Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Wednesday, March 15, 2023

Nilai Historis Berdirinya NU

Nilai Historis Berdirinya NU, Jadikan Sidoarjo Tuan Rumah Harlah Satu Abad

Minggu, 29 Januari 2023


Dipilihnya Kabupaten Sidoarjo sebagai tuan rumah untuk perhelatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada 7 Februari 2023 mendatang yang akan dihadiri lebih satu juta peserta, bukan tanpa alasan dan pertimbangan yang besar.

Nilai historis yang melekat, basis terbesar hingga cikal bakal berdirinya NU sebagai salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia bahkan dunia itu, ada di Kota Delta.

Ahmad Muhdlor Bupati Sidoarjo yang juga salah satu kader muda NU kepada Suara Surabaya mengatakan, kalau berdasarkan sejarah, organisasi yang khas dengan warna hijau itu tidak bisa lepas dari Sidoarjo. Bahkan, kata dia, para pendiri NU juga pernah mondok di Kota Delta.

“Sebelum NU lahir, di Sidoarjo sudah banyak sekali berdiri pondok-pondok besar, dan itu selalu jadi rujukan 200 tahun yang lalu. Bahkan, pendiri NU juga mondok di sana, termasuk yang kemarin kita jadikan cagar budaya seperti di Pondok Sono dan Al-Hamdaniyah Panji,” terangnya, Minggu (29/1/2023).

Para pendiri NU yang diketahui mondok di Sidoarjo khususnya di Alhamdaniyah, diantaranya KH. M Hasyim Asy’ari, KH. Asy’Ad Samsul Arifin, KH. Ridwan Abdullah pencipta lambang Nahdlatul Ulama, KH. Alwi Abdul Aziz, KH. Wahid Hasyim, KH. Cholil, KH. Nasir (Bangkalan) KH.Wahab Hasbullah, KH. Umar (Jember), KH. Usman Al Ishaqi, KH. Abdul Majid (Bata-bata Pamekasan), KH. Dimyati (Banten), dan masih banyak ulama besar lainnya.

Demikian juga KH. Abdul Karim pendiri Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, salah satu pondok terbesar di Jawa Timur dan Indonesia, hingga KH. Maksum pencetus kitab yang jadi rujukan pondok pesantren seluruh Indonesia, juga merupakan santri cetakan Sidoarjo.

“Secara historis, perkembangan dan ikatan batinnya, NU tidak bisa lepas dari Sidoarjo. Bahkan pascakemerdekaan, ada markas besar ulama di Waru,” ucapnya.

Selain itu, menurut Muhdlor, Sidoarjo juga beberapa kali sukses membuat dan jadi tempat penyelenggaraan istighosah kubro yang dihadiri oleh ratusan ribu umat. Hal tersebut juga menjadi acuan kenapa Harlah Satu Abad NU, kemudian diadakan di Kabupaten Sidoarjo.

“Patut jadi kebanggaan bagi kita, bahwa acara yang ada (Harlah Satu Abad NU) hanya 100 tahun sekali. Belum tentu kita punya umur seratus tahu, bahkan kalaupun punya umur 100 tahun, belum tentu diadakan di Sidoarjo lagi,” ujarnya.

Untuk itulah, kata Gus Muhdlor mengajak seluruh warga Sidoarjo bersikap selayaknya panitia mensukseskan kegiatan tersebut. “Ini akan menjadi tolak ukur kita yang tidak hanya di kancah nasional namun juga kanca internasional karena hadir juga 300 tokoh muslim dunia,”sampainya.

Dia bahkan juga menceritakan antusias yang datang dari masyarakat di beberapa desa untuk mendukung kegiatan tersebut. Seperti, beberapa desa yang dengan sukarela menawarkan untuk menyediakan dua sampai 10 nasi bungkus bagi para peserta dari berbagai daerah itu.

“Ini sangat menyentuh hati kami dan ini yang kami harapkan, politik partisipatif, gotong royong bersama-sama untuk menjadi tuan rumah yang baik. Dan ini tanpa intervensi dari pemerintah,”ungkapnya.


