Azimut 76 Derajat 30. Termasuk Pulau Marina di dalam batas dua wilayah ini.

Konflik antara warga Desa Kedung Pandan, Kecamatan Jabon dan Pulau Kerto, Kabupaten Pasuruan berkaitan dengan pemanfaatan Pulau Marina. Selama ini, pulau tersebut secara swadaya sudah dikelola warga Kedung Pandan.

Pengelolaan itu masih belum sampai pada pemanfaatan. Apalagi, kondisi pulau tersebut masih dipengaruhi pasang surutnya air laut. Ketika air pasang, pulau yang bisa dimanfaatkan untuk tambak ini tidak kelihatan.

Ali menduga, warga dari Pulau Kerto juga ingin mengambil untung dari sedimentasi tersebut yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk tambak. Mereka kemudian memasang patok yang kemudian menyulut emosi warga Kedung Pandan.

Terpisah, anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Warih Andono mendesak Pemkab Sidoarjo bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah ini. Pihaknya khawatir konflik antar warga dua wilayah akan meluas.


Pemkab Sidoarjo Merasa Pemilik Pulau Marina di Selat Madura

Pemkab Sidoarjo dan Pemkab Pasuruan akan bertemu membahas Pulau Marina yang menjadi obyek sengketa warga dua wilayah itu.Rencananya, pertemuan dilakukan pada Kamis (5/5/2015) di Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Menurut Asisten I Pemkab Sidoarjo, Asrofi, pemilik pulau tersebut sebenarnya sudah tidak perlu diperdebatkan. Pasalnya, merujuk dan batas wilayah, Pulau Marina adalah bagian dari Kabupaten Sidoarjo.

Dia menduga, klaim dari warga Pasuruan itu karena garis Pulau Lumpur yang melebar akibat sedimentasi lumpur Lapindo. Dia mengakui, Pulau Marina dan sekitarnya memiliki potensi perikanan yang menjanjikan, terutama untuk tambak.

Bahkan, kawasan ini secara khusus akan dikembangkan Kementerian Kelautan untuk budidaya perikanan.




Sumber :
http://daerah.sindonews.com/read/997766/23/warga-sidoarjo-dan-pasuruan-rebutan-pulau-marina-1430841572
http://surabaya.tribunnews.com/2015/05/06/pemkab-sidoarjo-merasa-pemilik-pulau-marina-di-selat-madura

Monday, December 15, 2014

Gus Ipul dan Slank

Gus Ipul Ajak Slank Kunjungi SLB Dharma Wanita


Rombongan Slank yang disertai Wakil Gubenur Jatim, Saifullah Yusuf dan Bupati Sidoarjo, Saiful Illah, sengaja datang untuk melihat bagaimana pendidikan difabel, sebelum mengikuti acara penutupan PON Remaja I di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Sesampainya disana, Slank dan Gus Ipul serta Saiful Illah langsung dihibur dengan penampilan dua murid penyandang cacat, yakni Rana Alya dan M Hendra.

Penyandang tuna rungu-wicara, Rana Alya terlihat tangkas membawakan tarian Nyambi Pletheng.

Sedangkan penyandang tuna netra, M Hendra membawakan lagu Wali berjudul Mencari Berkah.

Slank yang melihat dan mendengarkan lagu itu cukup terpesona dengan penampilan mereka.

Bahkan, Slank juga menyimak beberapa murid yang mengajarinya bahasa isyarat.


Sumber :
http://kabarsidoarjo.com

Sunday, October 19, 2014

PT KAI Kembali Aktifkan Jalur Mojokerto-Tarik-Tulangan-Sidoarjo



Jalur perintis itu dibuka kembali setelah sempat tidak digunakan lebih dari 40 tahun.

"Jalur itu sudah tak aktif lagi sejak tahun 70 an," ujar Humas PT KAI Daops 8 Surabaya Sumarsono saat dihubungi detikcom, Jumat (17/10/2014).

Sumarsono menambahkan, saran prasarana baik rel maupun stasiun sudah disiapkan. Rangkaian kereta pun juga sudah datang. Jalur ini," kata Sumarsono, akan menggunakan Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI).

"KRDI ini buatan Inka yang melaju dengan kecepatan maksimum 70 km/jam," lanjut Sumarsono.

KRDI ini, ujar Sumarsono, mempunyai 4 rangkaian kereta yang masing-masing kereta bisa memuat sekitar 70 penumpang. Dan jika penuh, maka 280 penumpang bisa diangkut sekali jalan.

Diperkirakan jalur ini akan diaktifkan sekitar minggu depan. Untuk harga tiket, pihak PT KAI Daops 8 Surabaya masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Ditjen Perkeretaapian.

"Jalur ini kami buka karena permintaan masyarakat dan untuk mengurangi kemacetan di jalan," tandas Sumarsono.


Sumber :
http://news.detik.com

Related Posts