Persiapan Kabupaten Sidoarjo Sebagai Tuan Rumah

Kabupaten Sidoarjo tentunya telah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut “Harlah Satu Abad NU” 7 Februari 2023 mendatang.

Mulai fasilitas penunjang kegiatan seperti tempat ibadah, 110 pos kesehatan, logistik, dan informasi, hingga tempat istirahat untuk tamu undangan telah disiapkan matang-matang, untuk menyambut Harlah yang diperkirakan dihadiri lebih dari satu juta orang itu.

“Kita sudah menyiapkan suporting, agar kegiatan bisa berjalan lancar. Ada informasi kalau beberapa sekolah (NU) itu sudah penuh untuk tempat istirahat tamu, akhirnya kita sediakan kantor-kantor dinas sebisa mungkin untuk jadi tempat istirahat. Karena hotel kurang dari satu bulan juga sudah penuh semua,” ucapnya Gus Muhdlor.

Bupati Sidoarjo itu mengatakan kalau ada lebih dari 140 masjid di lingkungan Kota Delta yang siap dan bisa digunakan para peserta yang hadir. Mengingat, titik pusat acara yang berlokasi di Gelora Delta Sidoarjo hanya bisa diisi sekitar 40 ribu orang saja.

Gus Muhdlor juga menyampaikan bahwa pedagang disekitar GOR akan tetap dipersilakan berjualan. Mereka dapat berdagang seperti biasanya pada malam hari. Hal ini sudah disosialisasikannya kepada para pedagang. Keberadaan mereka akan membantu para tamu yang hadir untuk dapat menikmati produk-produk Sidoarjo.

“Kita juga telah melakukan sosialisasi kepada teman-teman penggerak ekonomi di sekitar GOR untuk tetap buka walaupun malam,” jelasnya.


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/nilai-historis-berdirinya-nu-jadikan-sidoarjo-tuan-rumah-harlah-satu-abad/

Sunday, March 12, 2023

Satu Abad NU di Sidoarjo

Alasan Peringatan Satu Abad NU Digelar di Sidoarjo

Selasa, 7 Februari 2023 19:09 WIB

Peringatan satu abad NU digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada hari ini, Selasa, 7 Februari 2023. Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi perhelatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) bukan tanpa sebab.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengatakan, Sidoarjo merupakan tempat yang memiliki ikatan kuat dengan NU salah satunya adalah tempat belajarnya Kiai Hasyim Asy'ari selaku pendiri NU.

Kiai Hasyim Asy'ari dan Syaikh Muhammad Kholil Bangkalan pernah belajar di Sidoarjo. Keduanya pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Siwalan Panji.

"Dengan penyelenggaraan di Sidoarjo kita ingin meraup berkah dari para pendiri NU dan guru-guru dari beliau semua," kata Rahmat dilansir laman resmi NU.

Hal ini sesuai dengan semangat yang digelorakan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam menyambut Satu Abad NU ini, yaitu mengambil berkah sebanyak-banyaknya.

"Kita tahu, Gus Yahya selalu menyampaikan dalam berbagai pidato sambutannya, bahwa Resepsi Satu Abad NU ini harus diniatkan untuk mengambil berkah," ujarnya.

Oleh karena itu, Rahmat kembali mengajak seluruh Nahdliyin untuk bersama-sama memperbaharui niat menghadiri Resepsi 1 Abad NU dalam rangka mengambil berkah.


Satu Abad NU Diisi dengan Berbagai Acara

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan alasan pelaksanaan acara pada 7 Februari karena penentuan perayaan ulang tahun NU berdasarkan tanggal lahir dalam penanggalan Hijriyah.

"NU dibentuk pada 16 Rajab 1344 H. Sekarang ini Dzulqa'dah 1443 H. Kurang dari 2 bulan kita masuk 1444. Insya Allah hari lahir NU 16 Rajab 1444 H akan jatuh pada awal (7) Februari 2023 mendatang," kata Gus Yahya melalui keterangan tertulis Senin, 6 Februari 2023.

Acara telah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dengan acara pembacaan shalawat dan doa. Selain Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh lainnya. Menkopolhukam Mahfud Md, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan tokoh lainnya.

Beberapa diantaranya sempat menyampaikan pidato. Jokowi misalnya, sempat memuji konsistensi NU yang menjauhi politik identitas dan radikalisme. Di sisi lain, Erick Thohir sebagai Ketua Panitia Pengarah mengatakan bahwa sejarah perjuangan Indonesia tidak lepas dari peran NU. Sedangkan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa satu abad NU adalah satu abad gerakan.

Acara resepsi satu abad Nahdlatul Ulama tersebut juga akan diisi oleh sejumlah penyanyi yang akan menghibur para Nahdliyin yang hadir. Rhoma Irama, Maher Zain, dan Slank merupakan beberapa artis yang akan tampil membawakan beberapa lagu dalam acara tersebut. Selain itu, acara resepsi satu abad Nahdlatul Ulama juga akan disemarakkan oleh pawai dan bazar UMKM. Acara ini direncanakan akan berakhir pada pukul 23.59 WIB nanti.


Harapan untuk NU di Usianya yang Menginjak Satu Abad

Sejumlah pihak juga menyampaikan harapannya kepada NU di usianya yang menginjak satu abad. Jokowi berharap agar NU dapat menjadi teladan umat Islam Indonesia dan berperan aktif dalam pendidikan serta pemuda. Erick Thohir berpesan agar NU dapat menjaga nilai dan tradisi bangsa dari era globalisasi.

Harapan untuk NU juga datang dari Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berharap agar NU dapat semakin besar dan kuat menjaga bangsa. Sementara itu, Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad NU Yenny Wahid, menyatakan bahwa perkembangan NU yang sudah berusia satu abad harus tetap relevan dengan perkembangan zaman dan harus mampu menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi keagamaan yang melayani masyarakat.


Sumber :

https://nasional.tempo.co/read/1688816/alasan-peringatan-satu-abad-nu-digelar-di-sidoarjo

Tuesday, February 7, 2023

Ruas Jalan ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah

Resepsi 1 Abad NU, Ruas Jalan Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah Nahdliyin

07/02/2023

Gelaran Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) disesaki jamaah warga NU yang biasa disapa Nahdliyin. Pantauan Kompas.com, Selasa (7/2/2023), warga sudah memenuhi lokasi acara sejak pukul 03.00 WIB. 

Bahkan, membludak hingga ke ruas Jalan Pahlawan. Kurang lebih satu kilometer jalan menuju Stadion Gelora Delta sudah dipenuhi para warga yang antusias mengikuti acara peringatan 1 Abad NU. Kendaraan tak bisa melewati akses jalan utama lantaran membludaknya warga NU yang hadir dalam acara tersebut. 

Akibatnya, akses jalan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Sebagai informasi, peringatan puncak hari lahir (Harlah) Ke-100 Nahdlatul Ulama dengan tema "Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru" digelar hari ini Kamis (7/2/2023) dengan rangkaian acara 24 jam. 

Acara akan dibagi menjadi empat sesi. Sesi pertama, yaitu ritual berupa Lailatul Qoriah, Qiyamul Lail hingga shalat subuh berjamaah. Acara kedua adalah puncak resepsi yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para tokoh Nahdlatul Ulama. 

Acara ketiga berupa karnaval budaya yang akan diisi oleh Menkopolhukam Mahfud MD, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PPKUKM Teten Masduki dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Sebagai penutup akan diisi oleh panggung rakyat yang akan dimeriahkan oleh Maher Zain, Rhoma Irama, Slank, dan ISHARI.


Sumber :

https://nasional.kompas.com/read/2023/02/07/06084891/resepsi-1-abad-nu-ruas-jalan-menuju-stadion-gelora-delta-sidoarjo-dipadati.

Friday, February 3, 2023

Rekayasa Lalu Lintas Saat 1 Abad NU di Sidoarjo

Berikut Rekayasa Lalu Lintas Saat Puncak Harlah 1 Abad NU di Sidoarjo

Kepolisian akan menerapkan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang menjadi lokasi Puncak Resepsi 1 Abad NU, pada Selasa (7/2/2023) mendatang. Kombes Pol Muhammad Taslim Dirlantas Polda Jatim mengatakan, Jalan Raya Ponti akan ditutup total karena akan digunakan untuk menampung jemaah yang tidak bisa masuk ke Stadion Gelora Delta.

“GOR Sidoarjo kapasitas tempat duduk 25 ribu, di halaman tengah (lapangan) 25 ribu sehingga kapasitas 50 ribu. Itu kalau full. Karena ada tamu VVIP tidak bisa full sehingga maksimal 27 ribu. Kapasitas di sekitar GOR maksimal 100 ribu, sehingga tidak bisa dihindari umat akan berada di ruang terbuka termasuk di jalan,” kata Taslim saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Rabu (1/2/2023).

Selain menutup penuh Jalan Ponti, sisi utara Jalan Pahlawan juga ditutup sehingga nantinya hanya ada sisi selatan yang bisa digunakan untuk lalu lintas. Ia meminta supaya jemaah bisa memanfaatkan sisi Jalan Pahlawan yang khusus digunakan untuk peserta, supaya lalu lintas tetap bisa bergerak.

Kompol Yanto Mulyanto Kasatlantas Polresta Sidoarjo merinci, pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan di delapan titik.

Titik pengalihan pertama yaitu kendaraan dari arah Surabaya ke Kota Sidoarjo lewat jalan arteri akan dialihkan di Traffic Light (TL) Maspion 2, kemudian melalui Lingkar Timur hingga ke Tanggulangin dan Porong.

Selanjutnya kendaraan dari dalam kota Sidoarjo yang mengarah ke Pagerwojo diluruskan ke Jalan Ahmad Yani – Jalan Gajahmada – Buduran – Candi – Tanggulangin – Porong.

Begitu juga dari arah Jalan Diponegoro mengarah ke Jalan Pahlawan akan diarahkan ke Jalan Thamrin kemudian diarahkan ke Surabaya atau Porong.

“Kemudian di TL Candi, kendaraan dari Tanggulangin ke Kota Sidoarjo diarahkan Lingkar Timur, Candi, Buduran, Gedangan, Waru dan lanjut Surabaya,” terangnya saat dihubungi Suara Surabaya.

Pengalihan kelima yaitu di Sumokali. Kendaraaan dari Tenggulunan atau Sumokali mengarah ke Jalan Taman Pinang diluruskan ke arah timur dan barat.

Lalu untuk di dalam tol sendiri, yaitu di exit Sidoarjo 1, kendaraan yang keluar Sidoarjo diarahkan keluar ke tol Tanggulangin, kecuali peserta Puncak Resepsi 1 Abad NU dan masyarakat yang tinggal di sekitar GOR.

“Di persimpangan sebelum GOR peserta sudah ada identitas yang ditentukan, kendaraan peserta Harlah diarahkan keluar Sidoarjo 1. Masyarakat yang rumahnya di sekitar, silakan menyampaikan ke petugas kami, dengan menunjukkan identitas diri,” jelasnya.

Titik terakhir yaitu di Simpang Tiga Cemengkalang. Kendaraan dari Jalan Raya Suko atau Jalan Raya Sumput ke Cemengkalang akan diluruskan, sehingga tidak ada kendaraan yang mengarah ke dalam kota.

Kemudian untuk jemaah yang datang dari luar Kabupaten Sidoarjo, Yanto menyebut, akan dibagi ke tiga zonasi.

Rombongan peserta dari zona 1 akan keluar dari exit tol Sidoarjo 1 dengan drop zone di depan Lippo Plaza. Jemaah berasal dari di antaranya Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, Madiun, Kota Madiun, Kediri, Kota Kediri, Magetan, Nganjuk, Blitar, Blitar Kota, Jombang dan Ngawi. Mereka akan diberi penanda stiker merah.

Lalu dari zona 2 peserta dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Batu, Malang, Kota Malang, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Kota Pasuruan dan Sidoarjo akan turun di Exit Tol Porong. Drop zone zona 2 berada di Simpang 4 Babalayar.

Terakhir zona 3, rombongan peserta dari Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan dari luar Jatim akan keluar lewat pintu keluar tol Waru. Sementara drop zone-nya di Pagerwojo.(dfn/rst)


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/polisi-siapkan-rekayasa-lalin-saat-puncak-1-abad-nu-di-sidoarjo/

Wednesday, April 6, 2022

Gajah Mada Street Night

Pemkab Sidoarjo bangkitkan ekonomi melalui Gajah Mada Street Night

Rabu, 6 April 2022 21:36 WIB

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus berupaya membangkitkan perekonomian saat pandemi COVID-19 yang salah satunya melalui kegiatan Gajah Mada Street Night Tempo Doeloe pada 9 April 2022.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di Sidoarjo, Rabu, mengatakan kegiatan ini ditargetkan bisa mendongkrak ekonomi kerakyatan dan jadi berkah bulan Ramadhan bagi warga Sidoarjo.

Sejumlah ruas jalan yang mengarah ke Jalan Raya Gajah Mada Sidoarjo akan ditutup menyusul kegiatan Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe.

"Penutupan dilakukan mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan acara selesai," katanya.

Ahmad Muhdlor mengatakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan oleh Pemkab Sidoarjo itu diperkirakan bakal ramai pengunjung, dari yang muda-mudi hingga yang tua.

"Semua bakal jadi satu memadati jalanan di pusat kota delta yang dulu pernah menjadi pusat pemerintahan kabupaten Sidoarjo," ujarnya.

Ia juga mengatakan kegiatan itu diikuti ratusan pedagang kecil dan UMKM dengan tujuan akan meningkatkan perekonomian kerakyatan warga Sidoarjo.

"Semoga dengan kegiatan Gajah Mada Street Night Sidoarjo Tempo Doeloe ini akan membantu para pedagang kecil dan UMKM untuk menambah pendapatannya, khususnya selama bulan Ramadhan ini," ujar Gus Muhdlor sapaan akrabnya.

Ia mengatakan para pengendara mohon kesadaran karena, akan ada kemacetan imbas ditutupnya jalan yang mengarah ke Gajah Mada.

Pemkab Sidoarjo akan mengerahkan petugas dari dishub dan satpol PP serta dibantu dari pihak kepolisian untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas.

"Mohon maaf bagi para pengendara nantinya akan ada kemacetan, karena jalan yang mengarah ke Gajah Mada ditutup. Semoga kegiatan nanti berjalan lancar," katanya.

Menurut ia, Gajah Mada Street Night dibuka sejak sore, ada pasar rakyat yang bisa jadi tempat ngabuburit dengan suasana tempo doeloe dan dijamin berbeda dengan tempat lainnya.

Para pengunjung bisa menikmati kue khas tempo doeloe di kampung Kauman, es kolak srikaya yang rasanya manis dan hanya ada saat Ramadhan.

"Lokasinya dekat masjid Jami Al Abror Kauman," katanya.

Ia menambahkan, bermacam-macam jajanan pasar bisa dipilih pengunjung seperti kelanting, putu mayang, telur gulung dan bermacam jenis jajanan lainnya.

Bagi para seniman ataupun pemuda pegiat fotografi yang ingin memamerkan karyanya karena di sana telah disiapkan tempat untuk ruang publik.

'Bahkan bagi pegiat sejarah akan ada tempat sendiri yang khusus untuk diskusi tentang sejarah. Terutama sejarah Kota Sidoarjo," katanya.

Pada kegiatan ini, Pemkab Sidoarjo kolaborasi mengajak para pemuda-pemuda kreatif Sidoarjo seperti, Lintang Songo Fondation, Dewan Pemuda Sidoarjo serta Guk dan Yuk Sidoarjo.

Festival ini akan diramaikan para pegiat seni dan budaya, di antaranya Dewan Kesenian Daerah (Dekesda) Kabupaten Sidoarjo serta para seniman jalanan.


Sumber :

https://jatim.antaranews.com/berita/591213/pemkab-sidoarjo-bangkitkan-ekonomi-melalui-gajah-mada-street-night

Sunday, February 20, 2022

Lomba Daur Ulang Sampah dan Busana

Lomba Daur Ulang Sampah dan Busana, Meriahkan Hari Peduli Sampah Nasional 2022 di Sidoarjo

Paguyuban Bank Sampah di Sidoarjo aktif mengkampanyekan lingkungan yang bersih, terbebas dari tumpukan sampah. Paguyuban Bank Sampah Srikandi Lingkungan Sidoarjo ini, juga aktif menghelat acara peringatan di Hari Peduli Sampah Nasioanal (HPSN) setiap 21 Februari.

Misalnya, pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021, menggelar lomba kapasitas muatan sampah atau tonase sampah anorganik bagi bank sampah skala unit, tingkat rukun tetangga (RT), hingga tingkat rukun warga (RW).

“Setiap tahun kami aktif memperingati HPSN. Seperti, 2021 peringatan HPSN kami menggelar lomba tonase. Bank sampah yang terbanyak menampung sampah anorganik dinobatkan sebagai juara 1 hingga juara harapan 3,” kata Ketua Paguyuban Bank Sampah Srikandi Lingkungan Sidoarjo, Mailiya Hurmatud Diyanah, kepada suryakabar.com, Minggu (20/2/2022).

“Untuk peringatan HPSN 2022 dimeriahkan lomba daur ulang sampah anorganik dan lomba hasil karya busana dari sampah anorganik,” sambungnya.

Ia menyampaikan, sebanyak 22 peserta turut memeriahkan acara lomba HPSN 2022 di Sidoarjo. Peserta terdaftar sebagai kategori umum maupun bank sampah yang saat ini aktif.

Di antara 22 peserta yang terpilih sebagai pemenang lomba HPSN 2022 di Sidoarjo yakni, dari tim daur ulang sampah dengan karya mainan anak. Karya ini berhasil merebut runner-up nomor lomba daur ulang sampah.

Ada pun yang terpilih sebagai juara 1, pada nomor lomba daur ulang sampah dari kategori bank sampah. Hasil pengumpulan limbah anorganik dimanfaatkan sebagai bahan atau isi pembuatan bantalan kursi.

“Sampah anorganik dapat dimanfaatkan untuk bahan karya yang menarik, seperti tim daur ulang sampah dari peserta umum itu, dibuat mainan anak. Sedangkan dari limbah anorganik, sisa potongan kain yang terkumpul di bank sampah, dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan bantalan kursi ini yang berhasil menjuarai lomba kali ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Ana, sapaan Mailiya Hurmatud Diyanah, pihaknya berharap bank sampah yang saat ini aktif, bisa ikut menyebarkan semangat reduce, reuse, dan recycle (3R) kepada masyarakat. 3R bisa dilakukan secara individu, atau tergabung keanggotaan bank sampah di wilayah masing-maising.

“Ada ratusan bank sampah di Sidoarjo yang aktif, tersebar di 10 kecamatan. Ada Kecamatan Tarik, Candi, Gedangan, Porong, Sidoarjo Kota, Buduran, Tulangan, Waru, dan Tanggulangin. Sejumlah bank sampah baru mulai aktif ada di dua kecamatan lain yakni, Krian dan Balongbendo,” pungkasnya.


Sumber :

https://suryakabar.com/2022/02/21/lomba-daur-ulang-sampah-dan-busana-meriahkan-hari-peduli-sampah-nasional-2022-di-sidoarjo/

Monday, February 8, 2016

Banjir di Sidoarjo

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Empat Kelurahan di Sidoarjo  

Sejumlah kelurahan dan ruas jalan Kota Sidoarjo, Jawa Timur, terendam air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama empat jam lebih pada Jumat sore kemarin. Genangan itu belum surut hingga sekarang, Sabtu, 6 Februari 2016.

Berdasarkan pantauan Tempo, kelurahan yang terendam banjir antara lain Kelurahan Bluru, Pucang, Sidoklumpuk, dan Sidokare. Semuanya berada di Kecamatan Sidoarjo Kota. Adapun ruas jalan kota yang terendam air adalah Jalan Kartini, Yos Sudarso, KH Mukmin, dan Jaksa Agung Suprapto.

Akibat genangan air itu, ribuan rumah warga di empat kelurahan tersebut terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, dari setinggi mata kaki hingga dada orang dewasa. Selain itu, genangan tersebut membuat kemacetan di ruas jalan kota.

Amin Mustofa, 21 tahun, warga Perum Sidokare Asri, mengatakan setiap kali musim hujan tiba seperti sekarang, banjir kerap menggenangi perumahannya. "Namun banjir kali ini bisa dikatakan paling parah, meski jalan sudah ditinggikan," tuturnya.

Fatimah, 55 tahun, warga Sidokare, mengaku sampai saat ini tidak ada bantuan ataupun perhatian dari pemerintah setempat. "Padahal banjir sudah kerap terjadi dan sekarang paling parah," kata ibu yang rumahnya persis di pinggir Jalan Sidokare ini.

Menurut dia, selain karena intensitas hujan yang tinggi, banjir yang melanda desanya itu terjadi karena sistem drainase yang buruk. Karena itu, dia berharap pemerintah segera mengatasinya sehingga dia dan warga lain tidak dipusingkan lagi oleh banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Sidoarjo Fatchur Rahman belum bisa dimintai keterangan. Pesan pendek dan telepon yang dilayangkan Tempo tak kunjung dibalas. Demikian pula Penjabat Bupati Sidoarjo Jonathan Judianto.

https://nasional.tempo.co/read/news/2016/02/06/058742784/banjir-rendam-ribuan-rumah-di-empat-kelurahan-di-sidoarjo


Curah Hujan Tinggi, Sidoarjo Tergenang

Tingginya curah hujan di sebagian wilayah Jawa Timur beberapa hari terakhir ini berdampak kepada timbulnya genangan atau banjir di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu wilayah yang berpotensi tergenang banjir adalah Kelurahan Sidokare, Kabupaten Sidoarjo.

Di wilayah ini sebanyak 150 rumah warga digenangi air hingga lutut kaki dewasa.

Selama banjir warga setempat hanya berharap agar air segera surut, sebab genangan air di sungai di atas ambang batas. ‘Aktifitas warga berjalan normal meski rumah telah dimasuki air,” ungkap Nurul Huda.

Rumah warga yang berada di bantaran sungai dipastikan air masuk rumah hingga lutut orang dewasa. Bukan itu saja, perumahan di Sidokare juga digenangi banjir.

Sementara itu guna meringankan beban warga yang tergenang banjir, BPBD Kab Sidoarjo membagikan paket sembako sebanyak 250 paket.

Paket tersebut disampaikan secara simbolis kepada tojoh masyarakat untuk disalurkan kepada warga yang tergenang banjir.

Berdasarkan catatan BPBD Kab Sidoarjo, kawasan Sidokare menjadi wilayah dalam pantauan bencana banjir. Hampir setiap tahun kawasan tersebut menjadi langganan banjir.

“Untuk sementar kami beri bantuan sembako lebih dahulu, sambil koordinasi dengan dinas teknis lainnya,” ungkap Kepala BPBD Kab Sidoarjo Dwijo Prawito.

http://surabayanews.co.id/2016/02/08/43550/curah-hujan-tinggi-sidoarjo-tergenang.html


Banjir di Sidoarjo Langganan Tiap Tahun

Curah hujan deras, Jumat (5/2/2016) siang hingga malam kemarin, menyebabkan beberapa titik seperti Jalan Kapasan Sidokare, Kutuk Barat, dan Jalan Riyadhus Sholikin, Kabupaten Sidoarjo, tergenang banjir hingga Sabtu (6/2/2016).

Genangan air, di Jalan Riyadhus Sholikin tingginya sekitar 30 centimeter, Jalan Kapasan Sidokare 50 hingga 60 centimeter, dan di Jalan Kutuk Barat ketinggian sekitar 30 hingga 40 centimeter. Sehingga menyebabkan banyak air masuk ke dalam rumah warga sekitar.

Menurut Solikhawati, warga Kapasan Sidokare, Kecamatan Sidoarjo, banjir di depan rumahnya itu langganan terjadi tiap tahun, ketika memasuki musim hujan. "Tiap tahun di sini (Kapasan Sidokare, red) sudah jadi langganan banjir," kata Solkhawati, kepada suarasurabaya.net, Sabtu (6/2/2016).

Untuk banjir di Kapasan Sidokare dan Kutuk Barat juga menyebabkan kendaraan yang melintas mogok. Mereka terpaksa harus mendorong dan ada yang banyak kembali menghindari banjir.

Selain itu, warga sekitar juga banyak memasang tempat duduk ataupun kursi di tengah jalan, secara melintang. Agar, kendaraan yang melintas, baik motor dan mobil tidak melaju dengan kecepatan tinggi.

Banjir di Kapasan Sidokare dan Kutuk Barat, sebuah sekolah dasar, siswanya terpaksa dipulangkan lebih cepat, karena ruang kelasnya kebanjiran. (bry/dop/ipg)

http://www.suarasurabaya.net/fokus/735/2016/166847-Banjir-di-Sidoarjo-Langganan-Tiap-Tahun


Ini Penyebab Terjadinya Banjir di Sidoarjo

Genangan banjir di wilayah Kapasan Sidokare dan Kutuk Barat, Sidoarjo memang dekat dengan mesin pompa penyedot air. Namun pompa belum bisa maksimal berperan, faktornya cukup beraneka ragam.
Seperti dikatakan Jaminun, seorang penjaga mesin pompa Sidokare, faktor penyebab banjir itu seperti sungai meluap, kotoran sampah ada di saluran gorong-gorong dan sungai. Sehingga menyebabkan debit volume air makin tinggi dan terjadi banjir saat hujan deras.

"Penyumbatan di saluran gorong-gorong menuju saluran mesin pompa penyedot air yang akan dibuang ke sungai sebabkan banjir," kata Jaminun, kepada suarasurabaya.net, Sabtu (6/2/2016).

Untuk faktor lainnya, karena masyarakat banyak membuang sampah di sembarang tempat. Seperti di sungai ataupun di tempat gorong-gorong, sehingga banyak kotoran sampah yang menyumbat saluran air menuju mesin pompa, ketika terjadi banjir.

"Banyak kotoran sampah ditemukan di penyekat pemisah dengan saluran air ke mesin pompa penyedot, yang nantinya air dibuang ke sungai," ujar dia.

Banyaknya kotoran sampah tersebut, Jaminun harus mengambil kotoran secara manual. Agar, saluran air menuju mesin pompa penyedot air tidak tersebut.

Secara terpisah Solikhawati juga mengaku, kalau banjir di Jalan Kapasan Sidokare dan Kutuk Barat tiap tahun selalu jadi langganan banjir. Airnya juga masuk ke dalam rumah.

Meski lantai rumahnya sudah ditinggikan, faktor penyebabnya juga senada dengan Jaminun, yaitu masalah gorong-gorong dan sampah.

"Jalannya di depan rumah juga sudah ditinggikan, tapi masih tetap banjir. Terus selokan got (gorong-gorong itu kecil, red) dan banyak sampah," kata Solikhawati. (bry/ipg)

http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2016/166850-Ini-Penyebab-Terjadinya-Banjir-di-Sidoarjo

Related Posts